Home / DPR / Utama

Laporkan Hasil Pengawasan Coklit, Bawaslu Mimika Temukan Sejumlah Persoalan

Rabu, 15 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisioner Bawaslu Mimika, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Budiono Muchie.

i

Komisioner Bawaslu Mimika, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Budiono Muchie.

MIMIKA – Masa tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) terhadap data pemilih pemilihan umum (Pemilu) 2024 di Kabupaten Mimika telah berkahir per tanggal 14 Maret 2023.

Proses yang sudah dimulai sejak pelantikan Pantarlih pada 12 Februari 2023 lalu itu rupanya memiliki sejumlah persoalan yang ditemukan oleh Bawaslu Mimika saat melakukan patroli pengawasan di lapangan.

Ragam persoalan itu diantaranya yaitu masih banyak warga di beberapa distrik yang belum dicoklit. Kemudian terdapat para penghuni kos atau kontrakan yang juga belum dicoklit dan tidak sedikit warga yang masih ber-KTP luar Mimika.

Hal itu diungkapkan Komisioner Bawaslu Mimika, Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Budiono Muchie, saat memaparkan hasil pengawasan Coklit kepada unsur terkait di Hotel Grand Tembaga, Rabu (15/3/2023).

Foto bersama usai kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif tahapan pemuktahiran data pemilih pada sub tahapan Coklit yang digelar oleh Bawaslu Mimika di Hotel Grand Tembaga, Timika, Papua Tengah, Rabu (15/3/2023).
Foto bersama usai kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu partisipatif tahapan pemuktahiran data pemilih pada sub tahapan Coklit yang digelar oleh Bawaslu Mimika di Hotel Grand Tembaga, Timika, Papua Tengah, Rabu (15/3/2023).

Dari data hasil pengawasan tahapan Coklit per tanggal 10 Maret 2023, terdapat enam distrik yang sama sekali belum dilakukan Coklit oleh Pantarlih.

Baca Juga :  Bawaslu Mimika Gandeng Insan Pers Perkuat Pemberitaan Hasil Pemilu

Keenam distrik tersebut yaitu Distrik Agimuga, Alama, Hoya, Mimika Barat Tengah, Mimika Timur Jauh, dan Tembagapura.

“Ada yang beralasan belum lakukan Coklit karena biaya transportasi, ada juga yang karena masalah keamanan,” ujar Budi menerangkan.

Selain itu, adapun empat kampung dari Distrik Jila yang melakukan Coklit di Kota Timika, yakni Kampung Diloa 1, Diloa 2, Pasir Putih, dan Pili Ogom.

Data hasil pengawasan Bawaslu Mimika terhadap proses tahapan Coklit per tanggal 10 Maret 2023.
Data hasil pengawasan Bawaslu Mimika terhadap proses tahapan Coklit per tanggal 10 Maret 2023.

“Kalau untuk wilayah kota ini sudah 90 persen lebih yang dicoklit. Rata-rata di kota yang belum itu yang tinggal di kos-kosan/kontrakan,” jelas Budi.

“Terus kan ada pemekaran daerah, yang mana pemekaran itu masih menggunakan alamat lama sehingga penempatan TPS dari KPU itu masih TPS lama. Jadi itu perlu dikordinasikan juga sebenarnya,” imbuhnya.

Baca Juga :  KPU Mimika Dipastikan Tempati Kantor Baru Sebelum Pilkada

Melihat berbagai persoalan yang ada, Budi meminta peran serta masyarakat dalam mendukung proses tahapan Coklit ini.

“Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat bahwa tahapan Coklit ini adalah tahapan yang penting supaya hak pilihnya besok bisa terjamin di pemilihan 2024,” ucapnya.

Masyarakat juga diharapkan dapat berpartisipasi dengan memastikan bahwa rumahnya telah dicoklit oleh petugas sehingga nantinya bisa terdaftar di dalam DPT.

“Masyarakat bisa menggunakan aplikasi online milik KPU yaitu DPT Online untuk mengecek dirinya sudah terdaftar atau belum. Caranya buka aplikasi itu lalu masukkan NIK, nanti akan ketahuan di situ,” jelasnya.

Lanjut Budi, bilamana dalam data tersebut menunjukkan bahwa tempat tinggal berada jauh dari TPS yang terdaftar, maka bisa langsung dilaporkan ke Bawaslu atau KPU beserta jajaran untuk segera diubah alamat TPS-nya.

“Di sini memang banyak permasalahan yang terkait dengan hal itu karena mobilisasi warga inikan tinggi sekali di Timika, sehingga penempatan TPS-nya sering tidak sesuai dengan alamat tempat tinggal,” kata Budi mengakhiri.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
DPRK Paniai Apresiasi Jhon NR Gobai Sampaikan Aspirasi Warga ke Marinir AL
15 Mahasiswa STMIK Nabire Terima KIP Aspirasi dari DPRP Papua Tengah
Temui Demonstran, DPRK Mimika Janji Kawal Perlindungan Komoditi Lokal
DPRK Bangun Jembatan Darurat Siriwini, Warga Desak Pemprov Segera Bertindak
RDP dengan Dinkes, Komisi III DPRK Mimika Dorong Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan
Reses di Tengah Trauma: Seruan Pulang dari Pengungsi Nduga
Perbup Plastik Sekali Pakai Tak Cukup, DPRK Mimika Minta Pemkab Maksimalkan Perda Sampah

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Rabu, 17 Desember 2025 - 06:30 WIT

DPRK Paniai Apresiasi Jhon NR Gobai Sampaikan Aspirasi Warga ke Marinir AL

Sabtu, 22 November 2025 - 01:12 WIT

15 Mahasiswa STMIK Nabire Terima KIP Aspirasi dari DPRP Papua Tengah

Sabtu, 22 November 2025 - 01:02 WIT

Temui Demonstran, DPRK Mimika Janji Kawal Perlindungan Komoditi Lokal

Rabu, 8 Oktober 2025 - 21:26 WIT

DPRK Bangun Jembatan Darurat Siriwini, Warga Desak Pemprov Segera Bertindak

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT