Penembakan di Puncak Jaya, Satu Orang Meninggal Dunia

Endy Langobelen

Senin, 21 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga datangi jenazah korban penembakan di Puncak Jaya, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

Keluarga datangi jenazah korban penembakan di Puncak Jaya, Papua Pegunungan. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

PUNCAK JAYA – Aksi penembakan dilaporkan kembali terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, tepatnya Distrik Pagaleme, pada Senin (21/10/2024).

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, terdapat satu orang yang meninggal dunia akibat dari aksi penembakan itu.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya (benar),” jawab Benny via pesan WhatsApp, Selasa (22/10/2024) pagi.

Benny menyebut Polres Puncak Jaya telah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi yang mengetahui terjadinya penembakan tersebut guna mengidentifikasi pelaku dan motif kekerasan menggunakan senjata api yang menyebabkan korban meninggal dunia.

“Pukul 18.50 WIT, keponakan korban yang bernama Noval (17) datang melapor ke Mako Polres Puncak Jaya bahwa telah terjadi penembakan terhadap masyarakat sipil oleh OTK (orang tak dikenal) di dalam kios kompleks kuburan 7, Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme, Kabupaten Puncak Jaya,” jelas Benny.

Baca Juga :  Polisi Ungkap Kronologi Penembakan Anggota Satlantas Polres Jayawijaya

Lebih lanjut, Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, menyampaikan bahwa korban meninggal dunia atas nama Jamaluddin alias Dg Eppe.

Kuswara menerangkan, sebelum kejadian tersebut terjadi, terdapat dua orang yang berdiri di depan Kios dengan gerak-gerik yang mencurigakan.

Seorang saksi yang melihat itu kemudian menyuruh korban untuk menutup kios. Namun, korban tidak menghiraukannya.

“Pada saat saksi sedang menunduk untuk mengambil uang di dalam karton guna dihitung, tiba-tiba terdengar bunyi letusan senjata api sebanyak 3 kali yang mana saat itu langsung mengenai korban Jamaluddin Alias Dg Eppe. Korban langsung terkapar di samping kursi dengan wajah yang sudah berlumuran darah,” ujarnya.

Setelah kejadian tersebut, lanjut Kapolres, anak korban mengirimkan pesan suara via Whatsap ke group keluarga, yang mana berisi tangisan anak korban dan teriakan “bapak bapak”. Sedangkan istri korban berlari ke luar kios untuk meminta pertolongan.

“Berselang beberapa menit kemudian, datang adik korban, Muhammad Arief, dari rumahnya menuju rumah korban (TKP), dan keponakan korban disuruh oleh keluarga untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Kepolisian,” jelas Kapolres.

Baca Juga :  Januari 2023, QR Code MyPertamina Mulai Diberlakukan di Mimika

Kapolres juga menyampaikan bahwa situasi keamanan di Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, pasca kejadian penembakan masih aman terkendali.

Personel Polres Puncak Jaya terus meningkatkan patroli dan kewaspadaan guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan yang sama.

“kepada masyarakat di sekitar Kota Mulia agar tetap tenang dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang meresahkan yang dapat mengganggu situasi keamanan,” imbaunya.

Atas peristiwa ini, Kapolres berpesan kepada masyarakat agar ketika melihat adanya orang-orang yang mencurigakan, segera menginformasikan ke pihak kepolisian sehingga anggota polres dapat melakukan tindakan untuk mencegah terjadinya kekerasan yang dapat menimbulkan jatuhnya korban jiwa di kalangan masyarakat.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika
IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:35 WIT

Gaun Biru Vina, Duta TIFA Asal Kamoro yang Bersinar di Panggung Nasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:42 WIT

Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana, “Search and Rescue Goes to School” Edukasi Pelajar di Mimika

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:02 WIT

IA-ITB Dorong Investasi dan Pengembangan SDM untuk Percepat Pembangunan Papua

Berita Terbaru

Penangkapan DPO tersangka penembakan karyawan Freeport di Mimika. (Foto: Satgas ODC)

Hukrim

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Okt 2026 - 04:32 WIT