Dirut BPJS Kesehatan ke Mimika Gandeng Pemda Perkuat JKN

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertemuan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, Jumat (6/3/2026). (Foto: BPJS Kesehatan)

Pertemuan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, dengan Pemerintah Kabupaten Mimika, Jumat (6/3/2026). (Foto: BPJS Kesehatan)

MIMIKA – Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, melakukan kunjungan ke Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (6/3/2026).

Berdasarkan siaran pers yang diterima, dijelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan Program JKN.

Kunjungan itu juga menjadi upaya BPJS Kesehatan menyerap aspirasi pemerintah daerah guna memastikan layanan JKN di wilayah Papua, khususnya di Kabupaten Mimika, dapat berjalan optimal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pujo mengatakan, penguatan kolaborasi antara BPJS Kesehatan dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh perlindungan kesehatan melalui Program JKN.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah juga penting dalam menjaga kualitas dan pemerataan layanan kesehatan bagi peserta JKN.

“Kunjungan ini kami lakukan untuk menyerap aspirasi pemerintah daerah agar penyelenggaraan Program JKN di Papua, khususnya di Kabupaten Mimika, dapat semakin membuka akses layanan kesehatan bagi masyarakat tanpa harus khawatir biaya,” ujar Pujo.

Pada kunjungan tersebut, Pujo juga menyempatkan berkunjung ke RS TNI AD Tk. IV Oro Doro Enakoa Timika.

Baca Juga :  Dinkes Gelar Pertemuan Koordinasi Bahas Strategi Penanganan PD3I

Ia menekankan bahwa penguatan layanan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah melalui dinas kesehatan untuk memastikan mutu layanan di fasilitas kesehatan, ketersediaan tenaga kesehatan terpenuhi, sarana dan prasarana layanan semakin memadai, serta kualitas pelayanan di FKTP dan rumah sakit terus meningkat.

Selain itu, Pujo juga menekankan bahwa pemerintah daerah juga berperan aktif dalam upaya peningkatan kepesertaan aktif masyarakat dalam Program JKN.

Ia mengatakan, dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui upaya pendataan dan reaktivasi kepesertaan JKN bagi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang sebelumnya dinonaktifkan agar masyarakat yang membutuhkan tetap dapat memperoleh perlindungan kesehatan.

“Kami berharap dukungan pemerintah daerah, termasuk melalui dinas kesehatan, dapat semakin memperkuat kualitas layanan di fasilitas kesehatan. Dengan sinergi yang kuat, masyarakat di Mimika dapat memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan setara melalui Program JKN,” kata Pujo.

Baca Juga :  Mappi Jadi Kabupaten Paling Menonjol di Papua Selatan dalam Menurunkan Stunting

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen memastikan masyarakatnya mendapatkan perlindungan kesehatan melalui Program JKN.

Komitmen tersebut juga tercermin dalam target pembangunan daerah yang menempatkan kepesertaan aktif JKN sebagai salah satu indikator utama sektor kesehatan.

“Secara konsisten kami menargetkan 100 persen penduduk menjadi peserta aktif JKN. Target ini juga menjadi salah satu indikator kinerja utama pembangunan bidang kesehatan dalam RPJMD Kabupaten Mimika 2025–2029,” ujar Johannes.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Mimika juga menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan, termasuk bagi peserta yang mengalami penonaktifan kepesertaan.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menyiapkan dukungan anggaran daerah untuk mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat yang membutuhkan.

“Pemerintah daerah telah menyusun strategi untuk tetap memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat. Selain itu, kami juga menyiapkan regulasi dan rencana aksi daerah sebagai pedoman pelaksanaan JKN agar masyarakat Mimika tetap terlindungi ke dalam Program JKN,” tegas Johannes.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini
Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien
6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD
Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD
Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan
Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:02 WIT

Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:10 WIT

Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:52 WIT

6 Puskesmas Pelosok Mimika Lulus Penilaian BLUD

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:08 WIT

Dinas Kesehatan Mimika Uji Kelayakan 6 Puskesmas Pesisir dan Pegunungan Jadi BLUD

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIT

Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT

Suasana di sekitar lokasi kejadian saat dikerumuni warga setempat dan polisi pada Sabtu malam, 12 September 2026. (Foto: Polres Mimika)

Hukrim

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:14 WIT