2 Pendaki WNI Meninggal Dunia di Puncak Cartenz

Ahmad

Minggu, 2 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah pendaki saat dievakuasi dari Basecamp Yellow Valley menuju ke Mimika, Minggu (2/3/2025). (Foto: Istimewa)

Jenazah pendaki saat dievakuasi dari Basecamp Yellow Valley menuju ke Mimika, Minggu (2/3/2025). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Dua pendaki perempuan bernama Lilie Wijayanti Poegiono (60 tahun) dan Elsa Laksono (60 tahun) yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dilaporkan meninggal dunia di Puncak Cartenz, Sabtu (1/3/2025).

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, pada Sabtu (1/3/2025), 5 pendaki terpapar hypotermia di Puncak Cartenz akibat cuaca buruk.

Cuaca buruk ini ditandai dengan turunnya salju, hujan deras, dan angin kencang yang menyebabkan kelima pendaki mengalami hipotermia.

Kedua pendaki yakni Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono meninggal dunia di teras 2 pada saat perjalanan turun dari Puncak Cartenz.

Keduanya menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 02.07 WIT setelah dievakuasi oleh guide dan rekan-rekan di Basecamp yang langsung kembali naik untuk membantu proses evakuasi.

Sementara itu, 3 pendaki yang selamat atas nama Indira Alaika, Alvin Reggy Perdana, dan Saroni terjebak dan terpaksa bermalam di area dekat puncak hingga besoknya tim rescue datang.

Baca Juga :  Lolos Kurasi KEN, TIFA 2024 Bakal Lebih Menarik dengan Khazanah Budaya yang Luas

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (2/3/2025), membenarkan hal tersebut.

“Ya betul, dua pendaki perempuan asal Jakarta dan Kota Bandung sesuai domisili KTP,” kata Kapolres.

Kapolres mengatakan, kedua pendaki itu meninggal dunia karena terpapar hipotermia dan Acute Mountain Sickness (AMS).

“Pendaki tersebut meninggal karena hipotermia dan AMS. Untuk jenazah sudah dievakuasi,” lanjutnya.

Menurut informasi, jenazah Elsa Laksono dijadwalkan akan diberangkatkan ke Jakarta pada 3 Maret 2025.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandara Mozes Kilangin Diproyeksikan Jadi Hub Indonesia Timur, Bupati Dorong Kelas I
Mudik Lebaran di Timika Kondusif, PELNI Soroti Minimnya Fasilitas Pelabuhan
Tiket PELNI Diskon 30 Persen, Penumpang Diimbau Pesan Lebih Awal
Arus Mudik di Mimika Meningkat, Penumpang PELNI Naik 8 Persen
Momen Valentine 2026, Birdwing Pool & Cafe Hadir di Timika
Pelni Siapkan Tiga Kapal Layani Lonjakan Penumpang Jelang Nataru di Mimika
Ekspedisi Pendakian Puncak Carstensz 2025 Ditutup, SDM Lokal Tunjukkan Kualitasnya
Penerbangan ke Wilayah Gunung Mimika Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:10 WIT

Bandara Mozes Kilangin Diproyeksikan Jadi Hub Indonesia Timur, Bupati Dorong Kelas I

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:50 WIT

Mudik Lebaran di Timika Kondusif, PELNI Soroti Minimnya Fasilitas Pelabuhan

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:40 WIT

Tiket PELNI Diskon 30 Persen, Penumpang Diimbau Pesan Lebih Awal

Jumat, 20 Maret 2026 - 03:23 WIT

Arus Mudik di Mimika Meningkat, Penumpang PELNI Naik 8 Persen

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:01 WIT

Momen Valentine 2026, Birdwing Pool & Cafe Hadir di Timika

Berita Terbaru

Bangunan Gereja Katolik di Kampung ILS Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Rabu (27/5/2026) malam. (Foto: Istimewa/Tangkap layar video amatir warga)

Peristiwa

Terungkap Penyebab Gereja Katolik di Mimika Terbakar

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:48 WIT

Bangunan Gereja Katolik di Kampung ILS Poumako, Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua Tengah, terbakar pada Rabu (27/5/2026) malam. (Foto: Istimewa/Tangkap layar video amatir warga)

Peristiwa

Gereja Katolik di Poumako Mimika, Papua Tengah Terbakar

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:29 WIT