Dinkes Mimika Targetkan 2 Juta Tes Malaria dan 50 Ribu Skrining TBC pada 2026

Kevin Kurni

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Ubra. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menargetkan lonjakan besar dalam upaya pengendalian malaria dan Tuberkulosis (TBC) pada 2026.

Sebanyak 2 juta tes malaria dan sekitar 50 ribu pemeriksaan TBC dipasang sebagai target, menyusul dukungan anggaran melalui penyerahan DPA-SKPD.

Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra, menyampaikan hal tersebut usai mengikuti penyerahan DPA-SKPD di Kantor BPKAD, Jalan Cenderawasih, Timika, Rabu (25/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk malaria, capaian 2025 menunjukkan tren positif. Dari sekitar satu juta tes yang dilakukan, angka positif rate tercatat rata-rata 15 persen, turun dibandingkan 2024 yang berada di kisaran 22 persen.

Meski demikian, upaya pengendalian akan diperluas secara masif pada 2026.

“Tahun ini kita menargetkan 2 juta tes, itu yang pertama. Yang kedua, kami akan mendistribusikan obat-obat malaria di seluruh fasilitas kesehatan termasuk swasta supaya masyarakat mudah mengakses pengobatan malaria, deteksi dan juga sekaligus pengobatan sesuai standar,” ujarnya.

Baca Juga :  2024, Alokasi Dana Otsus ke Mimika Naik Jadi Rp263 Miliar

Distribusi obat tidak hanya difokuskan pada fasilitas kesehatan pemerintah, tetapi juga menjangkau layanan swasta. Langkah ini diharapkan mempercepat diagnosis dan pengobatan, sekaligus menekan potensi penularan.

Selain pemeriksaan dan pengobatan, Dinkes juga menitikberatkan pengendalian faktor risiko.

Upaya tersebut meliputi pemberantasan tempat berkembang biak nyamuk, penguatan fungsi puskesmas pembantu (pustu), serta pelibatan kader kesehatan di tingkat kampung agar pencegahan berjalan terpadu dan berkelanjutan.

Di sisi lain, penanganan TBC menjadi perhatian serius. Dinkes Mimika menargetkan peningkatan deteksi hingga tiga kali lipat, dari rata-rata 15 ribu pemeriksaan menjadi sekitar 50 ribu pemeriksaan pada 2026. Dari 15 ribu pemeriksaan sebelumnya, ditemukan lebih dari 2.000 kasus TBC.

Menurut Reynold, angka tersebut menjadi tantangan penting dalam pembangunan kesehatan daerah.

Meski jika dibandingkan dengan angka nasional, Mimika masih berada di bawah rata-rata kasus per 100 ribu penduduk, penguatan deteksi dini tetap menjadi prioritas.

Baca Juga :  Jam Sekolah di Mimika Dikurangi Selama Bulan Suci Ramadhan

“Karena kalau dibandingkan dengan angka nasional, kasus TB per penduduk itu mencapai 700 per 100 ribu penduduk. Jadi masih 3 kali lebih rendah dari angka nasional,” jelasnya.

Terkait keberhasilan pengobatan, standar nasional menetapkan minimal 95 persen. Sementara target Mimika pada 2025 sebesar 78 persen, dengan capaian 76,6 persen.

Dengan telah diserahkannya DPA-SKPD, pemeriksaan spesimen TBC kini dapat dilakukan langsung di kampung-kampung tanpa harus mengirim sampel ke luar daerah.

Petugas puskesmas diperkuat agar proses skrining, diagnosis, dan penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Program terapi pencegahan TBC bagi anak-anak di bawah 15 tahun yang tinggal serumah dengan pasien TBC juga menjadi prioritas pada 2026.

Reynold menegaskan, dukungan anggaran menjadi momentum strategis untuk memperkuat layanan kesehatan dasar, meningkatkan deteksi dini, serta memastikan pengobatan malaria dan TBC berjalan sesuai standar demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital
Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis
Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit
PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria
PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria
Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan
Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika
Asap Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Amungsa Cares Papua Imbau Penggunaan Masker

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:32 WIT

RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:35 WIT

Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:18 WIT

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIT

PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIT

PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria

Berita Terbaru