Mahasiswa Resah, Orang Tua Minta Transparansi Bansos ADik dan ADEM di Biak Numfor

Ikbal Asra

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Biak Numfor bersama Dinas Pendidikan, BPKD, Asisten I serta perwakilan orang tua mahasiswa. (Foto: Galeri Papua/Ikbal Asra)

Pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Biak Numfor bersama Dinas Pendidikan, BPKD, Asisten I serta perwakilan orang tua mahasiswa. (Foto: Galeri Papua/Ikbal Asra)

BIAK NUMFOR – Penundaan pembayaran bantuan sosial (bansos) daerah bagi mahasiswa penerima beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) dan Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) di Kabupaten Biak Numfor, Papua, memicu keresahan di kalangan orang tua dan mahasiswa.

Persoalan ini dibahas dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Biak Numfor bersama Dinas Pendidikan, BPKD, Asisten I serta perwakilan orang tua mahasiswa.

Kepala Dinas Pendidikan Biak Numfor, Komaruddin, menjelaskan bahwa bantuan sosial daerah yang seharusnya dibayarkan pada 2025 belum dapat dicairkan hingga akhir tahun anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BPKD tidak bisa mencairkan sampai 31 Desember 2025 karena kendala administratif. Namun, sudah ada komitmen akan dibayarkan pada triwulan pertama 2026,” ujarnya.

Ia menegaskan program ADik dan ADEM merupakan program afirmasi pemerintah pusat. Seluruh komponen utama pembiayaan seperti uang kuliah, SPP, dan biaya hidup ditanggung oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :  20 Sekolah di Mimika Jadi Sasaran Program Revitalisasi, Bupati Sesalkan Hal Ini

“Pemerintah daerah sebenarnya tidak wajib membiayai. Bantuan ini bentuk motivasi dan dukungan dari daerah kepada mahasiswa,” kata Komaruddin usai menggelar RDP di Biak, Kamis (12/2/2026).

Bantuan sosial daerah tersebut sebesar Rp3.400.000,- per mahasiswa dan akan diberikan kepada seluruh mahasiswa ADik, baik mahasiswa baru semester 1 tahun 2025 maupun mahasiswa lama sejak 2022. Dana akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing mahasiswa.

Orang Tua Minta Transparansi

Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Mahasiswa Penerima Beasiswa Wilayah Biak Numfor, Hendrik Korwa, mengatakan orang tua berharap pemerintah daerah dan pengelola program membuka data penyaluran bantuan secara transparan.

“Harapan kami dari kabupaten dan juga perwakilan orang tua, data-data yang sudah direalisasikan kepada anak-anak kita, baik di dalam maupun di luar negeri, itu harus transparan,” ujar Hendrik.

Baca Juga :  Freeport Bina Pengusaha Muda Lewat Papuan Bridge Program

Menurutnya, transparansi penting agar tidak muncul kecurigaan maupun kesimpangsiuran informasi di tengah masyarakat.

“Sebab banyak sekali anak-anak kita yang mengeluh atas dana yang dikirim oleh pengelola. Karena itu, kami ingin semuanya jelas dan terbuka supaya tidak ada pertanyaan di kemudian hari,” kata Hendrik.

Ia menegaskan, orang tua tidak bermaksud menyalahkan pihak tertentu, melainkan meminta kepastian waktu pembayaran serta keterbukaan data agar mahasiswa bisa fokus menjalani studi tanpa beban.

Komisi IV DPRD Biak Numfor menyatakan akan mengawal realisasi pembayaran bantuan sosial tersebut hingga benar-benar dibayarkan sesuai komitmen pada triwulan pertama 2026.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meriah dan Edukatif, Market Day Ceria SD Islam Menara Ilmu Hidupkan Semangat Dagang Siswa-Siswi
Lanal Timika Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Lewat PERSAMI KKRI 2026
Pendidikan Kunci Masa Depan, Pemprov Papua Tengah Bagikan 200 Laptop untuk Pelajar
Mahasiswa Pascasarjana UNAIM Wamena Sukses Tuntaskan Lokakarya Asia Tenggara
TIFA Creative Berbagi Inspirasi Seni dan Budaya Papua di Kampus STIS Mutiara Tual
Nurhaidah Nawipa Pimpin 8 Istri Bupati Papua Tengah Tuntaskan PR Fondasi Pendidikan
20 Sekolah di Mimika Jadi Sasaran Program Revitalisasi, Bupati Sesalkan Hal Ini
IMPAS Education ke-13 Hadir di Mimika: Dorong Transformasi Digital di Tanah Papua

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 03:32 WIT

Mahasiswa Resah, Orang Tua Minta Transparansi Bansos ADik dan ADEM di Biak Numfor

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:28 WIT

Meriah dan Edukatif, Market Day Ceria SD Islam Menara Ilmu Hidupkan Semangat Dagang Siswa-Siswi

Senin, 9 Februari 2026 - 11:43 WIT

Lanal Timika Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan Lewat PERSAMI KKRI 2026

Rabu, 21 Januari 2026 - 21:58 WIT

Pendidikan Kunci Masa Depan, Pemprov Papua Tengah Bagikan 200 Laptop untuk Pelajar

Minggu, 2 November 2025 - 11:10 WIT

Mahasiswa Pascasarjana UNAIM Wamena Sukses Tuntaskan Lokakarya Asia Tenggara

Berita Terbaru

Polisi melakukan olah TKP peristiwa penembakan sopir truk tangki air di Yahukimo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas ODC)

Peristiwa

Polisi Ungkap Kronologi Penembakan Sopir Truk Air di Yahukimo

Kamis, 12 Feb 2026 - 23:51 WIT

Rapat koordinasi Satgas MBG di Lantai 3 Gedung A Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Kamis (12/2/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Pemerintahan

14 Distrik di Mimika Belum Tersentuh MBG

Kamis, 12 Feb 2026 - 23:33 WIT