67 Kasus Kusta Ditemukan di Mimika hingga Agustus 2026

Ahmad

Rabu, 23 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penyakit kusta. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi penyakit kusta. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Sebanyak 67 kasus kusta ditemukan di Kabupaten Mimika sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, mayoritas merupakan kusta tipe multibasiler (MB) atau yang dikenal sebagai kusta basah.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika mencatat, 64 dari 67 kasus yang ditemukan merupakan kusta tipe MB. Sementara tiga kasus lainnya merupakan tipe pausibasiler (PB) atau kusta kering.

Penemuan tersebut merupakan hasil pemeriksaan atau skrining kusta yang dilakukan secara aktif oleh Dinas Kesehatan di tengah masyarakat. Hingga Agustus 2026, jumlah pemeriksaan mencapai 870.863 pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Angka skrining tersebut meningkat tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2022 tercatat 3.092 pemeriksaan, kemudian 58.589 pemeriksaan pada 2023, 48.424 pada 2024, dan 105.642 pemeriksaan pada 2025.

Baca Juga :  Minim Air Bersih Hambat Upaya Hentikan BABS di Wilayah Pesisir Mimika

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Linus Dumatubun, mengatakan penemuan kasus menjadi bagian penting dalam upaya memutus rantai penularan kusta.

“Deteksi dini menjadi langkah penting dalam pengendalian kusta. Semakin cepat ditemukan, semakin cepat pasien mendapatkan pengobatan sehingga risiko kecacatan dapat dicegah,” ujar Linus.

Menurut Linus, penanganan pasien tidak berhenti setelah kasus ditemukan. Dinas Kesehatan memastikan pasien mendapatkan pengobatan dan pendampingan sesuai standar, termasuk pemantauan hingga pasien dinyatakan selesai menjalani pengobatan melalui indikator Release From Treatment (RFT).

“Pasien kusta yang ditemukan akan mendapatkan pendampingan dan pengobatan sesuai standar,” kata Linus.

Ia mengatakan keberhasilan pengobatan juga dipengaruhi dukungan lingkungan sekitar pasien. Karena itu, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam memastikan pasien menyelesaikan pengobatan.

Baca Juga :  Keluarga Korban Lakalantas Blokade Jalan di Check Point 28 Mimika

“Dukungan keluarga dan masyarakat sangat penting agar pasien menyelesaikan pengobatan,” tutur Linus.

Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika juga menyoroti stigma sosial sebagai salah satu tantangan dalam penanganan kusta.

Masyarakat diimbau tidak melakukan diskriminasi terhadap penderita dan mendorong warga yang menemukan kelainan atau bercak pada kulit untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Dengan ditemukannya 67 kasus hingga Agustus 2026, Dinas Kesehatan terus memperkuat penemuan kasus secara aktif melalui jaringan puskesmas dan fasilitas kesehatan di wilayah Kabupaten Mimika.

Upaya tersebut diarahkan untuk memastikan kasus kusta dapat ditemukan lebih awal, segera mendapatkan pengobatan, serta mencegah terjadinya kecacatan dan penularan lebih lanjut di masyarakat.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis
Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit
PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria
PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria
Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan
Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika
Asap Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Amungsa Cares Papua Imbau Penggunaan Masker
Kabut Asap Picu Kenaikan Kasus ISPA di Mimika, Dinkes Catat Lebih dari 63 Ribu Penderita

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:18 WIT

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:54 WIT

PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIT

PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria

Minggu, 4 Oktober 2026 - 17:00 WIT

Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:08 WIT

Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika

Berita Terbaru

Kebakaran hutan terjadi di kawasan pegunungan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook Anak Tambang Papua)

Peristiwa

Kebakaran Hutan Melanda Pegunungan di Tembagapura Mimika

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:19 WIT