Anggota KUPS Apiriyu Ikuti Pelatihan Penyusunan Dokumen Rencana Bisnis

Ahmad

Selasa, 14 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama pada pembukaan kegiatan pelatihan penyusunan rencana bisnis kelompok usaha Ekowisata Mangrove Pigapu Kampung Pigapu, di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Selasa (14/5/2024), (Foto: Istimewa)

Foto bersama pada pembukaan kegiatan pelatihan penyusunan rencana bisnis kelompok usaha Ekowisata Mangrove Pigapu Kampung Pigapu, di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Selasa (14/5/2024), (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Anggota Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Apiriyu, Kampung Pigapu mengikuti pelatihan penyusunan rencana bisnis kelompok usaha Ekowisata Mangrove Pigapu, di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Timika, Papua Tengah, Selasa (14/5/2024).

Community Development Yayasan Ekologi Sahul Lestari, Simon Perez menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi dan melakukan supervisi penyusunan dokumen Rencana Pengembangan Usaha Ekowisata Mangrove Pigapu yang dikerjakan oleh konsultan.

Simon mengatakan, kegiatan ini juga dilaksanakan sebagai wadah peningkatan kapasitas SDM bagi anggota kelompok Usaha Apiriyu terkait Rencana Pengembangan Usaha Ekowisata Mangrove.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu juga, untuk memastikan partisipasi perempuan dan anak muda secara aktif dalam pelatihan Rencana Pengembangan Usaha dan Pemasaran bagi KUPS.

“Sehingga teman-teman kelompok usaha mereka bisa mempunyai suatu dokumen dasar dalam menggerakkan usaha Ekowisata mereka ke depannya. Ini pelatihan sekaligus teman-teman melakukan penyusunan dokumennya,” ungkap Simon.

Baca Juga :  Dinas Sosial Mimika Gelar Sosialisasi Kampung Kelurahan Peduli Anak

KUPS Apiriyu sendiri merupakan salah satu kelompok usaha dibawah Lembaga Desa (LD) Pigapu, yang bergerak dengan memanfaatkan potensi hutan desa khususnya jasa lingkungan Ekowisata Mangrove.

Simon menjelaskan, suatu usaha yang akan dibangun, dikembangkan dan dijalankan harus memiliki perencanaan bisnis sebagai dasar.

Oleh karena itu, kata Simon, salah satu cara agar suatu bisnis atau usaha tidak mengalami stagnansi bahkan penurunan adalah dengan melakukan sebuah evaluasi bisnis dengan proses yang terus menerus dan saling berkesinambungan.

KUPS Apiriyu (Ekowisata Mangrove) telah dibentuk dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan dan Pertanahan Provinsi Papua Tengah Nomor 522/139/DLHKP/VI/2023.

Mereka disebutnya belum memiliki Rencana Bisnis pengembangan ekowisata mangrove yang akan digunakan sebagai dasar dalam membangun, mengembangkan dan menjalankan usaha, sehingga perencanaan bisnis merupakan hal penting yang merupakan pokok dari bisnis atau usaha yang harus dimiliki oleh KUPS Apiriyu pada LD Pigapu.

Baca Juga :  Freeport Kembangkan Talenta Muda Papua Lewat Pelatihan Digital

Simon berharap, kegiatan ini nantinya menghasilkan dokumen Rencana Pengembangan usaha Ekowisata Mangrove Pigapu kelompok usaha Apiriyu dan meningkatnya kapasitas SDM anggota KUPS dalam memahami Penyusunan Rencana Pengembangan Usaha dan Pemasaran Ekowisata Mangrove.

Selain itu juga agar adanya partisipasi perempuan dan anak muda secara aktif dalam Pelatihan Penyusunan Rencana Pengembangan Usaha dan Pemasaran bagi KUPS.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Yayasan Ekologi Sahul Lestari (YESL) melalui program Perhutanan Sosial Perempuan dan Generasi Muda (PS-PGM) yang dengan dukungan Packard Foundation yang bertujuan untuk membuat suatu perencanaan bisnis yang baik sebagai dasar suatu bisnis atau usaha.

YESL dalam kegiatan ini menggandeng konsultan dari Marhani Digital sebagai narasumber.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disperindag Mimika Sidak Pasar, Temukan Harga Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu
Disperindag Mimika Gelar Pasar Murah Jelang Idulfitri, Warga Rela Antre Panjang
Sidak SPBU di Mimika, Pertamina–Disperindag Perketat Pengawasan BBM Subsidi
TNI Gelar Bazar Ramadhan di Timika, Bantu Warga Dapatkan Sembako Murah
Konsolidasi Pendidikan Papua Tengah 2026 Digelar, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Mimika Tanam Jagung Kuartal I 2026
Pramuka SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura Bagikan Takjil di Jalanan Kota
Sinode GKI Resmikan Unit Usaha Amazing Grace Hotel di Papua

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 14:03 WIT

Disperindag Mimika Sidak Pasar, Temukan Harga Cabai Rawit Tembus Rp120 Ribu

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:32 WIT

Sidak SPBU di Mimika, Pertamina–Disperindag Perketat Pengawasan BBM Subsidi

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:12 WIT

TNI Gelar Bazar Ramadhan di Timika, Bantu Warga Dapatkan Sembako Murah

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:08 WIT

Konsolidasi Pendidikan Papua Tengah 2026 Digelar, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:53 WIT

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Mimika Tanam Jagung Kuartal I 2026

Berita Terbaru

Jenazah korban dievakuasi dari Kali Kabur, Mile 30 Tanggul Barat, areal PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/3/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Mile 30 Mimika

Rabu, 18 Mar 2026 - 23:00 WIT