Bupati Mimika Sebut Pengangkatan CPNS Kuota 600 Sudah Sesuai

Jumat, 22 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng.

Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng.

TIMIKA – Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng saat ditemui di Gedung DPRD Mimika, Jumat (22/7/2022) menyebutkan bahwa pengangkatan honorer jadi CPNS dengan kuota 600 sudah sesuai.

“Jadi terkait honorer, 600 itu sudah sesuai. Diminta kuota 300 Kabupaten Mimika, kami berjuang sampai dapat 600 karena Kabupaten Puncak tidak mau ambil jatah mereka 300. Yang penting sekali bahwa Kamoro dan Amungme sudah diakomodir sekitar 400 lebih,” ujarnya.

“Kemudian yang kedua itu K2, itu yang kita sudah akomodir sebanyak 70 orang sesuai perintah dari sana. Dan sisa 15 yang kosong itu saya cari yang lahir besar di Timika karena orang Papua yang lain itu semua sudah diakomodir dalam kuota 600. Itu ceritanya,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara terkait temuan-temuan yang mengarah ke manipulasi data, Omaleng mengatakan bahwa pihaknya akan menyaring kembali.

“Jadi untuk temuan baru yang sekarang jadi masalah itu bukan urusan kamu, tapi kita punya urusan. Itu nanti kita lihat dari mereka punya slip gaji sudah bekerja berapa tahun. Kalau mereka tidak punya slip gaji dan langsung masuk dijadikan pegawai negeri itu nanti kita persoalkan. Itu kita akan tapis, ada cara-caranya,” jelasnya.

Baca Juga :  Masa Jabatan Omtob Dipastikan Berakhir 31 Desember 2023

Begitu juga dengan yang diduga baru bekerja tapi malah diakomodir, Omaleng menegaskan akan dicek lagi.

“Nanti kita yang cek apakah mereka honor sampai lima tahun atau tidak. Itu kita akan lihat. Kami juga sudah tahu nama-nama itu, bukan kamu saja yang tahu. Kami sedang proses cek kembali. Sedangkan 5 yang lain dari 600 orang itu sudah dinyatakan tidak lolos karena mereka tidak punya ijazah. Jadi 5 orang ini memang sudah jatuh,” ucapnya.

Di samping itu, Bupati Omaleng juga kesal dengan adanya aksi-aksi yang telah dilakukan. Menurutnya aksi-aksi tersebut seharusnya tidak perlu ada.

“Kenapa kamu harus hebo-hebo. Kalau dengan tegas itu saya marah. Jadi begini, jangan demo-demo. Kamu datang dari mana? Di dalam 600 orang itu kan semua anak Amungme dan Kamoro sudah dimasukkan semua. Kecuali mereka baru pulang dari sekolah. Nah itu baru bisa,” tandasnya.

Baca Juga :  Ikut Pencoblosan, Bupati Mimika: Semua yang Terpilih Itu Pilihan Tuhan

“Tapi kalau dari Papua lain atau siapa yang menamakan Papua baru datang proster-protes, pergi saja ke kamu punya daerah masing-masing. Bukan di sini,” tegas Omaleng melanjutkan.

Menurut Omaleng setiap daerah di Papua telah diberikan keistimewaan masing-masing dengan otonomi khusus sehingga tidak benar bila mereka yang dari kabupaten lain melayangkan protes.

“Kamu juga punya otonomi khusus di daerah masing-masing. Terima pegawai masing-masing di daerahnya. Sudah diberikan kabupaten masing-masing, sudah diberikan provinsi masing-masing, jadi tidak perlu datang bikin kacau di sini. Walaupun kamu orang Papua, saya tidak terima. Kamu datang dari mana. Kan namanya otonomi khusus, khusus itulah yang akan dipakai. Jadi tidak boleh lagi (demo),” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aplikasi OSS Melambat, DPMPTSP Mimika Datangkan Narasumber Dua Kementerian
Pemkab Mimika Bakal Rekayasa Lalu Lintas dan Tertibkan Parkir
BRIN Siap Dampingi Tifa Creative, Dorong Inovasi UMKM dan Ekonomi Kreatif Mimika
Dukung Transformasi dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Disdukcapil Mimika Sosialisasi Peran IKD
TPA Mimika Ditarget Berubah Jadi Tempat Pengolahan Sampah dalam 5 Tahun
Buang Sampah Sembarangan di Mimika? Siap-Siap Didenda Rp25 Juta
Dinkes Mimika Jadi Pionir Sosialisasi Inovasi Daerah 2026
Sayembara Inovasi, BRIDA Selenggarakan Lomba Bertajuk Mimika Innovation Week 2026

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:38 WIT

Aplikasi OSS Melambat, DPMPTSP Mimika Datangkan Narasumber Dua Kementerian

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:33 WIT

Pemkab Mimika Bakal Rekayasa Lalu Lintas dan Tertibkan Parkir

Selasa, 9 Juni 2026 - 23:19 WIT

BRIN Siap Dampingi Tifa Creative, Dorong Inovasi UMKM dan Ekonomi Kreatif Mimika

Senin, 8 Juni 2026 - 12:59 WIT

Dukung Transformasi dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Disdukcapil Mimika Sosialisasi Peran IKD

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:21 WIT

TPA Mimika Ditarget Berubah Jadi Tempat Pengolahan Sampah dalam 5 Tahun

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT