Dinas Kesehatan Mimika Bekali Kader Posyandu Deteksi Dini Penyakit Balita

Ahmad

Selasa, 29 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana kegiatan pelatihan pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), deteksi Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), serta Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Hotel Swiss-Belhotel Timika, Selasa (29/9/2026). (Foto: Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika)

Suasana kegiatan pelatihan pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), deteksi Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), serta Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) di Hotel Swiss-Belhotel Timika, Selasa (29/9/2026). (Foto: Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika)

MIMIKA – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika memperkuat kapasitas kader Posyandu melalui pelatihan intensif pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), deteksi Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I), serta Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS).

Langkah ini ditempuh guna mengoptimalkan peran kader sebagai garda terdepan dalam pemantauan kesehatan bayi dan balita di tingkat masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari pada 29–30 September 2026 tersebut resmi dibuka oleh Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Mimika, Linus Dumatubun, di Hotel Swiss-Belhotel Timika, Selasa (29/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan ini dirancang untuk menutup celah informasi dan keterampilan teknis di tingkat akar rumput.

Mengingat kader Posyandu merupakan mitra strategis tenaga kesehatan, penguatan kompetensi ini dinilai krusial agar mereka memiliki kepekaan dalam mengenali anomali kesehatan pada anak sejak dini.

Baca Juga :  10 Nakes Mimika Ikuti Konferensi Internasional Neurovaskular

“Dengan kemampuan tersebut, kader diharapkan dapat membantu melakukan deteksi dini sekaligus menyampaikan informasi dan laporan kepada petugas kesehatan,” kata Linus kepada media ini, Selasa siang.

Dalam sesi materi, para kader dibekali pemahaman komprehensif mengenai fungsi Buku KIA sebagai instrumen pencatatan, pelaporan, sekaligus media edukasi keluarga.

Selain itu, kurikulum pelatihan mencakup teknik deteksi dini terhadap PD3I, kasus pneumonia, dan diare pada balita—tiga isu kesehatan anak yang memerlukan respons cepat untuk mencegah perburukan kondisi.

Aspek lain yang menjadi fokus adalah penerapan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS).

Melalui modul ini, kader dilatih mengenali tanda-tanda bahaya (danger signs) pada balita sehingga mereka mampu memberikan panduan awal yang tepat kepada orangtua atau pengasuh sebelum pasien dilarikan ke fasilitas kesehatan formal.

Baca Juga :  Bayi dalam Kantong Plastik Ditemukan di Kompleks Waker Mimika

Selain kemampuan teknis klinis dasar, Linus juga menyoroti pentingnya keahlian komunikasi bagi para kader dalam menyampaikan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada publik.

“Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti pada kader, tetapi perlu diteruskan kepada keluarga dan masyarakat melalui kegiatan Posyandu,” tuturnya.

Pelatihan ini terlaksana berkat kolaborasi lintas sektor yang didukung oleh CORE Group Partners Project (CGPP) dan diimplementasikan melalui Wahana Visi Indonesia (WVI).

Sinergi ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas pelayanan kesehatan preventif dan promotif secara berkelanjutan di Kabupaten Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Mimika Genjot Kapasitas Nakes Tekan Kasus Campak dan PD3I
LKC Dompet Dhuafa Papua Akhiri Program Kesehatan Empat Tahun di Holtekamp
67 Kasus Kusta Ditemukan di Mimika hingga Agustus 2026
Menahan Gelombang Malaria di Mimika
Pemkab Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC
Hampir 1 Juta Orang Dites, 116.606 Kasus Malaria Ditemukan di Mimika
Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini
Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:24 WIT

Dinas Kesehatan Mimika Bekali Kader Posyandu Deteksi Dini Penyakit Balita

Kamis, 24 September 2026 - 12:34 WIT

LKC Dompet Dhuafa Papua Akhiri Program Kesehatan Empat Tahun di Holtekamp

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIT

67 Kasus Kusta Ditemukan di Mimika hingga Agustus 2026

Selasa, 22 September 2026 - 23:15 WIT

Menahan Gelombang Malaria di Mimika

Kamis, 17 September 2026 - 19:14 WIT

Pemkab Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC

Berita Terbaru

Bupati Johannes Rettob melantik Tim Reaksi Cepat (TRC) di Hotel Serayu, Senin (28/9/2026). (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Bupati Mimika Lantik 80 Anggota TRC, Wujud Siaga Bencana

Senin, 28 Sep 2026 - 20:56 WIT