Uncen Kejutkan Liga Mahasiswa Basketball 2025, Jadi Runner-up Divisi 1

Endy Langobelen

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Universitas Cenderawasih (Uncen) mengakhiri LIMA Mandiri Basketball 2025 Surabaya sebagai runner-up. (Foto: Istimewa/Tim Marketing Communication Liga Mahasiswa)

Universitas Cenderawasih (Uncen) mengakhiri LIMA Mandiri Basketball 2025 Surabaya sebagai runner-up. (Foto: Istimewa/Tim Marketing Communication Liga Mahasiswa)

SURABAYA — Universitas Cenderawasih (Uncen) mencuri perhatian publik basket mahasiswa Indonesia setelah mencatatkan lompatan besar dalam gelaran LIMA Mandiri Basketball 2025 Surabaya.

Dari tim yang musim lalu masih bermain di Divisi 2, tahun ini Uncen sukses menembus final Divisi 1 dan mengakhiri kompetisi sebagai runner-up.

Pencapaian ini menjadi catatan sejarah sekaligus bukti bahwa semangat dan kerja keras mampu mengalahkan segala batas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Datang dari Papua, Uncen tak hanya membawa nama kampus, tetapi juga kebanggaan masyarakat Indonesia Timur, khususnya Papua. Sejak tip off pertama, mereka tampil tanpa beban—cepat, fisikal, dan penuh determinasi.

Di sepanjang turnamen, Uncen menyingkirkan beberapa tim unggulan dari Pulau Jawa yang selama ini mendominasi kompetisi basket mahasiswa nasional.

Baca Juga :  Diikuti Sejumlah Kabupaten, Kejurda Open Badminton Bupati Cup Mappi 2024 Resmi Dibuka

Kekuatan terbesar tim ini bukan hanya strategi permainan, tetapi chemistry dan kepercayaan diri. Dukungan suporter yang datang dari tribun selalu menjadi tenaga ekstra.

Setiap poin, setiap rebound, setiap fastbreak menunjukkan tekad mereka untuk membuktikan bahwa Papua layak berada di panggung tertinggi.

Puncak perjalanan itu terjadi pada final Divisi 1 melawan tuan rumah, Universitas Surabaya (Ubaya), yang digelar di GOR CLS Kertajaya, Surabaya.

Meski harus mengakui keunggulan Ubaya dengan skor 56–82, perjuangan Uncen tetap mendapat tepuk tangan panjang dari para penonton. Tidak ada kepala yang tertunduk—mereka keluar lapangan dengan dada terangkat.

“Mereka mungkin tidak membawa pulang trofi juara, tapi mereka membawa pulang hati penonton,” ujar salah satu komentator pertandingan.

Banyak pihak menyebut Uncen sebagai “People’s Champion” — juara di hati publik. Sebuah penghargaan yang tak tertulis, tetapi terasa begitu kuat.

Baca Juga :  Bara Semangat Pegiat Skateboard Timika di Tengah Keterbatasan Fasilitas

Keberhasilan Uncen menjadi runner-up Divisi 1 hanya dalam satu musim setelah juara Divisi 2 menunjukkan kesinambungan kualitas dan mental juara.

Tim ini membuktikan bahwa bakat basket Papua bukan sekadar potensi, tetapi kekuatan yang nyata dan bisa bersaing di level nasional.

LIMA Basketball 2025 Surabaya menjadi saksi perjalanan luar biasa ini. Uncen pulang ke Papua bukan hanya dengan medali perak, tetapi juga dengan kisah inspiratif tentang keberanian, tekad, dan mimpi yang tidak mengenal batas.

Uncen bukan hanya finalis. Uncen adalah pesan bahwa tim dari Timur bisa berdiri di panggung tertinggi. Dan mereka melakukannya dengan penuh kebanggaan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Talenta Papua Bersinar: Andarias Kareth Jadi Motor Kemenangan Indonesia di ASEAN Futsal 2026
Tiga Talenta PFA Dipanggil Timnas U-17, Bukti Kualitas Pembinaan di Mimika
Persipani Paniai Juara Liga 4 Papua Tengah, Tumbangkan Persipuncak 2-0 di Final
Persido Dogiyai Rebut Juara 3 Liga 4, Tundukkan Persemi 2-1 di Menit Akhir
Drama Penalti, Persipani Singkirkan Persemi dan Lolos ke Final Liga 4 Papua Tengah
Comeback, Persipuncak Singkirkan Persido 2-1 di Semifinal Liga 4 Papua Tengah
Libas Persemi 2-1, Persido Dogiyai Juara Grup A
Laga Persemi vs Persido Ditunda Akibat Hujan Deras, Dilanjutkan dari Menit ke-28

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 15:56 WIT

Talenta Papua Bersinar: Andarias Kareth Jadi Motor Kemenangan Indonesia di ASEAN Futsal 2026

Selasa, 7 April 2026 - 22:54 WIT

Tiga Talenta PFA Dipanggil Timnas U-17, Bukti Kualitas Pembinaan di Mimika

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:03 WIT

Persipani Paniai Juara Liga 4 Papua Tengah, Tumbangkan Persipuncak 2-0 di Final

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:01 WIT

Persido Dogiyai Rebut Juara 3 Liga 4, Tundukkan Persemi 2-1 di Menit Akhir

Senin, 16 Maret 2026 - 21:03 WIT

Drama Penalti, Persipani Singkirkan Persemi dan Lolos ke Final Liga 4 Papua Tengah

Berita Terbaru