Kurikulum Merdeka Tumbuhkan Kreativitas Peserta Didik SD Negeri Inauga Sempan Mimika

Ahmad

Jumat, 2 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Karya kreativitas siswa-siswi SD Negeri Inauga Sempan yang dipamerkan pada kegiatan Gelar Karya dan Pentas Seni di halaman sekolah. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

i

Karya kreativitas siswa-siswi SD Negeri Inauga Sempan yang dipamerkan pada kegiatan Gelar Karya dan Pentas Seni di halaman sekolah. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Sejak tahun 2022 silam, SD Negeri Inauga Sempan, Mimika, Papua Tengah telah menerapkan proses pembelajaran dengan adaptasi Kurikulum Merdeka.

Pada pelaksanaannya, para peserta didik SD Negeri Inauga Sempan tampak antusias dalam menjalani proses pembelajaran bersama guru.

Hal ini tidak terlepas dari Kurikulum Merdeka Belajar yang memberikan keleluasaan kepada pendidik dan peserta didik untuk menentukan cara, tujuan, dan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan, minat, dan bakat mereka.

Kepala Sekolah SD Negeri Inauga Sempan, Diana Domakubun, S.Pd., M.Pd, menerangkan kurikulum ini menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa, dengan tujuan mengembangkan potensi mereka secara holistik.

Dalam Kurikulum Merdeka sekolah, guru dan siswa diberikan fleksibilitas dalam merancang, mengelola, dan mengevaluasi proses pembelajaran.

Baca Juga :  PTFI Sosialisasikan Pentingnya BK3N ke Para Pelajar di Mimika

Diana mengatakan, Kurikulum Merdeka ini berfokus pada kebutuhan, minat, dan bakat peserta didik sehingga mereka dapat belajar dengan lebih efektif dan bermakna.

“Kurikulum Merdeka ini anak-anak itu lebih senang karena banyak aktivitas baik di dalam kelas, juga kami menggunakan lingkungan belajarnya di luar kelas sehingga anak-anak itu lebih bersemangat dalam belajar,” terangnya saat ditemui, Rabu (30/4/2025).

Kurikulum Merdeka menyederhanakan kurikulum sebelumnya yang dianggap cukup rumit dan kurang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Itulah sebabnya, SD Negeri Inauga Sempan lebih mengutamakan pembelajaran berbasis proyek untuk mengembangkan soft skills dan karakter sesuai dengan profil pelajar Pancasila atau yang dikenal dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Selain itu, kata Diana, kurikulum tersebut berfokus pada materi esensial sehingga peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.

Baca Juga :  Harga Beras Bermerk di Mimika Naik, Pengecer Mengeluh Penjualan Menurun

Kemudian, juga menyediakan pembelajaran intrakurikuler yang beragam, di mana konten akan disajikan secara optimal agar peserta didik dapat lebih optimal dalam belajar.

Terkait dengan penyesuaian para guru tentang Kurikulum Merdeka, Diana mengatakan bahwa para guru di SD Negeri Inauga Sempan dalam menjalankan proses belajar mengajar sehari-harinya berjalan aman dan lancar.

Menurut Diana, menjadi seorang guru tentu harus siap beradaptasi dengan perkembangan zaman, secara khusus kurikulum yang bersentuhan langsung dengan proses belajar mengajar di kelas.

“Kalau untuk guru-guru penyesuaian kurikulum itu wajib. Semua guru harus mengikuti perkembangan, jadi walaupun ada perubahan kurikulum tapi guru sudah harus siap,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendidikan Kunci Masa Depan, Pemprov Papua Tengah Bagikan 200 Laptop untuk Pelajar
Mahasiswa Pascasarjana UNAIM Wamena Sukses Tuntaskan Lokakarya Asia Tenggara
TIFA Creative Berbagi Inspirasi Seni dan Budaya Papua di Kampus STIS Mutiara Tual
Nurhaidah Nawipa Pimpin 8 Istri Bupati Papua Tengah Tuntaskan PR Fondasi Pendidikan
20 Sekolah di Mimika Jadi Sasaran Program Revitalisasi, Bupati Sesalkan Hal Ini
IMPAS Education ke-13 Hadir di Mimika: Dorong Transformasi Digital di Tanah Papua
600 OAP dan Labeti di Mimika Ikuti Pelatihan Kerja, Disiapkan Jadi Tenaga Kompeten
Langkah Kecil Vera Kogoya, Menyalakan Terang Papua Tengah

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:58 WIT

Pendidikan Kunci Masa Depan, Pemprov Papua Tengah Bagikan 200 Laptop untuk Pelajar

Minggu, 2 November 2025 - 11:10 WIT

Mahasiswa Pascasarjana UNAIM Wamena Sukses Tuntaskan Lokakarya Asia Tenggara

Jumat, 31 Oktober 2025 - 19:59 WIT

TIFA Creative Berbagi Inspirasi Seni dan Budaya Papua di Kampus STIS Mutiara Tual

Jumat, 3 Oktober 2025 - 16:17 WIT

Nurhaidah Nawipa Pimpin 8 Istri Bupati Papua Tengah Tuntaskan PR Fondasi Pendidikan

Rabu, 1 Oktober 2025 - 16:39 WIT

20 Sekolah di Mimika Jadi Sasaran Program Revitalisasi, Bupati Sesalkan Hal Ini

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT