MIMIKA — Komunitas Kopi Timuka menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Mimika setelah 30 pelaku usaha kopi lokal berhasil menyelesaikan kegiatan pengembangan kompetensi dan kapasitas kecil berbasis SKKNI Skema Coffee Cupping pada 6–8 November 2025.
Pelatihan yang digelar Kementerian UMKM, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kopi tersebut terselenggara berkat kolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tengah pesatnya perkembangan industri kopi di wilayah Mimika.
Perwakilan Komunitas Timuka, Renzo, mengatakan pihaknya berterima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada para pelaku usaha kopi untuk meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi resmi.
“Kami Komunitas Kopi Timuka mengucapkan terima kasih kepada Kementerian UMKM, Pemkab Mimika dalam hal ini Dinas Koperasi dan UKM serta LSP Indonesia yang telah memberikan kami kesempatan untuk pelatihan,” ujar Renzo kepada media ini, Minggu (30/11/2025).
Renzo berharap ilmu yang diperoleh dalam pelatihan tersebut dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas usaha kopi di Mimika. Ia juga meminta pemerintah daerah untuk terus memberikan dukungan yang merata kepada seluruh pengusaha kopi.
Menurut pemilik Kafe Kopi Mulo itu, bantuan pemerintah selama ini sudah dirasakan, namun belum menyentuh semua pelaku usaha. Ia berharap ke depan pemerintah dapat memperluas dukungan melalui program yang lebih inklusif.
“Jadi harapan kami, saya mewakili teman-teman pasti semua berharap yang sama bahwa Pemda bisa memperhatikan kami lagi, serta dapat memberi ruang bagi kami seperti menyelenggarakan festival kopi atau lomba-lomba untuk barista untuk mengasah kemampuannya,” tutupnya.










