Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional

Endy Langobelen

Minggu, 25 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Korda ICCN Papua Tengah, Paulus Yanyaan, atau yang akrab disapa Alfo Smith, mempresentasikan tentang perjalanan Tifa Creative dan Timika Inside Festival of Art (TIFA) dalam kegiatan Rakornas ICCN 2026 di Jakarta, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ketua Korda ICCN Papua Tengah, Paulus Yanyaan, atau yang akrab disapa Alfo Smith, mempresentasikan tentang perjalanan Tifa Creative dan Timika Inside Festival of Art (TIFA) dalam kegiatan Rakornas ICCN 2026 di Jakarta, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

JAKARTA – Koordinator Daerah (Korda) Indonesia Creative Cities Network (ICCN) Papua Tengah memanfaatkan momentum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) ICCN 2026 untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif Tanah Papua melalui Timika Inside Festival of Art (TIFA), festival yang telah digelar selama enam tahun berturut-turut di Kabupaten Mimika.

Dalam forum nasional yang berlangsung di Lantai 2 Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta, Sabtu (24/10/2026), Ketua Korda ICCN Papua Tengah, Paulus Yanyaan, atau yang akrab disapa Alfo Smith, mendapat kesempatan mempresentasikan perjalanan TIFA, mulai dari gagasan awal, proses pengembangan, hingga kontribusinya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta promosi kebudayaan Papua.

Dengan penuh semangat, Alfo menjelaskan bagaimana TIFA tumbuh melalui inisiatif komunitas kreatif di Mimika dan berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku seni, budaya, dan ekonomi kreatif dari berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kesempatan tersebut menjadi bagian penting dari upaya Korda ICCN Papua Tengah memperkenalkan potensi kreatif daerah kepada jejaring nasional sekaligus mendorong agar karya dan identitas budaya Papua mendapat ruang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional.

Rakornas ICCN 2026 mengusung tema Indonesia Creative Connect 2026 dan diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ekonomi Kreatif 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ketua Umum ICCN, TB Fiki C. Satari.

Dalam presentasinya, Alfo menekankan bahwa Papua Tengah memiliki kekayaan potensi yang perlu terus digali dan dikembangkan, terutama di bidang kebudayaan, pariwisata, serta UMKM.

Potensi tersebut, menurutnya, perlu diperkenalkan melalui pendekatan yang mampu mengubah cara pandang masyarakat luas terhadap Tanah Papua.

“Berbicara tentang Papua Tengah, berbicara tentang ekonomi kreatif, kebudayaan, pariwisata, bahkan UMKM sendiri memiliki hal yang sangat luar biasa yang perlu diangkat, perlu digali, dan dibawa ke kelas nasional bahkan internasional,” kata Alfo dalam pemaparannya.

Ia menceritakan bahwa gagasan untuk membangun ruang kreatif di Papua semakin kuat ketika dirinya menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).

Pertanyaan dosennya mengenai apa yang akan dilakukan setelah kembali ke Papua menjadi salah satu dorongan untuk menghadirkan terobosan yang dapat memperkenalkan kekuatan kreatif daerahnya.

Baca Juga :  Tiga Nama Masuk Bursa Ketua PKB Mimika, Peggy Masih Terkuat

Dari gagasan tersebut, Alfo mengembangkan Tifa Creative sebagai ruang penggerak ekosistem kreatif yang kemudian melahirkan Timika Inside Festival of Art.

TIFA tidak hanya dirancang sebagai panggung pertunjukan seni, tetapi juga sebagai ruang pertemuan berbagai potensi lokal.

Melalui festival tersebut, pelaku seni, komunitas budaya, dan UMKM memperoleh kesempatan untuk menampilkan karya, memperluas jaringan, serta memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

Di hadapan peserta Rakornas ICCN, Alfo turut memaparkan perjalanan TIFA sejak mulai bergerak pada 2019. Ia mengakui, perjalanan festival tersebut tidak selalu mudah. Berbagai tantangan dan proses yang dilalui justru memperkuat pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi antarpemangku kepentingan.

Menurutnya, pengembangan ekonomi kreatif di daerah membutuhkan dukungan bersama, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah kampung, maupun komunitas dan pelaku ekonomi kreatif itu sendiri.

“Ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, pemerintah kampung, bahkan pemerintah lokal yang lain, harus ditingkatkan. Dan perlu support system bagi kita semua di bidang ekonomi kreatif,” ujarnya.

Salah satu pencapaian yang disampaikan Alfo adalah keberhasilan TIFA masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) selama tiga tahun berturut-turut. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan TIFA dalam memperluas jangkauan promosi seni, budaya, dan ekonomi kreatif Mimika.

Ia juga memaparkan dampak ekonomi yang dihasilkan melalui penyelenggaraan festival tersebut. Berdasarkan data yang disampaikannya dalam presentasi, akumulasi transaksi selama beberapa tahun pelaksanaan TIFA telah mencapai lebih dari Rp10 miliar.

Sementara itu, pada penyelenggaraan tahun ini, pendapatan dari aktivitas UMKM dan bazar dilaporkan mencapai lebih dari Rp2,5 miliar.

Menurut Alfo, capaian tersebut menunjukkan bahwa festival seni dan budaya dapat menjadi ruang strategis untuk menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Produk UMKM lokal yang ditampilkan melalui festival juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah kepada pasar yang lebih luas.

Ia menambahkan, partisipasi dalam TIFA tidak hanya melibatkan pelaku usaha dari Mimika. Festival tersebut juga menghadirkan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, sehingga membuka peluang pertukaran pengalaman, promosi produk, dan perluasan jejaring antarpelaku ekonomi kreatif.

Baca Juga :  SMA YPPGI Mimika Juara 3 Turnamen Mini Soccer Kapolda Cup II

Alfo menjelaskan, jika ICCN menjadi ruang yang mempertemukan komunitas kreatif dari berbagai wilayah Indonesia, Tifa Creative berupaya membangun ruang serupa di Tanah Papua dengan mempertemukan berbagai potensi dan komunitas kreatif lokal.

Melalui pendekatan tersebut, potensi seni, budaya, dan produk ekonomi kreatif dari Papua diharapkan dapat diperkenalkan secara lebih luas sekaligus memperoleh kesempatan untuk terhubung dengan pasar.

Keikutsertaan Korda ICCN Papua Tengah dalam Rakornas kali ini juga tidak hanya diwujudkan melalui presentasi. Delegasi Papua Tengah membawa beragam produk ekonomi kreatif untuk ditampilkan pada etalase showcase di lobi depan ruang kegiatan.

Kehadiran produk-produk tersebut menjadi kesempatan untuk memperlihatkan keragaman potensi kreatif Papua Tengah secara langsung kepada peserta Rakornas dan tamu yang hadir.

Selain pameran produk, Korda ICCN Papua Tengah dijadwalkan menampilkan pertunjukan fashion show oleh Duta TIFA 2026 di panggung nasional pada Minggu (25/10/2026) sore.

Rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan upaya Korda ICCN Papua Tengah untuk memperkenalkan potensi daerah melalui berbagai medium, mulai dari pemaparan program, produk ekonomi kreatif, hingga pertunjukan fesyen.

Mengenal ICCN

Indonesia Creative Cities Network (ICCN) merupakan jejaring yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan ekosistem kota kreatif di Indonesia. Jejaring ini mendorong kolaborasi antardaerah dalam mengembangkan potensi lokal melalui kreativitas, inovasi, kebudayaan, dan ekonomi kreatif.

Melalui forum koordinasi nasional, para penggerak ekonomi kreatif dan perwakilan daerah memiliki ruang untuk berbagi pengalaman, memperkenalkan program unggulan, serta membangun kerja sama yang dapat mendukung pengembangan ekosistem kreatif di wilayah masing-masing.

Bagi Korda ICCN Papua Tengah, kehadiran dalam Rakornas 2026 menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kerja-kerja kreatif yang telah tumbuh di Mimika sekaligus membawa potensi delapan kabupaten di Papua Tengah ke dalam percakapan ekonomi kreatif nasional.

Melalui presentasi TIFA dan partisipasi dalam pameran serta pertunjukan budaya, Korda ICCN Papua Tengah berupaya menunjukkan bahwa Tanah Papua memiliki sumber daya kreatif yang dapat berkembang melalui inisiatif komunitas, kolaborasi, dan dukungan berbagai pihak.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati HUT ke-76, IDI Sasar 1.000 Warga Mimika Lewat Baksos Pekan Bakti Noken Medis
Fomika Nyatakan Kesiapan Mimika Tuan Rumah Papua Reggae Festival 2027
Bakal Hadiri Rakornas 2026, ICCN Papua Tengah Siapkan Produk Kreatif dan Program Daerah
Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua
Pemuda Muslim Indonesia Mimika Luncurkan Program Khasanah Islamiah untuk Pelajar
Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031
Pengurus Asrama Putri Mamberamo Raya Dilantik, Anjali Inyara Jadi Ketua
Benyamin Magal Ditunjuk Jadi Ketua Caretaker KNPI Papua Tengah, Segera Siapkan Musda

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:11 WIT

Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:18 WIT

Peringati HUT ke-76, IDI Sasar 1.000 Warga Mimika Lewat Baksos Pekan Bakti Noken Medis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:12 WIT

Fomika Nyatakan Kesiapan Mimika Tuan Rumah Papua Reggae Festival 2027

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:46 WIT

Bakal Hadiri Rakornas 2026, ICCN Papua Tengah Siapkan Produk Kreatif dan Program Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:00 WIT

Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua

Berita Terbaru

Jenazah MA (31) dari TKP di Kampung Hiripau, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (25/10/2026). (Foto: Polsek Mimika Timur)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hiripau Mimika

Minggu, 25 Okt 2026 - 15:35 WIT