MIMIKA – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Usaha Rintisan dan Ekonomi Digital, Dr. Yulius MA, tiba di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (5/10/2026) siang, untuk menghadiri Festival dan Bazar UMKM sekaligus melihat langsung perkembangan serta kebutuhan pelaku usaha di daerah tersebut.
Yulius tiba melalui Bandara Mozes Kilangin Timika dan disambut Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi, bersama jajaran.
Selain menghadiri Festival dan Bazar UMKM menjelang HUT ke-30 Kabupaten Mimika, Yulius juga dijadwalkan mengikuti agenda peletakan batu pertama pembangunan BLK Koperasi dan UMKM serta menyosialisasikan sejumlah program pemerintah pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Yulius mengatakan kunjungannya ke Mimika tidak hanya untuk menyampaikan program dari pemerintah pusat. Ia juga ingin mendengar langsung berbagai persoalan yang dihadapi pelaku UMKM di daerah.
“Kita berharap nanti kita akan menyosialisasikan program dari pusat. Setelah itu kita juga akan mendengarkan program dari sini,” kata Yulius.
Menurut dia, mendengar kebutuhan daerah penting agar program pemerintah pusat tidak berjalan sendiri dan justru tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
“Jangan kita bikin program sendiri dan dari daerah-daerah tidak cocok nanti. Kalau tidak cocok kan sayang. Karena pada prinsipnya apa yang kita kerjakan itu adalah untuk daerah,” ujarnya.
Terkait Festival dan Bazar UMKM yang menjadi salah satu agenda kunjungannya, Yulius memberikan apresiasi.
Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk sekaligus mendekatkan UMKM dengan masyarakat.
Namun, ia menegaskan festival tidak boleh menjadi tujuan akhir.
“Saya pikir bagus, festival ini bagus. Tapi itu bukan ujungnya. Ujungnya adalah bagaimana UMKM bertambah banyak, bertambah kualitasnya. Nah, itu yang penting,” katanya.
Yulius berharap momentum festival dapat dilanjutkan dengan program pembinaan yang konkret sehingga pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan ruang promosi, tetapi juga memiliki kesempatan meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, memanfaatkan teknologi, dan memperoleh akses pembiayaan.
Ia juga mendorong agar berbagai potensi kemitraan di Mimika dapat dimanfaatkan untuk memperkuat UMKM lokal, termasuk melalui kerja sama dengan perusahaan besar yang beroperasi di daerah, seperti PT Freeport Indonesia.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi, menyambut baik kehadiran pemerintah pusat dalam rangkaian kegiatan UMKM di Mimika.
Menurut Samuel, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga mitra diperlukan agar pembinaan UMKM dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Festival dan Bazar UMKM sendiri menjadi salah satu rangkaian kegiatan menjelang HUT ke-30 Kabupaten Mimika dan diharapkan menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus mendorong pengembangan produk-produk UMKM lokal.










