Modus Beli Rokok, OTK Tembak Pedagang di Puncak Jaya

Endy Langobelen

Rabu, 1 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban penembakan oleh OTK di Kampung Pruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (31/10/2023). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

Korban penembakan oleh OTK di Kampung Pruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Selasa (31/10/2023). (Foto: Istimewa/Satgas Humas Damai Cartenz 2023)

PUNCAK JAYA – Seorang pedagang di Kampung Pruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) pada Selasa (31/10/2023).

Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Dr. Bayu Suseno, saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penembakan tersebut.

“Benar, kami dapat laporan dari Polres Puncak Jaya bahwa telah terjadi penembakan oleh OTK yang diduga KKB (kelompok kriminal bersenjata) terhadap pemilik kios atas nama Jermanto Simanjuntak pukul 18.30 WIT,” ujar Bayu via WhatsApp, Rabu (1/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bayu menjelaskan, kejadian penembakan itu bermula ketika korban dan istrinya sedang makan sekitar pukul 18.30 WIT.

Baca Juga :  Bupati Mimika Ajak Masyarakat Jaga Keamanan di Masa Tenang Pemilu 2024

Pada saat itu, kata Bayu, kondisi kios milik korban dalam keadaan sudah ditutup. Tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar.

Ketika korban membuka pintu, seseorang yang tidak dikenal itu langsung menodongkan senjata ke arah korban dan menembakannya sebanyak satu kali.

“Dari keterangan saksi yaitu istri korban, di saat korban membuka pintu, OTK tersebut berkata beli rokok Marlboro merah, dan istri korban menjawab tidak ada. Pada saat yang bersamaan, pelaku tersebut langsung menodongkan dan menembak korban,” jelas Bayu.

Bayu mengungkapkan bahwa pelaku menggunakan pakaian berwarna hitam saat melakukan aksinya.

“Saksi menerangkan ciri-ciri pelaku menggunakan pakaian hitam, berkulit hitam, rambut keriting, ukuran tubuh pendek, dan membawa pistol,” terang Bayu.

Baca Juga :  Didesain Umat Kristen, Ini Makna Logo MTQ XXX Se-Papua

Lebih lanjut Bayu menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan Dokter RSUD, korban mengalami luka tembak pada rahang kanan.

Gigi geraham kanan pun hancur dan proyektil diduga masih bersarang di antara leher dan kepala korban akibat penembakan tersebut.

“Korban meninggal dunia pada pukul 19.30 WIT saat dilakukan tindakan medis,” ujar Bayu.

Bayu juga menyampaikan bahwa pihak Satgas Damai Cartenz bersama Polres Puncak Jaya masih menyelidiki motif pelaku melakukan penembakan tersebut.

“Saat ini, tim kami masih lakukan serangkaian tindakan penyelidikan untuk mencari pelakunya serta menyelidiki motif pelaku penembakan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 19:41 WIT

Pelecehan Seksual Berulang di Jayapura, Mengapa Korban Belum Terlindungi?

Minggu, 13 September 2026 - 19:15 WIT

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Berita Terbaru

Suasana workshop yang diselenggarakan oleh LMA Tsingwarop di Ballroom Hotel Horison Diana Timika, Jumat (25/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Organisasi

Kedaulatan Masyarakat Adat Tsingwarop di Tengah Arus Investasi

Jumat, 25 Sep 2026 - 18:43 WIT

Suasana kegiatan penyusunan analisis laporan pertanggungjawaban APBD 2026 di Aula Kantor BPKAD Mimika. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

BPKAD Mimika Dorong APBD Tak Berhenti pada Serapan Anggaran

Jumat, 25 Sep 2026 - 17:34 WIT