Persipuncak Bakal Tantang Persintan di Final Liga 4 Papua Tengah

Ahmad

Kamis, 17 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Persintan Intan Jaya usai melakoni laga semi final sedang berjabat tangan dengan pemain dan jajaran wasit. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemain Persintan Intan Jaya usai melakoni laga semi final sedang berjabat tangan dengan pemain dan jajaran wasit. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Persipuncak Puncak Cartensz dipastikan akan menghadapi Persintan Intan Jaya di final Liga 4 Indonesia regional Papua Tengah musim 2024/2025 setelah keduanya berhasil menaklukkan lawan masing-masing di semi final, Rabu (16/4/2025).

Adapun Persipuncak pada laga semi final menghadapi Persipuja Puncak Jaya dan berhasil menang dengan skor tipis 2-1.

Sedangkan, Persintan Intan Jaya pada laga semi final melawan Persido Dogiyai dan berhasil mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 1-0.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemenangan dua partai semi final tersebut mengandaskan dua tim yang mewakili dua kabupaten lainnya dari wilayah pegunungan Papua Tengah itu ke final Liga 4.

Pelatih Persipuncak Puncak Cartensz, Kornelius Frengki Rudy Samay dalam konferensi pers mengucap syukur kepada Tuhan.

Menurut Frengki, setiap hasil yang dicapai oleh anak-anak asuhnya sampai di titik ini tidak terlepas dari campur tangan Tuhan.

Mencapai final Liga 4 dengan tim yang punya waktu persiapan sangat singkat menjadi hal yang tidak disangka-sangka olehnya.

“Saya sangat puas dan bersyukur untuk hal ini,” kata Frengki dalam konferensi pers yang dilaksanakan seusai laga.

Untuk partai final, kata Frengki bahwa andai diberi waktu satu hari akan cukup baik bagi para pemain untuk pemulihan.

Baca Juga :  Hujan Gol, SMA Negeri 5 Gulung SMA Advent 4-0 di Kapolda Cup II

Sebab, yang menjadi masalah saat ini waktu pertandingan yang nyaris tak ada jeda dan waktu istirahat bagi para pemain yang sangat sedikit.

“Kalau di babak final kalau kami dikasih waktu satu hari untuk istirahat mungkin lebih baik untuk kondisi pemain. Tapi kalau harus besok maka kami harus segera pulang agar para pemain harus recovery, kami harus rendam kolam dengan ice supaya otot-otot yang tadi cape bisa kembali seperti semula lagi,” ungkap Frengki.

Terkait partai final nanti, Frengki mengaku timnya siap bermain menghadapi Persintan Intan Jaya.

“Untuk partai final kami semua lawan di sini kami setiap pertandingan kami selalu beranggapan itu final. Siapapun lawannya kami akan hadapi kami tetap akan hadapi dan hasil akhirnya kami serahkan kepada Tuhan,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelatih Persintan Intan Jaya, Yance Yunus Christian Rumbino dalam konferensi pers menyebutkan bahwa motovasi yang diberikan kepada anak-anak asuhnya mampu memberi warna pada pertandingan semi final yang membawa keberuntungan bagi Persintan hari ini.

Yance juga berpendapat bahwa hanya dengan kerja keraslah suatu kesuksesan bisa diraih. Lalu, untuk partai final nanti, mereka akan tetap meladeni permainan Persipuncak Puncak Cartensz.

Baca Juga :  Bara Semangat Pegiat Skateboard Timika di Tengah Keterbatasan Fasilitas

Yance mengungkapkan, jika sebelumnya Persintan Intan Jaya dalam melakoni setiap laga cenderung bermain bertahan dan memanfaatkan setiap peluang serangan balik. Maka pada partai final nanti Fison Zagani dan kolega akan bermain lepas dan dominan menyerang.

Kata Yance ia telah menyiapkan strategi untuk menghadapi Persipuncak pada partai final Liga 4 Indonesia regional Papua Tengah musim 2024/2025 nanti.

“Tetapi mungkin ada sedikit kendala. Ada beberapa pemain yang terkena akumulasi kartu sehingga harus menepi. Tetapi secara keseluruhan kami tiap siap. Ada sekitar satu atau dua orang,” katanya.

Yance bilang, semua tim tentu berangkat dengan misi membidik juara. Namun, ia menegaskan bahwa membawa Persintan juara adalah kerinduan seluruh masyarakat Kabupaten Intan Jaya.

Menurut Yance, lawan yang akan dihadapi di partai final memiliki komposisi materi pemain yang kurang lebih sama seperti Persido Dogiyai.

“Puji Tuhan kalau Tuhan mengizinkan, kami melangkah pasti ke peringkat pertama. Yang pasti untuk partai final akan seru lagi,” tutup Yance.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Black Head FC Juara Pangkoops TNI Habema Cup 2026, Pangkoops: Energi Positif Harus Dipelihara
Pangkoops TNI Habema Gelar Turnamen Mini Soccer, Pererat Persaudaraan Pemuda Papua
Mimika Bawa Nama Tanah Papua ke Liga 1 Walking Football
Nabire Tak Terbendung di GSI Papua Tengah, Taklukkan Intan Jaya 2-0
Nabire Pesta Gol, Deiyai Dihantam 8-0 di GSI Papua Tengah 2026
GSI Papua Tengah 2026: Paniai Bangkit Setelah Dibantai Nabire, Berbagi Poin dengan Mimika
GSI Papua Tengah 2026 Dibuka, Talenta Muda Berebut Tempat ke Pentas Nasional
Momen HUT RI, Pemuda Yahukimo dan Keondofoloan Waena Perkuat Kekompakan Lewat Olahraga

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 22:16 WIT

Black Head FC Juara Pangkoops TNI Habema Cup 2026, Pangkoops: Energi Positif Harus Dipelihara

Minggu, 20 September 2026 - 23:23 WIT

Pangkoops TNI Habema Gelar Turnamen Mini Soccer, Pererat Persaudaraan Pemuda Papua

Kamis, 17 September 2026 - 19:22 WIT

Mimika Bawa Nama Tanah Papua ke Liga 1 Walking Football

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:03 WIT

Nabire Tak Terbendung di GSI Papua Tengah, Taklukkan Intan Jaya 2-0

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:52 WIT

Nabire Pesta Gol, Deiyai Dihantam 8-0 di GSI Papua Tengah 2026

Berita Terbaru

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT