MIMIKA – Dinas Perikanan Kabupaten Mimika berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan budidaya ikan air tawar bagi orang asli Papua (OAP).
Kepala Dinas Perikanan, Antonius Welerubun, menjelaskan program budidaya air tawar ini dikhususkan bagi OAP yang berada di wilayah kota. Sementara masyarakat wilayah pesisir akan didorong dari sisi penangkapan ikan di laut.
“Saya fokuskan di wilayah kota karena mereka semua mungkin tersebar di beberapa distrik di wilayah kota. Namun, yang untuk masyarakat wilayah pesisir akan didorong untuk cara penangkapan ikan karena keduanya berbeda,” jelas Antonius saat ditemui wartawan, Kamis (5/12/2024) lalu.
“Pendampingan budidaya ikan air tawar kepada OAP merupakan tugas rutin kami setiap tahunnya, termasuk pelatihan dan pengawasan,” tambahnya.
Antonius melanjutkan, hal ini dilakukan guna meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan memberikan pelatihan budidaya ikan air tawar kepada masyarakat.
Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan perekonomian warga, mencukupi kebutuhan gizi keluarga, dan meningkatkan peluang kerja masyarakat di Mimika.
Antonius mengatakan, selain memberi pendampingan, pelatihan, dan pengawasan, pihaknya juga terus berupaya menjalin komunikasi dengan PT Freeport Indonesia dan juga PT Pangan Sari Utama sebagai penyedia makanan bagi ribuan karyawan di perusahaan untuk pemasaran hasil budidaya.










