MIMIKA – Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Mimika melaksanakan intensifikasi pangan menjelang hari raya Idul Fitri 1445 hijriah.
Intensifikasi pagan tersebut dilakukan pada sejumlah distributor yang tersebar di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Sejauh ini, tercatat ada 9 distributor terbesar di Mimika telah didatangi Loka POM untuk kegiatan intensifikasi pangan tersebut dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Mimika, dalam hal ini Dinas Kesehatan.
Kepala Loka POM Kabupaten Mimika, Marselino F. Paepasadea, mengatakan dari 9 distributor yang didatangi sejak tahap pertama hingga tahap ke tiga, belum ada temuan berbahaya.
“Hasil-hasil yang kami peroleh dari beberapa sarana, kami perlu mengucap syukur karena sampai saat ini, belum ada temuan-temuan berupa pangan rusak, pangan cacat, pangan kadaluarsa, maupun pangan tanpa izin edar,” kata Marselino saat ditemui di salah satu distributor di Jalan Yos Sudarso, Timika, Rabu (20/3/2024).
Kegiatan ini dilaksanakan mengingat tingkat kebutuhan masyarakat terkait produk pangan menjelang hari raya kerap kali meningkat.
Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk pangan yang beredar di masyarakat aman, bermutu, dan bermanfaat.
Marselino mengatakan, meski belum ditemukan adanya pangan dengan klasifikasi di atas, namun para pengusaha harus memperhatikan tata cara pendistribusian pangan yang baik sehingga mutu dari pangan yang didistribusikan dapat terjaga, bermanfaat, dan layak untuk dikonsumsi.
Kemudian kepada masyarakat, Marselino berpesan agar tetap cerdas dalam memilih kebutuhan yang hendak dibeli dengan memperhatikan prinsip-prinsip Cek Klik (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar dan Cek Kadaluarsa).
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Dinas Kesehatan) atas keterlibatannya dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan sampai dengan tahap terakhir, tidak ada temuan-temuan yang sifatnya mengganggu sistem distribusi,” tutur Marselino.
Untuk diketahui, kegiatan ini akan terus dilakukan hingga tahap akhir di pertengahan bulan April 2024. Marselino berharap, para pelaku usaha (distributor) senantiasa menjaga mutu produk yang didistribusikan.










