SATP Tamatkan 177 Siswa Tingkat SD dan SMP, Begini Pesan Yayasan dan Sekolah

Jefri Manehat

Rabu, 22 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi penamatan 177 siswa-siswi sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di SATP. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

Prosesi penamatan 177 siswa-siswi sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di SATP. (Foto: Galeri Papua/Jefri Manehat)

MIMIKA – Yayasan Pendidikan Lokon (YPL), pengelola Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) menamatkan 177 siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) pada Rabu (22/5/2024).

Penamatan sekolah ditandai dengan acara syukuran penamatan siswa-siswi SATP.

Kepala SATP, Johana Tnunai menjelaskan jumlah lulusan SD & SMP SATP Tahun Pelajaran 2023-2024 sebanyak 44 di tingkat SMP dan 133 dari tingkat SD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan kelulusan itu, Johana Tnunai berharap para lulusan SATP dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Hari ini kita bersyukur karena ratusan siswa-siswi SATP ditamatkan dan akan kembali ke orang tua. Kalian boleh kembali ke orang tua tetapi disiplin tetap menjadi pegangan,” katanya mengingatkan.

Siswa-siswi diharapnya mendapat pelajaran penting selama mengenyam pendidikan di SATP. Ia berharap pengetahuan yang dipelajari tidak disia-siakan, namun secara disiplin dan konsisten terus dilakukan.

“Karena orang berhasil bukan karena pintar tetapi karena disiplin, konsisten serta campur tangan Tuhan. Orang pintar lupa Tuhan tidak akan berhasil, orang pintar tidak disiplin tidak akan berhasil,” pesannya.

Baca Juga :  Seorang Pria Ditemukan Tewas di Jalan Budi Utomo Timika, Tak Ada Tanda Kekerasan

Lebih lanjut, Johana menyampaikan agar memori yang diukir di selama di SATP dapat menjadi bekal bagi siswa-siswi melangkah ke jenjang pendidikan lanjutan.

“Lingkungan SATP hanya membentuk, membina dan mendidik kalian untuk menjadi pemimpin masa depan,” tegas Johana.

Johana disisi lain mengapresiasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) sebagai pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI).

LPMAK dinilai terus mendukung dan mendorong adanya inovasi-inovasi baru untuk kemajuan pendidikan di SATP yang para siswanya diisi Orang Asli Papua (OAP).

“Terimakasih kepada PTFI dan YPMAK yang terus mendukung kemajuan dan inovasi-inovasi yang dilakukan SATP, sehingga sampai saat ini, SATP terus eksis dan memberikan inovasi-inovasi terbaru bagi generasi emas Papua yang bernaung dibawa SATP,” ungkapnya.

Wakil Kepala Perwakilan YPL Bidang Pendidikan dan Pembinaan, Oktavianus Vic Rori menyampaikan siswa-siswi SATP yang ditamatkan hari ini mengukir kenangan-kenangan baik.

Menurutnya pengalaman belajar dan dididik di SATP adalah pengalaman yang paling romantis, dan akan menjadi bekal di jenjang pendidikan selanjutnya.

“Untuk jenjang SD, kalian telah melewati proses pendidikan dan pembinaan selama enam tahun dan untuk SMP, kalian telah menempuh keseluruhan proses utuh penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan di SATP,” tambah Rori.

Baca Juga :  Kasus Curat di Toko Karunia Papua Abadi Mimika Naik Tahap II

Menurut dia, ada banyak nilai tersirat dalam rutinitas para siswa setiap harinya. Selama menempuh pendidikan, siswa telah mengetahui betapa pentingnya menjadi orang yang sabar, rajin, disiplin, tekun, kerja-keras.

“Kalian telah berhasil belajar bagaimana menjadi seorang yang mandiri,” pujinya.

Program-program pendidikan di SATP didesain membantu siswa menjadi orang yang memiliki komitmen, budaya senyum, salam, sapa, sopan-santun, serta menjadi orang hidup bersama dalam sebuah keteraturan.

Sedangkan dalam kegiatan ekstrakurikuler, siswa terlibat dalam peristiwa-peristiwa besar di SATP serta belajar dan mengalami apa artinya kerjasama, kepercayan diri, toleransi, kepedulian, mengatur waktu, kepempinan dan takut akan Tuhan.

“Pesan kami buat orang tua, jaga dan lindungilah anak-anak ini karena merekalah masa depan tanah Papua yang kaya dan subur ini. Orang tua memiliki kewajiban untuk mendukung pendidikan anaknya sampai menjadi orang sukses dan bahkan menjadi pemimpin-pemimpin besar di tanah Papua,” pungkas Rori.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konsolidasi Pendidikan Papua Tengah 2026 Digelar, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat
Pramuka SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura Bagikan Takjil di Jalanan Kota
Mahasiswa Resah, Orang Tua Minta Transparansi Bansos ADik dan ADEM di Biak Numfor
Meriah dan Edukatif, Market Day Ceria SD Islam Menara Ilmu Hidupkan Semangat Dagang Siswa-Siswi
Lanal Timika Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Lewat PERSAMI KKRI 2026
Pendidikan Kunci Masa Depan, Pemprov Papua Tengah Bagikan 200 Laptop untuk Pelajar
Mahasiswa Pascasarjana UNAIM Wamena Sukses Tuntaskan Lokakarya Asia Tenggara
TIFA Creative Berbagi Inspirasi Seni dan Budaya Papua di Kampus STIS Mutiara Tual

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:08 WIT

Konsolidasi Pendidikan Papua Tengah 2026 Digelar, Sinergi Pusat dan Daerah Diperkuat

Sabtu, 7 Maret 2026 - 06:57 WIT

Pramuka SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura Bagikan Takjil di Jalanan Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:32 WIT

Mahasiswa Resah, Orang Tua Minta Transparansi Bansos ADik dan ADEM di Biak Numfor

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIT

Meriah dan Edukatif, Market Day Ceria SD Islam Menara Ilmu Hidupkan Semangat Dagang Siswa-Siswi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:43 WIT

Lanal Timika Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Lewat PERSAMI KKRI 2026

Berita Terbaru

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/