Perjalanan Dinas OPD Mimika Langgar Inpres Efisiensi

Darno Islami

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong. (Foto: Galeri Papua/Darno Islami)

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong. (Foto: Galeri Papua/Darno Islami)

MIMIKA – Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menyoroti kembali maraknya perjalanan dinas para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Sorotan ini disampaikan usai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menemukan adanya peningkatan signifikan dalam belanja perjalanan dinas.

Kemong menyatakan, temuan tersebut mencerminkan ketidaksesuaian dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja pemerintah, di mana perjalanan dinas termasuk salah satu pos anggaran yang wajib dikurangi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Satu hal yang menjadi perhatian saat pemeriksaan oleh BPK, yaitu temuan bahwa perjalanan dinas kita cukup tinggi. Saya harap, ini menjadi perhatian bersama. Bukan berarti pimpinan melarang, tapi lihat dulu urgensinya,” ujar Wabup Kemong saat memimpin apel gabungan OPD di halaman Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (14/7/2025).

Baca Juga :  Solidaritas Honorer Kabupaten Mimika Mengadu ke DPRD, Bupati Omaleng: Nama-nama Tidak Bisa Diubah

Menurutnya, kepala OPD seharusnya tidak perlu menghadiri kegiatan di luar daerah jika masih bisa diwakilkan oleh staf atau kepala bidang.

Ia meminta agar setiap rencana perjalanan ditinjau kembali dengan mempertimbangkan urgensi dan relevansi kegiatan.

“Kalau memang perlu, silakan lakukan. Tapi kalau tidak terlalu penting, tidak usah. Karena biaya untuk satu kali perjalanan itu cukup tinggi,” tegasnya.

Baca Juga :  Atlet Mimika Punya Potensi, Pj Bupati Bakal Serius Beri Perhatian

Kemong juga menyampaikan bahwa hanya pejabat tinggi seperti bupati atau pimpinan setingkat lebih atas yang diperbolehkan secara wajar melakukan perjalanan dinas sebagai bagian dari tugas kedinasan.

“Kalau pak bupati atau pimpinan tingkat atas yang lakukan, itu wajar karena berkaitan langsung dengan tugas-tugas strategis. Tapi untuk kepala OPD, saya harap ke depan ada perubahan. Kita harus bisa menyesuaikan dengan kebijakan nasional,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal
Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi
Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD
Gerbang Emas Mimika, Bupati Dorong UMKM dan Perluasan Lapangan Kerja
HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WIT

Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:13 WIT

Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi

Berita Terbaru