PUNCAK JAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Papua menerjunkan tim investigasi ke Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, untuk melaksanakan investigasi pasca kerusuhan yang terjadi pada 16 Juli 2024 lalu.
Seperti yang diketahui, pada 16 Juli 2024 lalu, telah terjadi penembakan terhadap tiga orang masyarakat sipil. Penembakan tersebut diduga dilakukan oleh aparat TNI saat melaksanakan penindakan terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) Teranus Enumbi di Kampung Karubate, Distrik Muara.
Buntut dari penembakan tersebut, pihak keluarga tidak terima dan melakukan pengrusakan serta membakar sejumlah kendaraan milik pejabat pemerintah setempat dan TNI-Polri.
Tak hanya itu, para warga pendatang pun terkena imbasnya akibat tindakan kekerasan dari massa yang mana menyebabkan beberapa di antaranya luka-luka bahkan meninggal dunia.
Atas kejadian tersebut, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Papua, Kombes Pol. John H. S Sitanggang, beserta tim yang terdiri dari Kasatgas ODC dan Dirreskrimum Polda Papua ditunjuk oleh Kapolda Papua untuk segera melakukan investigasi di tempat kejadian perkara (TKP).
Hal itu disampaikan Dansat Brimob Polda Papua dalam keterangan pers yang diterima Galeripapua.com pada Minggu (28/7/2024) sore.
“Hari ini, saya dan tim yang terdiri dari Pak Dirkrimum dan Kasatgas ODC diperintahkan oleh Kapolda Papua untuk melaksanakan kegiatan investigasi di Puncak Jaya pasca terjadinya kerusuhan pada tanggal 16 Juli 2024,” ujarnya, Sabtu (27/7/2024).
Dikatakan, investigasi tersebut dilakukan untuk mengecek langsung penyebab masalah yang terjadi pada tanggal 16 Juli 2024.
“Hasilnya akan kami laporkan kepada Bapak Kapolda,” tuturnya.
Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46










