Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Ahmad

Kamis, 22 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama seminar akhir masterplan perkotaan Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh di Ballroom Hotel Horison Ultima, Kamis (22/10/2026), (Foto: Ahmad)

Foto bersama seminar akhir masterplan perkotaan Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh di Ballroom Hotel Horison Ultima, Kamis (22/10/2026), (Foto: Ahmad)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi merampungkan dokumen masterplan perkotaan Potowaiburu, Distrik Mimika Barat Jauh.

Perencanaan penataan wilayah pesisir barat ini dirancang untuk memacu pertumbuhan ekonomi antardaerah sekaligus melindungi hak ulayat masyarakat adat suku Kamoro.

Tahapan perencanaan tersebut memasuki babak akhir melalui Seminar Akhir Masterplan Perkotaan Potowaiburu yang digelar di Ballroom Hotel Horison Ultima, Timika, Kamis (22/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang dibiayai melalui APBD Mimika ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Mimika, Santy Sondang.

Dalam sambutannya, Sabtu Sondang menegaskan pentingnya dokumen masterplan sebagai pedoman strategis pemerintah daerah dalam mengarahkan, mengendalikan, dan melaksanakan pembangunan fisik serta pengembangan wilayah secara terpadu.

“Potowaiburu memiliki posisi strategis di pesisir barat Mimika yang berbatasan dengan Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Letak ini membuka peluang bagi pengembangan transportasi laut dan pergerakan barang serta jasa antardaerah,” kata Santy.

Baca Juga :  TPID Rapatkan Barisan Sikapi Pasokan Pangan Jelang Lebaran

Menurutnya, Potowaiburu menyimpan potensi kekayaan alam melimpah di sektor perikanan dan kehutanan. Namun, optimalisasi potensi tersebut membutuhkan sentuhan infrastruktur dasar serta tata ruang yang terukur agar tidak menimbulkan ketimpangan di masa depan.

“Selama ini, pertumbuhan fisik Potowaiburu berlangsung secara alami dan belum sepenuhnya didukung pola ruang terpadu. Jika tidak diantisipasi, kondisi tersebut berisiko memicu permukiman tidak teratur, penggunaan lahan yang tidak efisien, hingga konflik pemanfaatan ruang,” ujarnya.

Santy mengimbau agar penataan kawasan perkotaan Potowaiburu tetap berpijak pada nilai-nilai sosial budaya lokal, khususnya keberadaan suku Kamoro yang kehidupannya bergantung pada ekosistem laut dan sungai. Pembangunan yang berjalan diharapkan tidak mengikis ruang hidup warga asli.

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Mimika, Sumitro Hamza, menjelaskan bahwa penyusunan dokumen tata ruang ini memakan waktu selama tiga bulan sejak penandatanganan kontrak kerja pada akhir Juli 2026. Proyek perencanaan ini digarap oleh konsultan perencana CV Point Plan Engineering.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Beri Dana Hibah Kepada Forkopimda Untuk Pemilukada 2024

“Pekerjaan dilaksanakan CV Point Plan Engineering melalui tahapan seminar pendahuluan dan survei lapangan sebelum memasuki seminar akhir. Kegiatan ini dibiayai melalui APBD Mimika dan melibatkan unsur pemerintah serta tokoh masyarakat,” ungkapnya.

Sumitro menambahkan, dokumen masterplan ini dibuat secara komprehensif, terukur, dan aplikatif sebagai rujukan jangka panjang Pemkab Mimika dalam menentukan prioritas pembangunan, pengalokasian anggaran, serta penataan guna lahan di Distrik Mimika Barat Jauh.

Melalui masterplan ini, Pemkab Mimika menargetkan kawasan Potowaiburu bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di batas wilayah barat yang modern, tertata, namun tetap menjunjung tinggi hak-hak ulayat dan kearifan lokal masyarakat adat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal
Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi
Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD
Gerbang Emas Mimika, Bupati Dorong UMKM dan Perluasan Lapangan Kerja
HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan
30 Tahun Mimika, Bupati Apresiasi Perjuangan Para Perintis Pembangunan
HUT ke-30 Mimika, Bupati Ajak Warga Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman
HUT ke-30 Mimika, Bupati Tekankan Pemerataan Pembangunan hingga Kampung

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WIT

Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:13 WIT

Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:09 WIT

Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:28 WIT

Gerbang Emas Mimika, Bupati Dorong UMKM dan Perluasan Lapangan Kerja

Senin, 12 Oktober 2026 - 13:23 WIT

HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Berita Terbaru