Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana

Kevin Kurni

Senin, 31 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama usai pembukaan kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2026 di Kantor SAR Timika, Senin (31/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Foto bersama usai pembukaan kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2026 di Kantor SAR Timika, Senin (31/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika menggelar kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Mimika.

Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika tersebut berlangsung selama dua hari, Senin (31/8/2026) hingga Selasa (1/9/2026), bertempat di Kantor SAR Timika.

Pelatihan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari BPBD Kabupaten Mimika, Kantor SAR Timika, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, serta relawan kebencanaan di Kabupaten Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembukaan kegiatan dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded, Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, para narasumber dari Kantor SAR Timika, pendamping dari BPBD, serta para peserta pelatihan.

Bupati Mimika dalam sambutannya yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ananias Faot, mengatakan kondisi alam yang semakin tidak menentu akibat perubahan iklim dan pola cuaca harus menjadi perhatian bersama.

“Bencana alam, bencana non-alam maupun bencana sosial merupakan ancaman nyata yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja. Oleh sebab itu, upaya pencegahan, kesiapsiagaan, mitigasi, serta peningkatan kapasitas masyarakat dan seluruh unsur terkait menjadi hal yang sangat penting,” kata Ananias.

Baca Juga :  Plt Bupati Mimika: Siapa Bilang Saya Mau Rolling Jabatan?

Menurutnya, kondisi geografis dan karakteristik wilayah Mimika membuat kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi kebutuhan penting. Karena itu, peningkatan kemampuan sumber daya manusia harus dilakukan secara berkelanjutan.

Pelatihan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan secara teori, tetapi juga meningkatkan keterampilan peserta dalam melakukan pencegahan, pengurangan risiko, hingga penanganan ketika bencana terjadi.

“Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Pemerintah, dunia usaha, masyarakat, relawan, lembaga sosial, serta seluruh stakeholder harus memiliki kepedulian dan kesiapsiagaan yang sama dalam menghadapi setiap potensi bencana,” ujarnya.

Dalam laporan kegiatan disebutkan, Kabupaten Mimika memiliki sedikitnya enam potensi ancaman bencana, yakni banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem, kebakaran hutan dan lahan, serta gempa bumi.

Kondisi tersebut membutuhkan kesiapan sumber daya manusia yang mampu melakukan mitigasi dan penanggulangan secara cepat, tepat, terkoordinasi dan terpadu.

Melalui pelatihan ini, BPBD Mimika menargetkan peningkatan pemahaman peserta mengenai risiko dan potensi bencana di daerah, kemampuan melakukan pengurangan risiko, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi kejadian bencana.

Selain itu, kegiatan juga diarahkan untuk memperkuat koordinasi antara BPBD, Kantor SAR Timika, OPD terkait dan relawan kebencanaan.

“Ketika terjadi bencana, kita tidak hanya mampu melakukan tindakan setelah bencana terjadi, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat mengurangi risiko, meminimalkan dampak, serta menyelamatkan sebanyak mungkin jiwa dan harta benda masyarakat,” jelas Ananias.

Baca Juga :  Pj. Bupati Mappi Serahkan Insentif Tokoh Agama, Adat, Masyarakat, Perempuan dan Pemuda TA. 2024

Pemerintah Kabupaten Mimika juga memberikan apresiasi kepada Kantor SAR Timika yang selama ini mendukung berbagai kegiatan kebencanaan, termasuk memfasilitasi tempat pelaksanaan pelatihan.

Ananias berharap kerja sama antara BPBD, SAR, pemerintah daerah, relawan, lembaga sosial dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat

“Kerja sama dan kepedulian yang telah diberikan selama ini merupakan bagian penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih kuat, cepat, terpadu, dan responsif,” katanya.

Ia juga meminta seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan serius dan disiplin serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, komunikasi dan kemampuan bekerja sama.

“Jadikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan ini sebagai bekal untuk diterapkan di lingkungan kerja dan di tengah-tengah masyarakat,” pesannya.

Menurutnya, keberhasilan penanggulangan bencana tidak hanya ditentukan dari kecepatan bertindak ketika bencana terjadi, tetapi juga dari kesiapan yang dibangun sebelum bencana.

“Mari kita bangun budaya sadar bencana, tanggap bencana, dan tangguh bencana, demi keselamatan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan di Kabupaten Mimika,” tegasnya.

Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Kabupaten Mimika Tahun 2026 tersebut kemudian secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ananias Faot, mewakili Bupati Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal
Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi
Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD
Gerbang Emas Mimika, Bupati Dorong UMKM dan Perluasan Lapangan Kerja
HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WIT

Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:13 WIT

Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi

Berita Terbaru

Penangkapan DPO tersangka penembakan karyawan Freeport di Mimika. (Foto: Satgas ODC)

Hukrim

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Okt 2026 - 04:32 WIT