Mal Pelayanan Publik di Mimika Resmi Dibuka, Bukti Nyata Reformasi Birokrasi

Benaz

Rabu, 18 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sambutan Bupati Mimika, Johannes Rettob, sekaligus membuka secara resmi Mal Pelayanan Publik di Mimika, didampingi Wakil  Bupati Mimika serta jajaran Forkompinda, Rabu (18/6/2025). (Foto: Galeri Papua/Benaz)


Sambutan Bupati Mimika, Johannes Rettob, sekaligus membuka secara resmi Mal Pelayanan Publik di Mimika, didampingi Wakil Bupati Mimika serta jajaran Forkompinda, Rabu (18/6/2025). (Foto: Galeri Papua/Benaz)


MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika resmi meluncurkan Mal Pelayanan Publik (MPP) pertama di wilayahnya sebagai langkah nyata menjalankan reformasi birokrasi.

Soft opening MPP ini dilakukan langsung oleh Bupati Mimika, Johanes Rettob, bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong, dan sejumlah perwakilan instansi vertikal, Rabu (18/6/2024), di lantai 3 Kantor Dinas Dukcapil Mimika, Jalan Cenderawasih, Timika.

MPP ini hadir sebagai pusat layanan terintegrasi, yang memberikan kemudahan akses kepada masyarakat dalam mengurus berbagai kebutuhan administrasi dalam satu lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terdapat 33 jenis layanan publik yang tersedia, meliputi 13 layanan dari instansi vertikal, 16 dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis lingkup Pemkab Mimika, serta 4 layanan dari BUMN dan BUMD.

Bupati Johanes Rettob menegaskan bahwa kehadiran MPP merupakan bagian dari program prioritas 100 hari kerja dirinya bersama Wakil Bupati, yang berfokus pada reformasi birokrasi.

Baca Juga :  Jaga Amanah Leluhur, Pilih Pemimpin Asli Papua di Pilkada Mimika 2024

Ia berharap, melalui MPP ini, masyarakat dapat benar-benar merasakan kehadiran dan pelayanan nyata dari pemerintah.

“Visi dan misi kami jelas: reformasi birokrasi. Pemerintah harus hadir dan melayani, bukan sekadar janji,” tegas Johanes dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Johanes menyampaikan bahwa pelayanan di MPP diupayakan berlangsung cepat dan efisien, dengan waktu pelayanan maksimal 15 menit per urusan.

Meski ada beberapa layanan yang memerlukan biaya, sebagian besar ditargetkan gratis untuk masyarakat.

MPP juga diharapkan menjadi alat pemulihan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Johanes secara terbuka mengakui adanya tantangan besar dalam mengubah persepsi masyarakat yang selama ini menilai pemerintah hanya pandai berjanji tanpa bukti nyata.

Baca Juga :  Penerimaan CPNS 2024, Pemkab Mimika Diminta Akomodir Alumni PPB-YPMAK

“Tugas kita sekarang adalah memulihkan kepercayaan itu. Kita buktikan dengan kerja nyata dan pelayanan berkualitas,” ujarnya.

Deputi Pelayanan Publik KemenPAN-RB, Otok Kuswandaru, yang hadir secara virtual, memberikan apresiasi atas inisiatif Pemkab Mimika.

Ia menilai MPP merupakan bentuk konkret pelayanan prima kepada masyarakat dan mendorong kabupaten lain di Papua Tengah untuk meniru langkah ini.

“MPP ini bukan hanya mempermudah layanan, tapi juga membuat masyarakat merasa dihargai dan puas. Inilah esensi pelayanan publik,” katanya.

Dengan berdirinya MPP di Mimika, diharapkan pelayanan publik di Papua Tengah mulai memasuki babak baru lebih cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

MPP menjadi simbol bahwa pemerintah hadir bukan hanya dalam narasi, tetapi dalam tindakan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP
Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah
Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan
Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan
Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan
Menanti Strategi Jitu Pembangunan Distrik Jita dari Hasil Musrenbang 2026
Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026
Musrenbang 2026, Kelurahan Otomona Usulkan 16 Program Pembangunan, Prioritas Infrastruktur

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21 WIT

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:07 WIT

Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:16 WIT

Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan

Senin, 9 Maret 2026 - 23:40 WIT

Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:24 WIT

Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan

Berita Terbaru

Kader HMI Cabang Jayapura berfoto bersama di belakang spanduk kegiatan berbagi takjil di Kota Jayapura, Papua, Minggu, 15 Maret 2026. Foto: dok. HMI Cabang Jayapura.

Organisasi

HMI Jayapura Gelar Bagi Takjil di Dua Titik Kota

Senin, 16 Mar 2026 - 23:10 WIT

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/