Penduduk Miskin Mimika Berkurang, Tapi Garis Kemiskinan Terus Naik

Minggu, 11 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi angka Kemiskinan Kabupaten Mimika. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen regenerated by OpenAI)

Ilustrasi angka Kemiskinan Kabupaten Mimika. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen regenerated by OpenAI)

MIMIKA — Persentase penduduk miskin di Kabupaten Mimika pada Maret 2025 tercatat sebesar 13,70 persen, mengalami penurunan 0,48 persen poin dibandingkan Maret 2024 yang berada di angka 14,18 persen.

Penurunan ini menandai perbaikan kondisi kesejahteraan sebagian warga, meski tantangan ekonomi belum sepenuhnya mereda.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin di Mimika pada Maret 2025 mencapai 31,31 ribu orang, berkurang sekitar 780 orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artinya, dari setiap 100 penduduk Mimika, sekitar 13 hingga 14 orang masih hidup di bawah garis kemiskinan .

Menariknya, meski angka kemiskinan menurun, Garis Kemiskinan justru mengalami kenaikan. Pada Maret 2025, garis kemiskinan Mimika tercatat sebesar Rp1.166.466 per kapita per bulan, meningkat sekitar 6,12 persen dibandingkan Maret 2024.

Baca Juga :  Harga Daging di Mimika Naik Jelang Nataru

Kondisi itu menunjukkan bahwa biaya minimum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terus bertambah .

Secara regional, Mimika menjadi kabupaten dengan persentase penduduk miskin terendah di Provinsi Papua Tengah, jauh di bawah rata-rata provinsi yang mencapai 28,90 persen.

Sebaliknya, beberapa daerah lain seperti Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya masih mencatat tingkat kemiskinan di atas 35 persen .

Dari sisi kualitas kemiskinan, BPS mencatat Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) di Mimika turun dari 3,82 pada Maret 2024 menjadi 3,65 pada Maret 2025.

Penurunan itu mengindikasikan jarak rata-rata pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin menyempit.

Baca Juga :  3 Narapidana di Timika Kabur, 1 Pelaku Mutilasi Warga Nduga

Namun, Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) justru naik tipis dari 1,42 menjadi 1,45, menandakan masih adanya ketimpangan pengeluaran di antara kelompok penduduk miskin .

BPS menjelaskan, pengukuran kemiskinan dilakukan dengan pendekatan basic needs, yakni kemampuan ekonomi penduduk dalam memenuhi kebutuhan dasar makanan dan nonmakanan.

Data tersebut dihimpun melalui Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dilaksanakan pada Maret 2025 .

Penurunan angka kemiskinan ini menjadi sinyal positif bagi Mimika, namun kenaikan garis kemiskinan menunjukkan bahwa upaya pengendalian harga, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan daya beli masyarakat masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah ke depan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah
Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri
Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat
Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan
Menjelang Tiga Dekade Mimika: Menguji Resiliensi UMKM dan Ambisi Ekonomi Papua Tengah
Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:51 WIT

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:22 WIT

Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Berita Terbaru

Kebakaran hutan terjadi di kawasan pegunungan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook Anak Tambang Papua)

Peristiwa

Kebakaran Hutan Melanda Pegunungan di Tembagapura Mimika

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:19 WIT