Pemkab Mimika Mulai Serius Pantau Pergerakan Warga Negara Asing

Ahmad

Sabtu, 16 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama kegiatan Sosialisasi Pemantauan Orang Asing di Kabupaten Mimika yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di Hotel Grand Tembaga, Jumat (15/11/2024). (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

Foto bersama kegiatan Sosialisasi Pemantauan Orang Asing di Kabupaten Mimika yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di Hotel Grand Tembaga, Jumat (15/11/2024). (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika kini mulai serius melakukan pemantauan terhadap warga negera asing di wilayah Mimika.

Hal itu diperkuat dengan dilaksanakannya Sosialisasi Pemantauan Orang Asing di Kabupaten Mimika yang dilaksanakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) di Hotel Grand Tembaga, Jumat (15/11/2024).

Sosialisasi ini membahas tentang penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang kewaspadaan dini, kerja sama intelijen, pemantauan orang asing, tenaga kerja asing dan lembaga asing, kewaspadaan perbatasan antar negara, serta fasilitas kelembagaan bidang kewaspadaan dan penanganan konflik di daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Kesbangpol Mimika, Yan Slamet Purba, mengatakan pengawasan terhadap orang asing ini memang rutin dilakukan terkait dengan pergerakan serta keberadaan orang asing di Timika.

“Jadi, kami berupaya merangkai mulai dari tingkat kelurahan, kampung dan distrik. Ini harus terus diwaspadai, harus terus dimonitor karena keberadaan orang asing bisa saja dia cari pekerjaan, dia jadi pekerja, dia wisata dan seterusnya tapi pergerakan dan kegiatan yang dia kita harus pantau jangan sampai merusak sendi-sendi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Yan Slamet kepada Galeripapua.com.

Yan melanjutkan, Badan Kesbangpol Mimika telah membentuk Forum Kewaspadaan Dini yang ditempatkan di setiap distrik untuk melakukan pemantauan terhadap orang asing.

Baca Juga :  Puncak Jaya Kembali Kondusif, Pj Bupati: Kejadian Kemarin Jangan Terulang Lagi

Mereka diharapkan dapat mendeteksi lebih dini apa yang terjadi di tingkat distrik sehingga dapat melaporkan secara berjenjang hingga ke Badan Kesbangpol di tingkat daerah.

Dari laporan itu, nantinya akan disinkronisasikan dengan Imigrasi dan juga otoritas keamanan yang berada di daerah.

Penjabat Sekretaris Daerah Mimika, Petrus Yumte, dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kabupaten senantiasa melakukan upaya pembangunan di segala bidang kehidupan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Mimika yaitu terwujudnya Mimika Cerdas, Aman, Damai, dan Sejahtera.

Upaya ini memerlukan sinergitas dan dukungan dari berbagai lapisan masyarakat yang ada di wilayah Kabupaten Mimika, salah satunya dari sisi keamanan dan ketertiban. Sebab, aktivitas pembangunan dan kemasyarakatan akan berjalan lancar apabila situasi kondusif.

“Terwujudnya keamanan yang kondusif merupakan tanggung jawab berbagai pihak, bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, TNI dan Pemkab Mimika saja, namun menjadi tanggung jawab kita semua,” kata Petrus.

Petrus melanjutkan, Kabupaten Mimika memiliki 18 distrik dan 152 kampung/kelurahan dengan luas wilayah 21.633 KM2 dengan jumlah penduduk per semester 315.995 yang terdiri dari berbagai suku baik suku asli Amungme dan Kamoro maupun suku kekerabatan dan semua suku yang ada di nusantara.

Baca Juga :  Pj Bupati Mappi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2024

Sehingga, dapat dikatakan bahwa Timika merupakan miniatur NKRI dan memiliki keunikan budaya serta alamnya sehingga hal ini dapat menjadi daya tarik bidang pariwisata, baik dari wisatawan domestik maupun wisatawan luar negeri dan juga dapat menjadi daerah tujuan investasi luar negeri.

Kemudian, di wilayah Kabupaten Mimika terdapat objek vital nasional yakni pertambangan PT Freeport Indonesia yang mana juga terdapat karyawan negara asing.

“Dari gambaran tersebut dapat dipastikan bahwa warga negara asing hadir di Kabupaten Mimika, baik sebagai wisatawan maupun sebagai karyawan yang bekerja di wilayah Kabupaten Mimika sehingga pemerintah daerah bekerja sama dengan kantor Imigrasi Kelas II Timika wajib melakukan pemantauan orang asing yang berada di wilayah Kabupaten Mimika,” kata Petrus.

Pemantauan terhadap orang asing kata Petrus sangat penting untuk dilakukan karena bisa saja orang asing melakukan kegiatan yang melanggar hukum. Contohnya, pelanggaran terhadap batas waktu izin tinggal, atau melakukan kegiatan kriminalitas ataupun tindakan-tindakan yang bertentangan dengan ideologi bangsa Indonesia terutama undang-undang dasar 1945.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP
Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah
Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan
Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan
Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan
Menanti Strategi Jitu Pembangunan Distrik Jita dari Hasil Musrenbang 2026
Musrenbang Distrik Jita, Fransiskus Bokeyau Tekankan Skala Prioritas Pembangunan 2026
Musrenbang 2026, Kelurahan Otomona Usulkan 16 Program Pembangunan, Prioritas Infrastruktur

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 21:21 WIT

Sertijab Wania: Ria Mandiwa Lanjutkan Program, Sorotan pada Bantuan Rumah OAP

Jumat, 13 Maret 2026 - 06:07 WIT

Lenis Kogoya Dorong Pelibatan Masyarakat Adat Kelola Dapur MBG di Papua Tengah

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:16 WIT

Usai RDP, DLH Mimika Siapkan BPJS JHT dan Tambahan APD untuk Petugas Kebersihan

Senin, 9 Maret 2026 - 23:40 WIT

Persido Dogiyai Tahan Persipuja 0-0, Bidik Kemenangan atas Persintan

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:24 WIT

Musrenbang RKPD 2026 Distrik Kwamki Narama Himpun 167 Usulan Program Pembangunan

Berita Terbaru

Jenazah korban dievakuasi dari Kali Kabur, Mile 30 Tanggul Barat, areal PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/3/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Mile 30 Mimika

Rabu, 18 Mar 2026 - 23:00 WIT

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/