MIMIKA – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) menjadi momen pencanangan Kurikulum Merdeka Belajar di SMP Negeri 2 Mimika, Papua Tengah, Kamis (2/5/2024).
Pencanangan kurikulum merdeka belajar ditandai dengan pelepasan balon gas dengan poster bertuliskan “Pencanangan Kurikulum Nasional SMP Negeri 2 Mimika TP 2024-2025”.
Pelepasan balon dilakukan Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mimika, Oktovina S Titahena dan Kepala Seksi Kesiswaan Bidang SMP Dinas Pendidikan Mimika, Ignasius Valuk beserta guru dan staf di sela-sela upacara peringatan Hardiknas.
Kasi Kesiswaan Bidang SMP Dinas Pendidikan Mimika, Ignasius Valuk mengatakan, dengan dicanangkannya kurikulum merdeka belajar maka SMP Negeri 2 mulai hari ini menerapkan sistem pembelajaran dengan kurikulum baru tersebut yang bertepatan dengan momen Hardiknas.
“Kalau kurikulum merdeka belajar ini guru-guru bisa untuk buat kurikulum mereka sendiri terus siswa tidak terpaku dengan ajaran dari guru tetapi mampu untuk merubah diri,” ungkap Ignasius saat ditemui usai upacara bendera.
Kata Ignasius, ada lebih dari 50 sekolah jenjang SMP dan SMA yang sejauh ini sudah menerapkan kurikulum merdeka belajar di Mimika.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Mimika, Oktovina Titahena sekolahnya sudah siap untuk melaksanakan kurikulum merdeka belajar.
Kurikulum Merdeka adalah kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler yang beragam. Di mana konten pembelajaran akan lebih optimal agar peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi.
“Saya berharap kita semua bisa berkolaborasi antara guru dan siswa sehingga apa yang menjadi misi dan apa yang menjadi visi dari sekolah SMP Negeri 2 bisa terwujud dan berjalan dengan baik,” ujar Oktovina Titahena.
Sementara itu, peringatan Hardiknas di SMP Negeri 2 Mimika berlangsung meriah dengan warna-warni ragam budaya nusantara yang dibaluri dengan marching band dan peragaan busana pakaian daur ulang.
Rangkaian kegiatan itu digelar usai pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas.
Rangkaian lomba dengan parade marching band dengan formasi N2 (Negeri 2) di lapangan upacara SMP Negeri 2 disaksikan seluruh siswa-siswi dan jajaran dewan guru.
Rangkaian kegiatan pun dilanjutkan dengan lomba peragaan busana dengan konsep pakaian daur ulang dari plastik dan koran.
Ada 30 peserta siswa-siswi dari semua kelas untuk memberikan yang terbaik melalui busana yang dikenakan. Satu persatu berjalan menyusuri lintasan yang sudah disediakan oleh panitia.










