Tahun Ini, DP3AP2KB Rencana Bangun Rumah Rehabilitasi Korban Kekerasan

Ahmad

Kamis, 20 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Mimika, Priska Kum. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

i

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Mimika, Priska Kum. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika dalam tahun ini berencana membangun rumah rehabilitasi bagi para korban kekerasan perempuan dan anak.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Mimika, Priska Kum, bilang anak-anak dan perempuan yang mendapatkan kekerasan tentunya akan mengalami trauma psikologis. Sementara, yang menjadi kendala saat ini, adalah belum adanya tempat rahabilitasi bagi para korban.

Prisma menyebut, rencana dibangunnya rumah rehabilitasi ini tentu tidak terlepas dari persoalan yang kerap menyeret perempuan dan anak di Kabupaten Mimika.

“Tempat rehabilitasi itu sangat penting, (karena) melihat kasus kekerasan (terhadap perempuan dan anak) di Timika semakin tinggi,” kata Priska Kum saat diwawancarai, Rabu (19/03/2025).

Baca Juga :  Tersangka Penganiayaan Berat di Jalan Sosial Mimika Diserahkan ke Kejari

Kata Priska, pada tahun 2024, DP3AP2KB Kabupaten Mimika menerima korban kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di Kabupaten Mimika sebanyak 59 orang. Sedangkan, di tahun 2025, telah ada 18 kasus yang ditangani oleh DP3AP2KB.

Meski baru 19 kasus yang ditangani, Priska meyakini bahwa masih banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Mimika namun tidak dilaporkan oleh para korban.

Penyebab terjadinya kekerasan ini umumnya dipicu oleh minuman keras, faktor ekonomi, sosial budaya, hingga faktor-faktor lainnya.

Baca Juga :  Kunker ke Mimika, Ketua TP PKK Pusat Minta Daerah Tak Buat Program Muluk-muluk

Sebagai langkah mitigasi, DP3AP2KB Kabupaten Mimika terus mengkampanyekan upaya-upaya pencegahan. Salah satunya adalah dengan membentuk forum anak serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

DP3AP2KB Kabupaten Mimika juga menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, dan Kepolisian mengenai hal tersebut.

Priska menegaskan, di samping upaya yang dilakukan pemerintah, peran keluarga menjadi yang paling utama dalam mencegah terjadinya kekerasan.

Keluarga harus mampu memberi perlindungan bagi perempuan dan anak. Selain itu, orang tua harus mempunyai waktu lebih banyak bersama anak.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal
BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika
Pembagian DPA Pemkab Mimika Direncanakan Bersamaan Pelantikan Pejabat
Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan
BRIDA Mimika Mulai Aktif, Siap Buka Layanan Riset dan Inovasi di MPP
Terima Keluhan Warga, Kadistrik Wania Janji Bawa Masalah Infrastruktur ke Pemkab
Jembatan Rusak di Distrik Tembagapura, Ini Tanggapan Kadis PUPR
Sejumlah Pejabat Eselon Pemkab Mimika Dilantik, Bupati John Tegaskan Hal Ini

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:58 WIT

BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika

Selasa, 27 Januari 2026 - 07:56 WIT

Pembagian DPA Pemkab Mimika Direncanakan Bersamaan Pelantikan Pejabat

Senin, 26 Januari 2026 - 16:01 WIT

Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan

Senin, 26 Januari 2026 - 15:57 WIT

BRIDA Mimika Mulai Aktif, Siap Buka Layanan Riset dan Inovasi di MPP

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:12 WIT

Terima Keluhan Warga, Kadistrik Wania Janji Bawa Masalah Infrastruktur ke Pemkab

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT