MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP 1 di Kabupaten Mimika mulai diuji.
Tim Asesmen dari Polda Papua bersama Polda Papua Tengah turun langsung melakukan inspeksi lapangan guna memastikan kelayakan stadion dan sistem pengamanan pertandingan.
Kegiatan asesmen dipusatkan di Stadion Wania Imipi SP 1, Jalan Pemuda, Kamoro Jaya, Distrik Mimika Baru, Rabu (4/3/2026) sore pukul 15.00 WIT.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari penilaian risiko (risk assessment) yang diwajibkan dalam penyelenggaraan kompetisi sepak bola, sesuai regulasi PSSI dan Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2022 tentang Pengamanan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga.
Ketua Tim Asesmen sekaligus Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Papua Tengah, Nyoman Punia, menegaskan bahwa kedatangan tim bukan sekadar formalitas, melainkan untuk melihat langsung kondisi faktual stadion yang akan digunakan.
“Kita bersama-sama sesungguhnya datang untuk melihat masalah layaknya lapangan yang akan digunakan. Kami akan melakukan peran uji lapangannya dan stadionnya,” ujar Nyoman saat tatap muka di ruang press conference Stadion Wania Imipi SP 1.
Ia menjelaskan, Polda Papua Tengah sendiri belum memiliki personel bersertifikasi asesmen PSSI. Karena itu, pihaknya menggandeng auditor asesmen dari Polda Papua yang telah mengantongi sertifikasi resmi.
“Kita akan memastikan masalah-masalahnya, Bapak Ridwan yang memunyai sertifikasi asesmen PSSI dari Polda Papua akan diberi tanggapan untuk penyelesaian yang sudah dipresesi. Dan, nanti beliau sendiri akan mendatangi apa-apa saja,” tuturnya.
“Dan, kalau mendapatkan kekurangan apa-apa saja, kekurangan nanti yang akan disampaikan oleh beliau. Jadi, hari ini kita langsung akan pertemuan dan nantinya akan dicek,” tandasnya.
Auditor Asesmen Polda Papua, AKP Muhamad Ridwan, dalam arahannya menegaskan bahwa asesmen bukan hanya menilai kualitas lapangan, tetapi juga menyangkut aspek manajemen pengamanan dan keselamatan secara menyeluruh.
“Asesmen adalah melakukan penilaian kompetensi dan keamanan, meliputi pengecekan sarana prasarana stadion, sistem keamanan, manajemen penonton, dan kenyamanan pemain. Sehingga, Stadion Wania Imipi SP 1 ini juga wajib untuk di asesmen, terhadap semua fasilitas dan sarana prasarananya,” tegas AKP Ridwan.
Menurutnya, penilaian risiko ini memiliki dasar hukum yang kuat, yakni Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2022. Hasil skoring dari asesmen akan menjadi tolok ukur apakah stadion dinyatakan layak atau masih memerlukan pembenahan sebelum kompetisi resmi digelar.
Proses asesmen dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (5/3/2026), dengan agenda pemeriksaan langsung seluruh fasilitas di lapangan, termasuk sarana pendukung dan perangkat pengamanan.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Liga 4 PSSI Papua Tengah juga datang dari Panitia Pelaksana (Panpel) dan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Ketua Panpel, Alfred Fredy Anouw, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Papua Tengah, Pemerintah Daerah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan kompetisi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Mimika, Yohanis Michael Yanwarin, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyukseskan pelaksanaan Liga 4 di Timika.
“Prinsipnya pemerintah daerah menyambut baik pelaksanaan Liga 4 PSSI Papua Tengah di Timika, dan Bupati Mimika telah memberikan petunjuk agar dapat mendukung dan mensupport Panpel dalam mempersiapkan hingga pelaksanaanya dapat berjalan seperti yang direncanakan,” ungkap Michael Yanwarin yang juga mantan pemain Persemi Mimika.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Dispora Mimika telah memasang videotron serta lampu stadion di sekitar lapangan Stadion Wania Imipi SP 1 guna menunjang kelancaran pertandingan.
Usai pertemuan, tim asesmen langsung meninjau sejumlah fasilitas, sarana, dan prasarana stadion. Penilaian ini diharapkan menjadi fondasi penting agar kompetisi Liga 4 PSSI Papua Tengah tidak hanya berjalan meriah, tetapi juga aman dan sesuai standar regulasi nasional.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju kick off 9 Maret, hasil asesmen ini akan menjadi penentu akhir kesiapan Mimika sebagai tuan rumah kompetisi sepak bola kasta regional tersebut.









