Kembangkan SDM Papua, Uncen Gandeng PTFI Beri Kuliah Umum Peluang Kerja

Senin, 19 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama dalam kegiatan kuliah umum dan pelatihan peningkatan kapasitas mahasiswa Uncen di Aula FISIP Uncen, Jayapura, Papua. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

Foto bersama dalam kegiatan kuliah umum dan pelatihan peningkatan kapasitas mahasiswa Uncen di Aula FISIP Uncen, Jayapura, Papua. (Foto: Istimewa/Corporate Communication PTFI)

JAYAPURA – Universitas Cenderawasih (Uncen) menggandeng PT Freeport Indonesia (PTFI) dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) Papua yang berbasis budaya.

Sebagai langkah awal, Uncen menggelar kuliah umum dan pelatihan peningkatan kapasitas untuk mahasiswa FISIP Uncen selama dua hari, Jumat-Sabtu (16-17/2/2024), di Aula FISIP Uncen, Jayapura, Papua.

Adapun tema yang diangkat yakni “Pembangunan SDM Berbasis Budaya Papua: Overview Budaya Papua, Peluang Tenaga Kerja, Manajemen PT Freeport Indonesia”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara pembicara pada kuliah umum ini di antaranya Pakar Antropologi Uncen, Profesor Dr. Fredrik Sokoy, S.Sos., M.Sos; Vice President Papuan Affairs PTFI, Soleman Faluk; Tenaga Ahli Corporate Communication PTFI, Kerry Yarangga; dan Tim External Corporate Communication PTFI, Arland Suruan.

Dekan FISIP Uncen, Marlina Flassy, menyebut pihaknya sangat mendukung terkait pembangunan SDM Papua.

“Uncen sangat concern terhadap pembangunan SDM Papua dan mempersiapkan mahasiswa memasuki usia angkatan kerja. Untuk itu, FISIP menggandeng perusahaan (PTFI) untuk memberikan pandangan terkait peluang kerja bagi mahasiswa ketika lulus nanti,” ujarnya, Sabtu (17/2/2024).

Baca Juga :  Masyarakat Papua Tarik Pesawat SAM Air yang Tergelincir ke Apron

Marlina menjelaskan, kuliah umum ini merupakan pembukaan kuliah semester genap tahun ajaran 2023/2024 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Uncen.

“Kuliah umum ini diharapkan menambah ilmu pengetahuan mahasiswa, manajemen, dan dosen FISIP Universitas Cendrawasih. Sekaligus juga melengkapi kurikulum kampus dan menyegarkan kembali ilmu pengetahuan yang didapat mahasiswa selama kuliah agar dapat maju di era globalisasi dan persaingan yang makin ketat di dunia kerja,” tutur Marlina.

Marlina juga turut mengapresiasi keterlibatan langsung PTFI dalam capacity building FISIP Uncen dan menilai bahwa PTFI sebagai mitra utama dalam kerja sama pengembangan SDM Papua.

“Sesuai dengan tema pelatihan ‘Servant Leadership’, ini adalah contoh nyata kerja sama dan pelayanan yang baik antara Uncen dan Freeport Indonesia,” katanya.

Profesor Fredrik, dalam kesempatan itu, menyampaikan pandangan dan solusi pengembangan SDM Papua berbasis budaya lokal Papua.

Baca Juga :  Update Hari ke-14 Pencarian Korban Insiden Wet Muck GBC Freeport

Sedangkan Tim PTFI berbagi kiat dan upaya-upaya dalam mencari dan mendapatkan pekerjaan, serta memanfaatkan beragam peluang di masa depan.

Soleman Faluk mengatakan, kerja sama Uncen dengan PTFI telah terjalin sangat baik. PTFI mendukung upaya Uncen dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi peluang dan tantangan kerja setelah menyelesaikan pendidikan di universitas.

Salah satu bentuk dukungan adalah pelatihan peningkatan kapasitas himpunan mahasiswa FISIP Uncen. Mereka merupakan mahasiswa dari jurusan Hubungan Internasional, Antropologi, Kesejahteraan Sosial, Administrasi Publik dan Ilmu Pemerintahan.

Tujuan pelatihan ini, kata Soleman, untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan (skill), sikap (atitude), perilaku (behavior) yang mengerti arah, tujuan dan misi organisasi kemahasiswaan serta memilki kemampuan beradaptasi dengan perubahan lingkungan dan pembangunan.

“PTFI terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia, khususnya Tanah Papua melalui pembangunan kapasitas SDM Papua di bidang pendidikan, peluang karir, dan pemberdayaan ekonomi lokal,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Freeport Pacu SDM Papua Kuasai AI, Pelatihan di Timika Diserbu Ratusan Peserta
Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini
Sentra Pendidikan Mimika Butuh Intervensi Pemprov Hingga Pemerintah Pusat
Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Jalan Sunyi Polisi Kawan Pendidikan di Kapiraya
Wapres Tinjau Sentra Pendidikan Mimika, Sekolah Asrama Khusus OAP
Data Dapodik Bermasalah, Distribusi MBG di Mimika Kacau
Lokakarya Pendidikan Keuskupan Timika Tegaskan Sinergi Majukan SDM Papua Tengah

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:37 WIT

Freeport Pacu SDM Papua Kuasai AI, Pelatihan di Timika Diserbu Ratusan Peserta

Senin, 27 April 2026 - 16:31 WIT

Polsek Mimika Baru Masuk SD, Tekan Kasus Bullying Sejak Dini

Selasa, 21 April 2026 - 22:43 WIT

Sentra Pendidikan Mimika Butuh Intervensi Pemprov Hingga Pemerintah Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Selasa, 21 April 2026 - 13:34 WIT

Jalan Sunyi Polisi Kawan Pendidikan di Kapiraya

Berita Terbaru

Polisi lalu lintas melakukan olah tempat kejadian perkara di Jalan Poros Mapurujaya KM 10, Mimika, Jumat, 1 Mei 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Pengendara Motor Tewas Berujung Penikaman di Mimika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:59 WIT

Barang bukti narkotika yang diamankan polisi setelah penangkapan dua tersangka di Mimika. Kamis, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Hukrim

Polisi Ringkus Dua Tersangka Pengedar Sabu di Timika

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:41 WIT

Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di Jalan Cenderawasih, Mimika, Kamis malam, 30 April 2026. Galeripapua/Istimewa

Pemerintahan

Distrik Mimika Baru Petakan Risiko Kebakaran di Permukiman Padat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 01:10 WIT

Ket. Foto: Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Felix Wanggai (tengah) di Hotel Horison Diana Mimika, Kamis 30 April 2026. Galeripapua/ Kevin Kurni.

Pemerintahan

Pemerintah Akan Kembalikan Dana Otsus Papua Rp2,5 Triliun

Jumat, 1 Mei 2026 - 22:27 WIT