Disinformasi Penculikan Anak di Facebook Picu Pemalangan Jalan di Mimika

Ahmad

Selasa, 15 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalangan di Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yakni Kampung Kaugapu dan pertigaan Kampung Mioko, pada Selasa (1/9/2026). (Foto: Istimewa)

Pemalangan di Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yakni Kampung Kaugapu dan pertigaan Kampung Mioko, pada Selasa (1/9/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Penyebaran disinformasi mengenai dugaan penculikan anak di media sosial Facebook memicu aksi pemalangan jalan oleh warga di dua lokasi di Distrik Mimika Tengah, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (15/9/2026).

Kepolisian Resor Mimika mengonfirmasi seluruh pelajar yang sempat dihadang kelompok orang tak dikenal (OTK) selamat tanpa cedera fisik, meskipun mengalami trauma.

Aksi pemalangan jalan sempat melumpuhkan arus lalu lintas di Kampung Kaugapu RT 04 serta pertigaan Kampung Mioko sejak pagi hingga siang hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Barikade yang dibuat dari balok kayu, batang pohon, dan ranting hutan tersebut akhirnya dibongkar secara sukarela oleh warga setelah kepolisian bersama pihak medis memberikan klarifikasi bahwa tidak ada korban yang diculik maupun dibacok.

Kasi Humas Polres Mimika Iptu Amir Rado menjelaskan bahwa situasi memanas saat kabar adanya penculikan dan penganiayaan siswa beredar di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Pelaku Utama Curat di Mimika Sempat Melawan, Dibekuk Polisi di Rumah Orang Tua

“Saat proses mediasi berlangsung, sempat beredar rumor bahwa seorang pelajar hilang diculik dan mengalami penganiayaan,” ujar Iptu Amir, Selasa sore.

Insiden pengadangan itu sendiri terjadi sekitar pukul 06.30 WIT di pertigaan Kampung Mioko.

Saat empat pelajar—masing-masing GM (16), FM (17), VE (16), dan PM (19)—sedang menunggu bus sekolah, dua unit mobil Avanza hitam tanpa pelat nomor datang dari arah Lapas Kuala Kencana.

Lima pria bertopeng sebo, berpakaian hitam, serta menyelipkan parang di pinggang turun dari kendaraan dan langsung mengejar para siswa tanpa berbicara.

Keempat siswa tersebut berhasil meloloskan diri dengan berlari dan bersembunyi di dalam hutan hingga kondisi aman.

Penelusuran gabungan Polsek Mimika Timur bersama warga serta penanganan dari Kepala Puskesmas Atuka, Irma Dawenan, di Pustu Mioko memastikan seluruh korban selamat dan tidak mengalami luka fisik.

Baca Juga :  Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka

“Meski tidak mengalami pembacokan seperti isu yang beredar di media sosial, para korban mengalami trauma pascakejadian,” ungkap Amir.

Eskalasi dilaporkan bermula sekitar pukul 08.50 WIT ketika Kapolsek Mimika Timur Iptu Alex Soumalena menerima laporan aksi pemalangan di Kaugapu.

Personel kepolisian tiba di lokasi pada pukul 09.55 WIT sebelum melanjutkan pergerakan ke pertigaan Kampung Mioko pada pukul 10.35 WIT untuk melakukan tindakan persuasif dan memediasi warga yang terprovokasi isu liar di media sosial.

Setelah mendapat kepastian mengenai keselamatan para pelajar, warga secara mandiri membongkar barikade di pertigaan Mioko Longpon pada pukul 12.30 WIT.

Petugas kemudian bertolak kembali ke Kampung Kaugapu untuk memfasilitasi pembukaan palang jalan. Tepat pukul 13.00 WIT, seluruh akses jalan resmi dibuka kembali dan situasi lalu lintas kembali lancar.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pria Tewas di Dalam Sumur di Mimika, Diduga Akibat Kekurangan Oksigen
Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hiripau Mimika
Diduga Hilang Kendali, Mobil Terbakar Usai Tabrak Pembatas Jalan di Sentani
Januari Hingga Agustus 2026, 26 Nyawa Melayang di Mimika Akibat Kecelakaan Lalu Lintas
Freeport Sebut Kebakaran Hutan Tembagapura di Luar Area Operasionalnya
Kebakaran Hutan Melanda Pegunungan di Tembagapura Mimika
Pelajar di Mimika Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Polisi Usut Penyebab Kematian
TNI Sebut 2 Anggota OPM Kodap Sorong Raya Tewas dalam Kontak Tembak di Maybrat

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 17:35 WIT

Dua Pria Tewas di Dalam Sumur di Mimika, Diduga Akibat Kekurangan Oksigen

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:35 WIT

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Hiripau Mimika

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:49 WIT

Diduga Hilang Kendali, Mobil Terbakar Usai Tabrak Pembatas Jalan di Sentani

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:14 WIT

Januari Hingga Agustus 2026, 26 Nyawa Melayang di Mimika Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:43 WIT

Freeport Sebut Kebakaran Hutan Tembagapura di Luar Area Operasionalnya

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT