Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan Grasberg Dipulangkan ke Bandung

Ahmad

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, saat ditemui awak media di Graha Eme Neme Yauware usai apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026, Kamis (12/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, saat ditemui awak media di Graha Eme Neme Yauware usai apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026, Kamis (12/3/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Jenazah Simson Mulia, karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) yang menjadi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di area tambang terbuka Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dipulangkan ke kampung halamannya di Bandung, Jawa Barat, Kamis (12/3/2026) siang.

Pemulangan jenazah dilakukan melalui Bandara Mozes Kilangin Timika menggunakan pesawat Airfast dengan rute menuju Jakarta, sebelum selanjutnya diberangkatkan ke rumah duka di Jawa Barat.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, membenarkan pemulangan jenazah tersebut saat ditemui awak media usai memimpin apel gelar pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2026 di Graha Eme Neme Yauware, Kamis sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk korban meninggal dunia sudah diterbangkan ke rumah duka di daerah Jawa Barat dengan pengawalan petugas kepolisian,” kata Billy.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres juga meluruskan informasi awal terkait jumlah korban dalam insiden penembakan tersebut.

Ia menegaskan bahwa total korban berjumlah dua orang, bukan tiga seperti yang sempat beredar sebelumnya.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 2 Pengedar Obat Terlarang Dextromethorpan di Timika

“Korban itu satu meninggal dunia dan satu tuh hanya luka ringan karena loncat untuk menyelamatkan diri dan jatuh sehingga mengalami luka di tangan. Jadi, korban bukan tiga tapi dua,” terangnya.

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Rabu pagi, 11 Maret 2026, di area Jayapura Ex Pontil, kawasan tambang Grasberg. Korban Simson Mulia diketahui merupakan karyawan dari Departemen Eksplorasi PT Freeport Indonesia.

Berdasarkan keterangan awal saksi yang juga rekan korban, keduanya saat itu tengah melakukan pengukuran water level menggunakan kendaraan operasional.

Setelah menyelesaikan pekerjaan, korban sedang merapikan peralatan di bagian belakang kendaraan, sementara saksi berada di sisi kendaraan.

Tidak lama kemudian, terdengar suara tembakan. Saat saksi menoleh, ia mendapati korban sudah tergeletak di tanah dengan luka tembak di bagian kepala.

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut melalui radio komunikasi kepada Command Center untuk meminta bantuan.

Tim respons gabungan yang terdiri dari aparat keamanan dan tenaga medis segera menuju lokasi dan mengevakuasi korban ke RS ISOS Tembagapura (MP 68).

Baca Juga :  Dikunjungi Kemenko PMK, SMPN 9 Kwamki Narama Minta Bangun Ruang Kelas dan Perpustakaan

Namun, setibanya di rumah sakit sekitar pukul 10.40 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak di kepala bagian kanan yang menembus hingga telinga kiri.

Proses identifikasi dan visum luar dilakukan oleh personel Polsek Tembagapura yang dipimpin Wakapolsek IPTU Eksan Laane.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Tembagapura IPDA Akhmad Y. Wiratana melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Saat proses pengamanan berlangsung, sempat terjadi kontak tembak antara personel Brimob Satgas Amole dengan kelompok bersenjata di sekitar lokasi kejadian.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku penembakan yang diduga kuat merupakan anggota KKB yang berada di sekitar area Grasberg.

Polres Mimika juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Aparat keamanan berkomitmen meningkatkan pengamanan serta melakukan penegakan hukum guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Tembagapura dan Mimika secara luas.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika
Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi
8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua
Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam
Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar
Begal Merajalela di Mimika, Polres Bentuk Tim Khusus
Polisi Selidiki Dugaan Jaringan Narkoba di Jalan Pattimura Timika
Polres Mimika Musnahkan Sabu Rp900 Juta, Tren Narkoba Melonjak Tajam

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:35 WIT

Polisi Ungkap Kronologi Penganiayaan di Jalan Perintis Timika

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:06 WIT

Polemik Pemilihan Ketua RT di Mimika, Lurah Perintis Resmi Diadukan ke 5 Instansi

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:53 WIT

8 Anggota OPM Kiwirok Kembali ke NKRI, Warga Sambut Harapan Baru Perdamaian Papua

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:45 WIT

Polisi Tangkap Pelaku Begal Ponsel di Mimika Kurang dari 24 Jam

Senin, 8 Juni 2026 - 15:31 WIT

Kejari Mimika Selidiki Dugaan Korupsi Pembangunan Rumah di Hoya Senilai Rp8,7 Miliar

Berita Terbaru