Jumlah Anggota KKB Tewas di Pegunungan Bintang Bertambah Jadi 5 Orang

Endy Langobelen

Sabtu, 30 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers tewasnya 5 anggota KKB di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (30/9/2023). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

Konferensi Pers tewasnya 5 anggota KKB di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (30/9/2023). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

PEGUNUNGAN BINTANG – Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz 2023 menemukan satu lagi jenazah anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (30/9/2023).

Diberitakan sebelumnya, Satgas Damai Cartenz 2023 telah menewaskan empat anggota KKB dan menyita dua senjata laras panjang.

Dengan ditemukannya satu jenazah tersebut, maka jumlah anggota KKB yang tewas pada Sabtu dini hari ini di Pegunungan Bintang bertambah menjadi lima orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Operasi Damai Cartenz 2023, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani, ketika dikonfirmasi membenarkan penemuan satu jenazah KKB tersebut.

Baca Juga :  DPC KNPI Distrik Se-Mimika Periode 2023-2026 Resmi Dilantik

Dikatakan bahwa setelah kejadian yang menewaskan empat anggota KKB, aparat gabungan TNI-Polri yang tergabung dalam Satgas Damai Cartenz 2023 kembali melakukan penyisiran ke TKP.

“Iya, benar. Setelah penyergapan, anggota menyisir kembali di TKP dan ditemukan satu lagi anggota KKB tewas dan ditemukan satu senjata api (senpi) pendek. Jadi, total 5 orang KKB berhasil dilumpuhkan dan 3 senpi berhasil diamankan,” ujar Faizal melalui keterangan tertulisnya.

Sementara Kasatgas Humas Damai Cartenz 2023, AKBP Dr. Bayu Suseno, menjelaskan bahwa ketiga senpi yang berhasil diamankan yaitu satu pucuk senpi laras panjang jenis SS1 tanpa Lade, satu pucuk senpi laras panjang jenis USA NOUVES (varian M4), dan satu pucuk senpi pendek jenis FN.

Baca Juga :  Evakuasi Pilot Selandia Baru, Tim Gabungan Diberangkatkan ke Alama

“Selain senpi, barang bukti yang berhasil diamankan berupa satu bendera bintang kejora, ratusan butir amunisi, lima unit magazen dan beberapa alat komunikasi jenis HT (handy talky) dan handphone,” paparnya.

Terkait identitas dari kelima anggota KKB tersebut, Bayu menyebut pihaknya hingga saat ini masih melakukan identifikasi.

“Untuk identitasnya (KKB), masih kami lakukan identifikasi” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIT

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Berita Terbaru

Ilustrasi.

Ekonomi

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:20 WIT

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Mimika, Samuel Yogi. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ekonomi

Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Senin, 5 Okt 2026 - 22:35 WIT