59 Anak Papua Berebut 20 Kursi di Final Camp Papua Football Academy

Kevin Kurni

Selasa, 7 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta asal Kabupaten Jayapura, Israel Junior Edoway, berfoto bersama Direktur Papua Football Academy Wolfgang Pikal dan para pelatih di Hall Gymnasium Mimika Sport Complex, Minggu, 6 Juli 2026. GaleriPapua/Kevin Kurni

Peserta asal Kabupaten Jayapura, Israel Junior Edoway, berfoto bersama Direktur Papua Football Academy Wolfgang Pikal dan para pelatih di Hall Gymnasium Mimika Sport Complex, Minggu, 6 Juli 2026. GaleriPapua/Kevin Kurni

MIMIKA – Israel Junior Edoway berdiri di antara puluhan remaja lain di Hall Gymnasium Mimika Sport Complex, Minggu, 6 Juli 2026. Bocah 13 tahun asal Kabupaten Jayapura itu datang jauh dari kampungnya membawa satu tujuan, lolos ke Final Camp Papua Football Academy (PFA) 2026. Bertahun-tahun ia berlatih sejak usia dini demi hari itu.

“Karena ini momen yang saya tunggu-tunggu, yang saya latihan untuk bisa jadi orang, membanggakan orang tua, bawa nama baik marga, kampung dan keluarga,” kata bek kiri tersebut.

Israel satu dari 59 pesepak bola muda yang berhasil menembus seleksi ketat program PFA Cari Bakat 2026. Angka itu jauh menyusut dari 2.530 anak yang mendaftar di 22 titik seleksi, tersebar dari pesisir hingga pegunungan di 20 kabupaten dan kota, mencakup empat provinsi di Tanah Papua. Proses penjaringan berlangsung hampir dua bulan sebelum akhirnya menyisakan 59 nama yang berhak melangkah ke Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Final Camp digelar pada 6 hingga 12 Juli 2026, menjadi babak penentu sebelum akademi memutuskan 20 anak yang akan menyandang status siswa baru PFA. Selama sepekan, seluruh peserta akan dinilai lewat serangkaian latihan dan pertandingan di bawah pengawasan para pelatih akademi.

Baca Juga :  Tanpa Target Ikut U17 JFX Tournament, Feydi Oro: Yang Penting Anak-anak Bisa Tampil

Direktur Papua Football Academy Wolfgang Pikal menyambut para peserta dengan menegaskan bahwa setiap anak memulai dari garis yang sama.

“Saya senang sekali 59 anak hasil dari cari bakat di kota-kota dan provinsi di Papua datang ke sini. Di dalam satu minggu di sini, relax, santai, happy-happy, kita main bola, dan persaingan buat kalian di sini sudah sangat bagus. Dari 59 anak kita akan cari 20. Semua punya starting dan pemulaan yang sama. Semua punya chance dan kesempatan yang sama,” ujarnya.

Ia berpesan agar para peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan yang sudah mereka rebut susah payah. “Di luar lapangan kita happy-happy, nanti di lapangan saya minta untuk kalian semua main bagus-bagus. Jangan buang kesempatan, karena kalian sudah sampai di sini,” katanya.

Baca Juga :  Tiga Talenta PFA Dipanggil Timnas U-17, Bukti Kualitas Pembinaan di Mimika

Vice President Community Relations PT Freeport Indonesia Engel Enoch turut hadir dalam pembukaan Final Camp. Ia mengingatkan para peserta soal beratnya jalan yang sudah mereka lalui.

“Saya ingin mengucapkan selamat buat adik-adik kita semua yang ada di sini, 59 anak. Dari 2.530 anak yang mengikuti seleksi, kalian harus bangga bisa ada di sini. Ini proses panjang yang sudah berlangsung hampir dua bulan,” ujarnya.

Bagi Engel, PFA dirancang untuk lebih dari sekadar mencetak pemain bola. “PFA ini bukan cuma bicara sepak bola. Kami yakin anak-anak ini akan menjadi pemimpin-pemimpin masa depan Papua. Yang kami lihat bukan hanya kemampuan bermain bola, tapi juga karakter yang mau bekerja keras, disiplin, dan pantang menyerah,” katanya.

Enam hari ke depan akan menentukan siapa dari 59 nama itu yang berhak menempati 20 kursi di akademi. Bagi Israel dan puluhan anak lain yang berdiri di lantai gymnasium hari itu, jalan menuju impian mereka baru saja memasuki tikungan paling menentukan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Black Head FC Juara Pangkoops TNI Habema Cup 2026, Pangkoops: Energi Positif Harus Dipelihara
Pangkoops TNI Habema Gelar Turnamen Mini Soccer, Pererat Persaudaraan Pemuda Papua
Mimika Bawa Nama Tanah Papua ke Liga 1 Walking Football
Nabire Tak Terbendung di GSI Papua Tengah, Taklukkan Intan Jaya 2-0
Nabire Pesta Gol, Deiyai Dihantam 8-0 di GSI Papua Tengah 2026
GSI Papua Tengah 2026: Paniai Bangkit Setelah Dibantai Nabire, Berbagi Poin dengan Mimika
GSI Papua Tengah 2026 Dibuka, Talenta Muda Berebut Tempat ke Pentas Nasional
Momen HUT RI, Pemuda Yahukimo dan Keondofoloan Waena Perkuat Kekompakan Lewat Olahraga

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:16 WIT

Black Head FC Juara Pangkoops TNI Habema Cup 2026, Pangkoops: Energi Positif Harus Dipelihara

Minggu, 20 September 2026 - 23:23 WIT

Pangkoops TNI Habema Gelar Turnamen Mini Soccer, Pererat Persaudaraan Pemuda Papua

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WIT

Mimika Bawa Nama Tanah Papua ke Liga 1 Walking Football

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:03 WIT

Nabire Tak Terbendung di GSI Papua Tengah, Taklukkan Intan Jaya 2-0

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:52 WIT

Nabire Pesta Gol, Deiyai Dihantam 8-0 di GSI Papua Tengah 2026

Berita Terbaru

Jajaran Pemda Mimika dalam kegiatan upacara HUT ke-30 Kabupaten Mimika di halaman Kantor Pusat Pemerintahan, Jalan Poros SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (12/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Fernando Rio)

Pemerintahan

HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Senin, 12 Okt 2026 - 13:23 WIT