Longsor di Tambang Bawah Tanah, Freeport: 7 Karyawan Aman

Ahmad

Selasa, 9 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CCTV di bawah tanah di area GBC PT Freeport Indonesia menangkap peristiwa longsor. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar CCTV)

CCTV di bawah tanah di area GBC PT Freeport Indonesia menangkap peristiwa longsor. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar CCTV)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) angkat bicara terkait peristiwa langsor yang terjadi di tambang bawah tanah Graseberg Block Cave (GBC) pada Senin malam, 8 September 2025.

Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, menjelaskan bahwa pada hari Senin, sekitar pukul 22.00 WIT di Papua, Indonesia, terjadi aliran material basah dalam jumlah yang besar di tambang bawah tanah GBC.

Baca Juga :  Jaringan Telkomsel Lumpuh Usai Gempa Nabire, Warga Kesulitan Kabari Keluarga

Insinden tersebut menutup akses ke area tertentu di tambang yang pada akhirnya membatasi rute evakuasi untuk tujuh pekerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lokasi para pekerja yang terjebak telah diketahui dan mereka diyakini aman,” ungkap Katri dalam keterangan tertulis yang diterima media ini, Selasa (9/9/2025).

Katri melanjutkan, saat ini kru sedang berupaya membersihkan akses untuk evakuasi yang aman dan cepat terhadap ketujuh pekerja yang masih terjebak.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Gelar Musrenbang RKPD Tahun 2025

Bersamaan dengan itu, kegiatan penyediaan kebutuhan bagi para pekerja yang terdampak sedang dilakukan.

“Seluruh pekerja lainnya dipastikan aman. Operasi penambangan telah dihentikan sementara untuk memprioritaskan pembersihan jalur akses dan evakuasi yang aman bagi tujuh pekerja kontraktor tersebut,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OPM Klaim Tembak 3 Mata-mata dan 1 Polisi di Yahukimo
Seorang Polisi Gugur di Yahukimo, Diduga Diserang OTK
Api Melahap Pesawat Perintis AMA di Yahukimo, Penyelidikan Masih Berlangsung
Petugas Kebersihan di Timika Temukan Jasad Bayi di Tumpukan Sampah
Dua Kelompok Saling Serang di Timika, Seorang Warga Terluka Kena Panah
Seorang Pria di Mimika Dibacok OTK
Hari Keenam Ledakan Biak Numfor, 17 Potongan Tubuh Kembali Ditemukan
Hilang Kontak 4 Hari, Speed Boat Pengangkut Apel Tujuan Asmat Ditemukan Selamat

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:20 WIT

OPM Klaim Tembak 3 Mata-mata dan 1 Polisi di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 - 04:45 WIT

Seorang Polisi Gugur di Yahukimo, Diduga Diserang OTK

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:49 WIT

Api Melahap Pesawat Perintis AMA di Yahukimo, Penyelidikan Masih Berlangsung

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:17 WIT

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Jasad Bayi di Tumpukan Sampah

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:20 WIT

Dua Kelompok Saling Serang di Timika, Seorang Warga Terluka Kena Panah

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT