Pj Gubernur Papua Tengah Kirim Tim ke Puncak Jaya Fasilitasi Perdamaian

Jefri Manehat

Jumat, 19 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, rapat terbatas bersama Forkopimda dan Anggota MRP. (Foto: Istimewa)

i

Pj Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, rapat terbatas bersama Forkopimda dan Anggota MRP. (Foto: Istimewa)

NABIRE – Penjabat (Pj) Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, menggelar rapat terbatas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk menyikapi permasalahan yang terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (18/7/2024) sore.

“Kemarin, kami sudah menggelar rapat untuk membahas perdamaian di Puncak Jaya. Saya telah mengintruksikan seluruh jajaran dan TNI-Polri serta MRP untuk membantu Pemda Kabupaten Puncak Jaya menyelesaikan permasalahan ini,” ujar Ribka, Jumat (19/7/2024).

Ribka menerangkan bahwa peristiwa yang terjadi sejak 16 Juli 2024, yang menyebabkan adanya korban jiwa, material, dan seterusnya, itu telah disikapi secara bersama-sama.

Ia pun telah mengirimkan tim yang dipimpin langsung oleh Staf Ahli Gubernur untuk membantu Pemkab Puncak Jaya menggelar perdamaian.

Baca Juga :  Fenomena Berburu Formulir PPDB di Smansa Mimika

“Sejak awal kejadian, komunikasi dengan pemda setempat terus kami lakukan. Lalu kami memberikan petunjuk kepada bupati dan jajarannya untuk melakukan tahapan mediasi antara masyarakat,” kata Ribka.

“Puji Tuhan, kami sudah mendapat laporan terbaru, ada progresnya baik. Tapi ini tidak sampai di sini. Kami akan terus mengupayakan mediasi dan secara berjenjang kami juga melaporkan kepada Pak Mentri,” imbuhnya.

Ribka mengaku bersyukur karena tim perdamaian yang meliputi Kesbangpol, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, MRP dan TNI-Polri telah tiba di Puncak Jaya.

Sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Pusat, Ribka diberikan tugas untuk menyelesaikan permasalahan ini hingga tuntas.

“Nantinya tim akan bersama-sama dengan pemerintah daerah setempat melakukan mediasi perdamaian. Yang jelas kami semua stakeholder, baik dari toko masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan pemerintah kampung serta distrik telah mengambil keputusan dan menyatakan berdamai,” tuturnya.

Baca Juga :  Pj Bupati Mimika Sebut SK DPRK Belum Ada Kabar

Ribka mengimbau agar masyarakat kembali hidup rukun dan kembali melakukan aktivitas seperti biasa. Ia juga berterima kasih permasalahan ini tidak berlanjut terlalu lama dan hanya berlangsung dalam sehari.

“Masyarakat sudah sampaikan ini spontanitas dan mereka sudah hidup rukun dan kembali bersatu. Ini satu hal yang baik yang perlu dipertahankan. Apalagi Puncak Jaya merupakan daerah injil,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut  https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
BRIDA serta Kementerian Haji dan Umrah Resmi Gabung MPP Mimika
Pembagian DPA Pemkab Mimika Direncanakan Bersamaan Pelantikan Pejabat
Kick Off RKPD 2027 Resmi Dimulai, Mimika Fokus Pendidikan hingga Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:46 WIT

BRIDA Mimika Buka Akses Riset Daerah, Gandeng Perguruan Tinggi Lokal

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT