Stok Beras Timika 1.513 Ton, Bulog Pastikan Cukup Tiga Bulan

Ahmad

Selasa, 3 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Timika, Dedy Wahyudi. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Timika, Dedy Wahyudi. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Perusahaan Umum Bulog Kantor Cabang Timika memiliki cadangan beras sebanyak 1.513 ton pada awal Maret 2026. Stok tersebut terdiri atas 1.500 ton beras medium kategori Public Service Obligation (PSO) dan 13 ton beras premium yang tersimpan di gudang Bulog Timika untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten Mimika serta wilayah penyaluran sekitarnya.

Saat ini, Bulog Timika menguasai 1.500 ton beras medium atau Public Service Obligation (PSO) serta 13 ton beras premium. “Stok yang kami kuasai saat ini sangat cukup untuk kebutuhan tiga bulan ke depan,” kata Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Timika Dedy Wahyudi di Mimika, Selasa, 3 Maret 2026.

Memasuki Maret 2026, Bulog mulai menyalurkan jatah rutin bagi aparatur sipil negara (ASN) golongan anggaran serta personel TNI dan Polri. Penyaluran program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga telah berjalan untuk menjaga harga beras tetap terjangkau di pasar.

Untuk tahun anggaran 2026, Badan Pangan Nasional menugaskan penyaluran SPHP sebanyak 800 ribu ton secara nasional. Di wilayah kerja Timika, penyaluran SPHP dimulai sejak Senin, 2 Maret 2026. Seluruhnya menggunakan beras medium dari stok PSO.

Rata-rata penyaluran beras medium di wilayah kerja Bulog Timika mencapai 400-450 ton per bulan. Sekitar 300 ton dialokasikan untuk golongan anggaran Aparatur Sipil Negara dan TNI-Polri, sedangkan 100-150 ton untuk program SPHP di pasar.

Menjelang masa panen raya di daerah produsen seperti Jawa dan Sulawesi pada akhir Maret, Bulog Timika akan menerima tambahan pasokan sekitar 2.000 ton beras. Tambahan ini ditujukan untuk memperkuat cadangan pangan di wilayah non-surplus seperti Papua.

Baca Juga :  Visi Misi Sejalan, Warga Muslim SP2 Timika Nyatakan Dukungan ke Paslon AIYE

“Akhir bulan ini dijadwalkan masuk sekitar 2.000 ton. Tambahan ini juga membantu pengaturan ruang gudang di wilayah pengadaan,” ujar Dedy.

Selain melayani kebutuhan Kabupaten Mimika, Bulog Timika juga mendistribusikan beras ke Kabupaten Puncak dan Kabupaten Yahukimo, terutama untuk kuota rutin ASN.

Tak hanya beras, Bulog Timika menyimpan gula pasir sebanyak 37 ton serta minyak goreng premium merek Letizia kemasan 5 liter sebanyak 1.300 liter.

Dedy mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. Menurut dia, stok bahan pangan pokok di Mimika dan wilayah sekitarnya dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantuan Pembuatan Kandang Dukung Pengembangan Ternak Babi Abelom Kogoya
Daya Rusak El Nino dan Kabut Asap di Mimika: Ancaman Gagal Panen Petani Hidroponik
Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah
Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri
Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat
Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIT

Bantuan Pembuatan Kandang Dukung Pengembangan Ternak Babi Abelom Kogoya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:04 WIT

Daya Rusak El Nino dan Kabut Asap di Mimika: Ancaman Gagal Panen Petani Hidroponik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:51 WIT

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Berita Terbaru