Pelni Siapkan Tiga Kapal Layani Lonjakan Penumpang Jelang Nataru di Mimika

Ahmad

Sabtu, 22 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah armada Pelni saat hendak berlayar meninggalkan dermaga Peabuhan Poumako, Mimika, Papua Tengah, (Foto: Dokumen Pelni Cabang Timika).

i

Sebuah armada Pelni saat hendak berlayar meninggalkan dermaga Peabuhan Poumako, Mimika, Papua Tengah, (Foto: Dokumen Pelni Cabang Timika).

MIMIKA — PT Pelni memastikan kesiapan armada untuk menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Tiga kapal diturunkan untuk melayani masyarakat, masing-masing KM Tatamailau, KM Sirimau, dan Sabuk Nusantara 75.

Kepala Pelni Cabang Timika, Rachmansyah Chaidir, menegaskan bahwa penyesuaian armada dilakukan menyusul KM Leuser yang sementara dialihkan untuk membantu pelayanan di daerah lain.

“Sementara KM Leuser dipakai diperbantukan seperti biasa lah seperti tahun-tahun yang lalu. Jadi Timika hanya dapat Sirimau, Tatamailau dan Sabuk Nusantara 75,” ujar Rachmansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025).

Baca Juga :  300 Personel Amankan Penetapan Suara, Kapolres Mimika: Tak Ada Ruang bagi Pengganggu

Meski hanya mengandalkan tiga kapal, ia optimistis layanan tersebut mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama karena jalur paling padat tetap didominasi tujuan Tual, Maluku.

“Saya rasa ini cukup, karena penumpang paling banyak biasanya tujuan Tual, Maluku. Mau natalan, mau lebaran sama saja,” katanya.

Stimulus 20 Persen untuk Penumpang Masih Tunggu Keputusan Pusat

Rachmansyah juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat tengah membahas kebijakan stimulus berupa potongan tarif 20 persen untuk penumpang kapal laut pada periode Nataru.

Baca Juga :  Dewan Minta Freeport Bantu Masyarakat Terdampak Banjir dan Longsor di Distrik Tembagapura

Pelni Timika kini menunggu instruksi resmi terkait mekanisme pelaksanaannya.

“Kita lagi tunggu sekarang. Itu namanya stimulus, mungkin 20 persen, tapi kalo untuk tiket gratis tidak ada, ini lagi tunggu kementerian atur skema,” jelasnya.

Kebijakan tersebut diperkirakan berlaku secara nasional mulai 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 dan diberlakukan untuk seluruh armada Pelni.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekspedisi Pendakian Puncak Carstensz 2025 Ditutup, SDM Lokal Tunjukkan Kualitasnya
Penerbangan ke Wilayah Gunung Mimika Dihentikan Sementara, Ini Alasannya
Puncak Arus Balik di Timika Diprediksi pada 6 dan 13 April 2025
2 Pendaki WNI Meninggal Dunia di Puncak Cartenz
Pendakian Puncak Cartenz Kembali Dibuka, Sejumlah Guide OAP Turut Dilibatkan
Arus Balik Nataru, Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako Siap Lakukan Pengamanan
Perubahan Iklim, Salju Abadi Kebanggaan Papua Bakal Hilang di 2026?
Arus Mudik Nataru, Pelni Angkut 1.600-an Orang Keluar Timika

Berita Terkait

Sabtu, 22 November 2025 - 01:19 WIT

Pelni Siapkan Tiga Kapal Layani Lonjakan Penumpang Jelang Nataru di Mimika

Selasa, 18 November 2025 - 21:16 WIT

Ekspedisi Pendakian Puncak Carstensz 2025 Ditutup, SDM Lokal Tunjukkan Kualitasnya

Selasa, 15 April 2025 - 19:57 WIT

Penerbangan ke Wilayah Gunung Mimika Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Kamis, 3 April 2025 - 18:53 WIT

Puncak Arus Balik di Timika Diprediksi pada 6 dan 13 April 2025

Minggu, 2 Maret 2025 - 21:53 WIT

2 Pendaki WNI Meninggal Dunia di Puncak Cartenz

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT