MIMIKA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Komando Operasi (Koops) TNI Habema menggelar Turnamen Mini Soccer Pangkoops TNI Habema Cup 2026.
Turnamen tersebut diikuti sebanyak 24 tim dengan total hadiah yang disiapkan mencapai Rp48 juta. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI untuk turut memeriahkan peringatan HUT ke-81 TNI yang jatuh pada 5 Oktober 2026, sekaligus mempererat persatuan dan persaudaraan di Papua.
Panglima Komando Operasi (Pangkoops) TNI Habema Brigjen TNI Riyanto mengatakan, meskipun personel TNI sedang melaksanakan tugas di daerah operasi Papua, semangat untuk ikut memeriahkan HUT TNI tetap diwujudkan melalui kegiatan yang melibatkan masyarakat, khususnya generasi muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah kegiatan dalam rangka ikut memeriahkan. Meskipun kita di daerah operasi, kita sedang bertugas di Papua ini, kita juga ikut memeriahkan bahwa pada tanggal 5 Oktober nanti TNI ini berusia 81 tahun,” kata Riyanto usai membuka secara resmi turnamen Mini Soccer di Fantastic Sport Complex, Jl. Cendrawasih, Mimika Minggu (20/9/2026) sore.
Menurutnya, olahraga mini soccer dipilih bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun persatuan dan persaudaraan.
Riyanto menilai, pertandingan di lapangan memang membutuhkan semangat kompetisi dan persaingan yang tinggi. Namun, setelah pertandingan berakhir, persaudaraan harus tetap menjadi hal yang utama.
“Kita tahu bahwa di lapangan kita memang menunjukkan pertandingan ini keras, saling berkompetisi. Tapi setelah itu, persaudaraan menjadi satu yang utama,” ujarnya.
Ia berharap semangat sportivitas, persatuan dan kesetaraan yang dibangun melalui turnamen tersebut dapat menjadi perekat bagi pemuda Papua.
Menurutnya, perbedaan suku, ras maupun asal daerah tidak boleh menjadi penghalang untuk membangun hubungan yang baik. Sebaliknya, seluruh peserta diharapkan dapat menunjukkan semangat nasionalisme melalui olahraga.
“Di sini kita hilangkan perbedaan suku, perbedaan ras, dia dari mana asalnya. Yang penting adalah bagaimana bertanding di lapangan menunjukkan semangat nasionalis,” jelasnya.
Riyanto menyebut Turnamen Mini Soccer Pangkoops TNI Habema Cup 2026 diikuti 24 tim. Sementara total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp48 juta.
Ia juga membuka kemungkinan adanya tambahan hadiah untuk semakin memeriahkan turnamen tersebut.
“Total itu 24 tim yang akan bermain dan total hadiah yang kita siapkan Rp48 juta. Tetapi saya tidak menutup kemungkinan partisipasi mungkin akan memeriahkan lagi dengan hadiah yang lain,” katanya.
Turnamen mini soccer ini juga bukan kali pertama digelar dalam rangka memperingati HUT TNI. Riyanto mengatakan, kegiatan serupa sebelumnya telah dimulai oleh Pangkoops TNI Habema terdahulu.
Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin setiap tahun dalam rangka memperingati HUT TNI.
“Rencananya demikian. Ini yang kedua kali. Pangko sebelumnya, Pak Yuda, sudah memulai dan ini akan jadi agenda setiap tahun,” ungkapnya.
Meski demikian, ia mengatakan ke depan bentuk kegiatan tidak terbatas pada mini soccer. Berbagai kegiatan olahraga lainnya juga dapat dipertimbangkan untuk melibatkan generasi muda.
“Mungkin ada lomba-lomba lain yang nanti akan coba kita pikirkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Riyanto berharap pemerintah daerah turut memberikan perhatian terhadap pembinaan generasi muda di Papua melalui kegiatan-kegiatan positif, terutama di bidang olahraga.
Ia menilai olahraga memiliki tempat yang kuat dalam kehidupan masyarakat Papua, termasuk sepak bola dan mini soccer.
“Harapan kita kepada pemerintah daerah, mungkin pembinaan generasi muda di Papua ini perlu kegiatan-kegiatan yang positif, terutama olahraga,” ujarnya.
Menurut Riyanto, pembinaan melalui olahraga dapat menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan energi secara positif sekaligus membangun jiwa kompetisi.
Dengan adanya ruang untuk berkompetisi secara sehat, generasi muda diharapkan dapat memiliki motivasi untuk mengembangkan diri dan mengejar cita-cita yang lebih besar.
“Sehingga pemuda kita ini punya jiwa kompetisi, jadi energi positif tersalurkan, sehingga mereka punya mimpi besar ke depannya seperti apa,” pungkasnya.










