Bentrok Antar Pendukung Paslon Bupati Puncak Jaya, Polisi Kena Panah

Endy Langobelen

Kamis, 6 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat kepolisian berupaya menghentikan aksi saling serang antar pendukung paslon bupati di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (5/3/2025). (Foto: Istimewa/Humas Polres Puncak Jaya)

i

Aparat kepolisian berupaya menghentikan aksi saling serang antar pendukung paslon bupati di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Rabu (5/3/2025). (Foto: Istimewa/Humas Polres Puncak Jaya)

PUNCAK JAYA – Bentrok antara massa pendukung pasangan calon (paslon) bupati nomor urut 01 dan 02 kembali terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Rabu (5/3/2025).

Seperti yang diketahui, sehari sebelumnya, pertikaian yang dimulai sejak Senin (3/3/2025) tersebut telah berhasil diredam dan dilerai oleh aparat. Namun, kini, kedua massa kembali bersitegang melakukan aksi saling serang.

Kepala Kepolisian Resor Puncak Jaya, AKBP Kuswara, bersama ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polres Puncak Jaya dan Brimob BKO Puncak Jaya langsung terjun ke TKP untuk membubarkan aksi saling serang tersebut.

Baca Juga :  Bentrok Pilkada Puncak Jaya: 12 Orang Meninggal, 91 Terluka, Ratusan Rumah Dibakar

Kuswara saat dikonfirmasi mengatakan bahwa aksi saling serang itu berlangsung dari pagi hingga sore hari di Pertigaan Kantor Distrik Pagaleme, Kampung Pagaleme.

“Kami sudah berupaya untuk terus mengimbau kepada kedua kubu untuk menghentikan aksi saling serang dengan memukul mundur kedua massa menggunakan gas air mata sembari kami tetap memberikan imbauan-imbauan untuk tidak berperang,” kata Kuswara.

Alhasil, pihaknya berhasil melerai dan menghentikan pertikaian di antara kedua massa pendukung.

“Saat ini, situasi di wilayah hukum Kabupaten Puncak Jaya sudah mulai aman kondusif. Namun, dari kedua kubu masih tetap berjaga-jaga sehingga kami harapkan kepada semua masyarakat agar tetap berhati-hati menyikapi perkembangan situasi saat ini,” jelas AKBP Kuswara.

Baca Juga :  Komplotan Perampok Lintas Provinsi Ditangkap, Ini Deretan BB yang Diamankan Polisi

Dikatakan bahwa sampai dengan saat ini, pihaknya masih mendata jumlah korban jiwa maupun korban luka-luka akibat terkena panah.

“Masih kami data baik dari kubu 01 maupun 02. Satu personel kami yakni dari Brimob BKO juga terkena panah di paha. Namun, kondisinya sudah membaik dan saat ini, anggota kami masih siaga dan berjaga-jaga untuk mengantisipasi aksi susulan terjadi,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT