MIMIKA – Kunjungan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Mimika ke Kantor Yayasan Amungsa Cares Papua, Senin (14/9/2026), tidak hanya menjadi bagian dari proses verifikasi kelembagaan.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi Yayasan Amungsa Cares Papua untuk memperkenalkan berbagai program yang dijalankan sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya kolaborasi dalam menjawab persoalan kesehatan dan sosial di Mimika.
Dalam kunjungan verifikasi lapangan itu, Manager Program Yayasan Amungsa Cares Papua, Febian Kakisina, mempresentasikan sejumlah program prioritas lembaga kepada tim Kesbangpol Mimika.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Febian menjelaskan, Yayasan Amungsa Cares Papua saat ini memiliki empat program prioritas, yakni KAS BUNYI, Klinik Bergerak, KAT (Komunitas Adat Terpencil), dan Pemberdayaan Masyarakat.
Menurut Febian, pelaksanaan berbagai program tersebut tidak dapat berjalan sendiri. Karena itu, Yayasan Amungsa Cares Papua terus membangun komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan swasta.
“Yayasan Amungsa Cares Papua telah membangun komunikasi dan komitmen kerja sama dengan berbagai pihak, baik dari unsur pemerintahan maupun pihak swasta. Kerja sama ini menjadi bagian penting untuk memperkuat pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” jelas Febian.
Ia mengatakan, kolaborasi diperlukan agar program-program sosial dapat terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperoleh dukungan dari berbagai pemangku kepentingan.
Presentasi tersebut mendapat respons positif dari pihak Kesbangpol Mimika. Dalam kesempatan itu, Kesbangpol meminta Yayasan Amungsa Cares Papua memasukkan daftar program yang dimiliki sebagai bagian dari proses verifikasi dan pendataan kelembagaan.
Pesan tentang kepedulian terhadap kesehatan turut mewarnai pertemuan tersebut.
Sebelumnya, Yayasan Amungsa Cares Papua telah menjalankan gerakan pembagian 2.000 masker kepada masyarakat dan pelajar di Mimika.
Masker dibagikan di sejumlah sekolah dan ruang publik, termasuk kawasan lampu merah Diana Mall, sebagai langkah antisipasi terhadap paparan asap dan debu di tengah kondisi lingkungan dan iklim yang kurang baik.
Komitmen itu kembali dibawa dalam kunjungan Kesbangpol. Di penghujung diskusi, Pembina Yayasan Amungsa Cares Papua, Marlan Bisay, menyerahkan enam pak masker kepada pihak Kesbangpol Mimika.
Penyerahan masker tersebut menjadi simbol ajakan agar kepedulian terhadap kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, tetapi menjadi gerakan bersama.
Yayasan Amungsa Cares Papua mendorong keterlibatan pemerintah, lembaga swadaya masyarakat (LSM), organisasi masyarakat (ormas), pihak swasta, hingga masyarakat dalam menjaga kesehatan lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan verifikasi lapangan itu kemudian ditutup dengan komitmen untuk terus menjaga komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dalam mendukung program-program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat Mimika.
Yayasan Amungsa Cares Papua menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program nyata, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mendorong keterlibatan berbagai elemen dalam menjawab persoalan sosial, pendidikan, dan kesehatan di Kabupaten Mimika.










