MIMIKA – Dorongan untuk memperbaiki tata kelola keuangan di sektor kesehatan kian gencar dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika.
Melalui sosialisasi penyusunan laporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), pemerintah daerah berupaya memastikan setiap fasilitas kesehatan memiliki laporan yang akurat, transparan, dan tepat waktu.
Kegiatan yang digelar di Ballroom Hotel Grand Tembaga, Jumat (8/8/2025), itu menghadirkan tim penanggung jawab BLUD dari Universitas Indonesia.
Pesertanya meliputi pejabat teknis Dinkes, para kepala puskesmas se-Kabupaten Mimika, penanggung jawab BLUD di masing-masing puskesmas, serta perwakilan Rumah Sakit Waa Banti.
Ketua Panitia, Farida, dalam laporannya menyebutkan Pemkab Mimika melalui Dinkes telah membentuk 16 unit kerja kesehatan yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan BLUD (PPK-BLUD).
Model ini memberi fleksibilitas dalam pengelolaan, yang didukung tujuh Peraturan Bupati: mulai dari sumber daya manusia, remunerasi, pengadaan barang dan jasa, kerja sama, tarif layanan, penggunaan SILPA, hingga pinjaman dan investasi.
“Selain diberikan keleluasaan fleksibilitas, BLUD puskesmas juga memiliki kewajiban meningkatkan kualitas pelayanan publik, meningkatkan kinerja keuangan, dan meningkatkan kinerja manfaat,” kata Farida.
Ia berharap sosialisasi ini menghasilkan dokumen laporan keuangan Semester I dari seluruh fasilitas kesehatan yang sudah menerapkan PPK-BLUD.
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Kabupaten Mimika, Yakobus Kareth, menilai penerapan PPK-BLUD di fasilitas kesehatan merupakan langkah yang tepat di tengah meningkatnya tuntutan kualitas layanan publik.
Menurut Yakobus, pengelolaan keuangan di 13 puskesmas berstatus BLUD di Mimika menjadi tanggung jawab langsung para kepala puskesmas.
“Setelah urusan-urusan kemanusiaan, baru kita bisa menikmati mencakup pembangunan lainnya,” ujarnya.
Melalui penguatan tata kelola keuangan ini, Dinkes Mimika berharap pelayanan kesehatan di wilayahnya tak hanya semakin efisien, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan lebih sigap dan profesional.










