Tim Investigasi Diterjunkan ke Puncak Jaya Dalami Penyebab Kerusuhan

Endy Langobelen

Minggu, 28 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim investigasi saat berada di lokasi kerusuhan, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

Tim investigasi saat berada di lokasi kerusuhan, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

PUNCAK JAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menerjunkan tim investigasi ke Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, untuk melaksanakan investigasi pasca kerusuhan yang terjadi pada 16 Juli 2024 lalu.

Seperti yang diketahui, pada 16 Juli 2024 lalu, telah terjadi penembakan terhadap tiga orang masyarakat sipil. Penembakan tersebut diduga dilakukan oleh aparat TNI saat melaksanakan penindakan terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) Teranus Enumbi di Kampung Karubate, Distrik Muara.

Buntut dari penembakan tersebut, pihak keluarga tidak terima dan melakukan pengrusakan serta membakar sejumlah kendaraan milik pejabat pemerintah setempat dan TNI-Polri.

Tak hanya itu, para warga pendatang pun terkena imbasnya akibat tindakan kekerasan dari massa yang mana menyebabkan beberapa di antaranya luka-luka bahkan meninggal dunia.

Atas kejadian tersebut, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Papua, Kombes Pol. John H. S Sitanggang, beserta tim yang terdiri dari Kasatgas ODC dan Dirreskrimum Polda Papua ditunjuk oleh Kapolda Papua untuk segera melakukan investigasi di tempat kejadian perkara (TKP).

Hal itu disampaikan Dansat Brimob Polda Papua dalam keterangan pers yang diterima Galeripapua.com pada Minggu (28/7/2024) sore.

Baca Juga :  Cegah Inflasi, Pemkab Puncak Jaya Gelar Rakor Harga Sembako dan BBM

“Hari ini, saya dan tim yang terdiri dari Pak Dirkrimum dan Kasatgas ODC diperintahkan oleh Kapolda Papua untuk melaksanakan kegiatan investigasi di Puncak Jaya pasca terjadinya kerusuhan pada tanggal 16 Juli 2024,” ujarnya, Sabtu (27/7/2024).

Dikatakan, investigasi tersebut dilakukan untuk mengecek langsung penyebab masalah yang terjadi pada tanggal 16 Juli 2024.

“Hasilnya akan kami laporkan kepada Bapak Kapolda,” tuturnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika
Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:13 WIT

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Juni 2026 - 19:09 WIT

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:01 WIT

Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Berita Terbaru

Peresmian MCK sekolah di Pulau Karaka, Distrik Mimika Timur Jauh, Mimika, Papua Tengah, Senin (25/6/2026). (Foto: Istimewa/Polres Mimika)

Pendidikan

Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

Senin, 15 Jun 2026 - 19:19 WIT

Lebih dari 3000 Minuman keras ilegal yang berhasil diamankan dan dimusnahkan aparat gabungan dalam operasi pengawasan yang berlangsung sepanjang Januari hingga Juni 2026. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Sindikat Miras Ilegal Kuasai Jalur Logistik Mimika

Senin, 15 Jun 2026 - 19:13 WIT

Momen pemusnahan barang bukti minuman keras di Mapolres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Mimika, Papua Tengah, Senin (15/6/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 3.000 Liter Lebih Miras Ilegal

Senin, 15 Jun 2026 - 19:09 WIT