Dinkes Mimika Genjot Kapasitas Nakes Tekan Kasus Campak dan PD3I

Ahmad

Senin, 28 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Linus Dumatubun, menyampaikan sambutannya pada pembukaan kegiatan pelatihan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Deteksi Dini PD3I, serta Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) yang digelar di Hotel Swiss-Belhotel Timika, Senin (28/9/2026). (Foto: Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika)

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Linus Dumatubun, menyampaikan sambutannya pada pembukaan kegiatan pelatihan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Deteksi Dini PD3I, serta Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) yang digelar di Hotel Swiss-Belhotel Timika, Senin (28/9/2026). (Foto: Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika)

MIMIKA – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika menggembleng kemampuan teknis para tenaga kesehatan di wilayahnya. Langkah ini diambil guna mempercepat capaian cakupan imunisasi, memperketat deteksi dini penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), serta mengoptimalkan pemantauan kesehatan balita di tingkat masyarakat.

Penguatan kapasitas tersebut diwujudkan melalui pelatihan Pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Deteksi Dini PD3I, serta Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) yang digelar di Hotel Swiss-Bellin Hotel Timika, Senin (28/9/2026).

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit (P2) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Linus Dumatubun, menegaskan pentingnya pembenahan kualitas pelayanan kesehatan dasar untuk membendung penularan penyakit mematikan pada anak.

“Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang penting untuk mencegah penyakit, kecacatan, hingga kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” jelas Linus dalam keterangannya kepada media ini, Senin malam.

Ia menambahkan, ketajaman sistem surveilans PD3I di lapangan menjadi kunci utama pencegahan wabah. Respons cepat terhadap penemuan kasus dinilai krusial agar ancaman potensi Kejadian Luar Biasa (KLB) dapat langsung diredam.

“Imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan yang penting untuk mencegah penyakit, kecacatan, hingga kematian akibat penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi,” jelas Linus.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mencatat, sepanjang Januari hingga Mei 2026, terdeteksi sebanyak 38 laporan kasus suspek campak-rubela di Mimika. Dari jumlah tersebut, efektivitas investigasi kasus terbilang responsif dengan capaian 97 persen berhasil diinvestigasi dalam waktu kurang dari tujuh hari.

Baca Juga :  Wabah ASF Merajalela di Mimika, Jumlah Babi Mati Capai 245 Ekor

Pelatihan ini berfokus pada peningkatan keterampilan praktis tenaga kesehatan, mulai dari penggunaan Buku KIA sebagai instrumen edukasi dan pemantauan status gizi serta imunisasi, mekanisme pencatatan dan pelaporan PD3I yang terintegrasi, hingga penanganan balita sakit berstandar MTBS.

Program ini terlaksana atas dukungan Department of State Amerika Serikat (U.S. DoS) melalui CORE Group Partners Project (CGPP), yang diimplementasikan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) berkolaborasi dengan Pemerintah Indonesia.

Melalui kemitraan ini, Dinkes Mimika menargetkan peningkatan keterlibatan masyarakat dalam mengenali serta melaporkan gejala awal penyakit menular secara dini.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinas Kesehatan Mimika Bekali Kader Posyandu Deteksi Dini Penyakit Balita
LKC Dompet Dhuafa Papua Akhiri Program Kesehatan Empat Tahun di Holtekamp
67 Kasus Kusta Ditemukan di Mimika hingga Agustus 2026
Menahan Gelombang Malaria di Mimika
Pemkab Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC
Hampir 1 Juta Orang Dites, 116.606 Kasus Malaria Ditemukan di Mimika
Evaluasi Program Pusjaki dan Kaka Sehat, Dinkes Mimika Tekankan Hal Ini
Dinkes Mimika Perkuat Mutu Layanan Kesehatan Melalui Pelatihan ILP dan Orientasi Keselamatan Pasien

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 20:24 WIT

Dinas Kesehatan Mimika Bekali Kader Posyandu Deteksi Dini Penyakit Balita

Kamis, 24 September 2026 - 12:34 WIT

LKC Dompet Dhuafa Papua Akhiri Program Kesehatan Empat Tahun di Holtekamp

Rabu, 23 September 2026 - 15:11 WIT

67 Kasus Kusta Ditemukan di Mimika hingga Agustus 2026

Selasa, 22 September 2026 - 23:15 WIT

Menahan Gelombang Malaria di Mimika

Kamis, 17 September 2026 - 19:14 WIT

Pemkab Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC

Berita Terbaru

Bupati Johannes Rettob melantik Tim Reaksi Cepat (TRC) di Hotel Serayu, Senin (28/9/2026). (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

Bupati Mimika Lantik 80 Anggota TRC, Wujud Siaga Bencana

Senin, 28 Sep 2026 - 20:56 WIT