Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Sabtu, 17 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anton Fatem dan Yesias Fatem, anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya yang sebelumnya diklaim tewas dalam kontak tembak di Maybrat, Papua Barat Daya. (Foto: Istimewa)

Anton Fatem dan Yesias Fatem, anggota OPM Kodap IV/Sorong Raya yang sebelumnya diklaim tewas dalam kontak tembak di Maybrat, Papua Barat Daya. (Foto: Istimewa)

MAYBRAT – Dua anggota kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya, Anton Fatem dan Yesias Fatem, yang sebelumnya dilaporkan tewas dalam kontak tembak dengan Satgas TNI di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, ternyata masih hidup.

Informasi tersebut terungkap dalam perkembangan penindakan aparat di wilayah Maybrat. Keduanya disebut lolos dari penyergapan di Sungai Frambu pada Jumat (9/10/2026), sebelum akhirnya menyerah beberapa hari kemudian.

Perkembangan itu disampaikan dalam rilis Satgas Koops TNI Habema, Sabtu (17/10/2026), menyusul penemuan satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter pada Jumat (16/10/2026).

“Berdasarkan laporan satuan, penemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengamanan dan pendalaman informasi terhadap Wapangkodap IV/Sorong Raya Zakarias Fatem yang disergap, ditangkap serta pendalaman dari Anton Fatem, dan Yesias Fatem yang sebelumnya ternyata lolos dari penyergapan di Sungai kemudian beberapa hari sebelumnya yang akhirnya menyerah,” jelas rilis Satgas Koops TNI Habema, Sabtu (17/10/2026).

Sebelumnya, personel Satgas Yonif 9 Marinir terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya di kawasan Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat, Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 09.10 WIT.

Baca Juga :  Polisi Buru Pelaku Penembakan 2 Anggota Pos Pol Ndeotadi 99 Paniai

Dalam laporan awal, tiga anggota kelompok bersenjata tersebut disebut terkena tembakan dan meninggal dunia. Namun, aparat hanya menemukan satu jenazah di lokasi, yakni Manfred Fatem, yang disebut sebagai Danops OPM Kodap IV/Sorong Raya.

Sementara itu, dua anggota lainnya dilaporkan terbawa arus sungai. Perkembangan terbaru kemudian menunjukkan bahwa Anton Fatem dan Yesias Fatem masih hidup.

Dalam operasi pada 9 Oktober tersebut, personel Satgas juga mengamankan satu pucuk senjata api jenis AK-101. Berdasarkan laporan sementara, tidak ada korban dari pihak TNI dalam kontak tembak itu.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara
TNI Sita 79 Pucuk Senjata Api di Papua, 22 Orang Ditindak
Mantan Kepala Kampung Ineki Supiori Ditahan, Kerugian Negara Rp906 Juta
Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:10 WIT

Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:04 WIT

Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIT

Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta

Berita Terbaru