Freeport Bina Pengusaha Muda Lewat Papuan Bridge Program

Endy Langobelen

Kamis, 18 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta PBP YET Angkatan Pertama bersama Instruktur dan Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) berfoto bersama usai pembukaan program PBP YET di Institut Pertambangan Nemangkawi, Kuala Kencana, Timika, Papua Tengah, Rabu (18/4/2024). (Foto: Istimewa/Corporate Communications PTFI)

Peserta PBP YET Angkatan Pertama bersama Instruktur dan Manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) berfoto bersama usai pembukaan program PBP YET di Institut Pertambangan Nemangkawi, Kuala Kencana, Timika, Papua Tengah, Rabu (18/4/2024). (Foto: Istimewa/Corporate Communications PTFI)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) meningkatkan keterampilan putra-putri asli Papua melalui Papuan Bridge Program Youth Entrepreneurship (PBP YET), sebuah program yang dibuat khusus untuk pengembangan wirausaha.

Senior Vice President (SVP) Sustainable Development PTFI, Nathan Kum, menjelaskan bahwa program PBP YET ini merupakan bagian dari investasi sosial PTFI melalui Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN).

“Tujuan program ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan sumber daya manusia asli Papua di bidang kewirausahaan,” ujar Nathan saat membuka PFP YET Angkatan Pertama, di IPN, Kuala Kencana, Timika, Rabu (17/4/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nathan menyebut program pembelajaran ini mengadopsi materi dari program Dream Builder yang diinisiasi oleh Freeport McMoran Foundation berkolaborasi dengan Thunderbird School of Global Management dan Arizona State University (ASU). Dream Builder merupakan program pelatihan bersertifikasi yang telah diikuti lebih dari 185 ribu peserta di 182 negara.

Baca Juga :  Disediakan Tempat Jualan di Pasar Sentral, Pedagang Cakbor Mimika Malah Kabur

Seluruh peserta PBP YET diajarkan berbagal hal yang pada umumnya akan dijumpai dalam dunia usaha, seperti ketrampilan presentasi, ketrampilan komputer, kemampuan berbahasa Ingris, kepimpinan, kewirausahaan dan kemampuan pemasaran yang baik.

“Kami berharap setelah mengikuti pelatihan ini para peserta dapat menerapkan materi secara praktis ke dalam aktivitas usahanya sehingga melalui program PBP YET akan lahir lebih banyak pengusaha asli Papua sukses ke depannya,” kata Nathan Kum.

Untuk diketahui, sebanyak 11 peserta terpilih dalam seleksi yang diikuti 252 pendaftar dari seluruh Papua. Selanjutnya para peserta akan mengikuti pelatihan selama empat bulan ke depan. Selama menjalani program, PTFI memberikan fasilitas kesehatan dan uang saku untuk peserta.

Baca Juga :  Lapas Timika Fasilitasi Warga Binaan Ikut Sekolah Paket

Salah satu peserta Yanti Onamawe yang merupakan putri asli Amungme mengatakan sangat antusias mengikuti program ini.

Pemilik usaha penyewaan kios itu optimistis mendapatkan ilmu baru di bidang kewirausahaan untuk diterapkan saat menjalankan usahanya.

“Saya senang bisa terpilih dan bergabung di program PBP ini. Semoga saya bisa mendapat ilmu baru terkait dunia usaha sehingga bermanfaat untuk melanjutkan bisnis,” kata Fatima.

Peserta asal Suku Kamoro, Fransina Weyau yang berjualan pinang dan warung kopi mengatakan akan bersungguh-sungguh mengikuti program ini selama empat bulan ke depan. Ia bangga bisa terpilih di antara ratusan pendaftar.

“Saya percaya ilmu bisnis saya akan semakin bertambah dengan bergabung di program PBP YET yang diselenggarakan PTFI ini,” ujar Fransina.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendidikan di Waa Banti Mimika Belum Maksimal, Polisi Buka Kelas Darurat
Tiga Tahun Belajar di Luar Papua, Lulusan ADEM Kembali dan Siap Raih Bangku Kuliah
UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026
Resmikan Asrama Rp12 Miliar di Timika, Bupati Intan Jaya Fokus Bangun SDM
Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan
DPRK Temukan Asrama Putri Mamberamo Raya Terbengkalai sejak 2023
Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha
Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:56 WIT

Pendidikan di Waa Banti Mimika Belum Maksimal, Polisi Buka Kelas Darurat

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:02 WIT

Tiga Tahun Belajar di Luar Papua, Lulusan ADEM Kembali dan Siap Raih Bangku Kuliah

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIT

UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 17:47 WIT

Resmikan Asrama Rp12 Miliar di Timika, Bupati Intan Jaya Fokus Bangun SDM

Sabtu, 30 Mei 2026 - 10:09 WIT

Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan

Berita Terbaru