Theo Kellen Terpilih Pimpin AJI Jayapura, Kebebasan Pers Jadi Tantangan

Ikbal Asra

Minggu, 1 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua AJI Kota Jayapura terpilih, Theo Kellen, seusai Konferensi Kota AJI Jayapura, Sabtu, 31 Oktober 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

Ketua AJI Kota Jayapura terpilih, Theo Kellen, seusai Konferensi Kota AJI Jayapura, Sabtu, 31 Oktober 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

JAYAPURA – Wartawan media JUBI, Theo Kellen, dan videografer JUBI, Maurids Yansip, terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura periode 2026-2029 dalam Konferensi Kota AJI Jayapura, Sabtu, 31 Oktober 2026, di Jayapura.

Theo dan Maurids menggantikan kepengurusan sebelumnya yang dipimpin Lucky Ireeuw sebagai ketua dan Anang Budiono sebagai sekretaris. Keduanya akan memimpin organisasi jurnalis independen tersebut selama tiga tahun ke depan.

Theo mengatakan, kebebasan pers dan keselamatan jurnalis masih menjadi tantangan dalam kerja jurnalistik di Papua. Selain ancaman terhadap kebebasan pers, luasnya wilayah liputan dan tingginya biaya operasional juga menjadi persoalan yang dihadapi wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolaborasi menjadi hal yang penting untuk sama-sama mendorong dan memperkuat jurnalistik di Tanah Papua,” kata Theo setelah terpilih.

Menurut Theo, peningkatan kapasitas wartawan melalui pelatihan juga perlu menjadi perhatian kepengurusan baru. Hal ini terutama untuk menghadapi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan penyebaran disinformasi.

Dia berkata, program kerja kepengurusan baru belum dirumuskan secara terperinci karena masih menunggu proses pembentukan struktur organisasi.

Baca Juga :  391 Jemaah Haji Asal Papua Tiba di Makassar, Dua Masih Dirawat di Madinah

Salah satu kebutuhan yang ingin didorong adalah penyediaan sekretariat AJI Kota Jayapura. Menurut Theo, sekretariat diperlukan sebagai ruang berkumpul dan berkoordinasi bagi anggota.

“Teman-teman ingin berkumpul saja, tidak ada sekretariat. Jadi mungkin itu yang perlu didorong juga,” ujarnya.

Persoalan keselamatan jurnalis menjadi perhatian tersendiri di Papua. AJI Indonesia mencatat 114 kasus kekerasan terhadap jurnalis dan media di Papua sepanjang 2000-2021. Data tersebut mencakup kekerasan terhadap jurnalis asli Papua maupun non-Papua serta intimidasi terhadap perusahaan media.

Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah dugaan kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis kembali dilaporkan. Pada 3 Agustus 2026, telepon genggam wartawan JUBI, Silpester Kasipka, diduga dipukul seorang anggota polisi hingga layarnya retak ketika meliput aksi demonstrasi di Sentani, Kabupaten Jayapura.

Pada 29 September 2026, wartawan Wahana News, Endi Mambrasar, juga melaporkan dugaan intimidasi dan ancaman verbal yang diduga dilakukan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Raja Ampat. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polda Papua Barat Daya.

Theo mengatakan, tantangan tersebut membutuhkan kerja bersama antarsesama jurnalis dan organisasi pers untuk memperkuat perlindungan serta profesionalisme wartawan di Papua.

Baca Juga :  Jurnalis Perempuan Mimika Resmi Dikukuhkan, Ini Pesan Bupati

Sekretaris Jenderal AJI Indonesia, Bayu Wardana, berharap kepengurusan baru AJI Kota Jayapura dapat memperkuat kegiatan dan program organisasi di seluruh wilayah Tanah Papua, termasuk Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Bayu mengatakan, AJI Indonesia siap mendukung program yang dijalankan AJI Jayapura untuk memperkuat kebebasan pers dan keberadaan media independen di Papua.

Menurut dia, solidaritas antarkota AJI juga perlu diperkuat melalui jaringan komunikasi dan media sosial organisasi. Dengan begitu, persoalan kebebasan pers yang terjadi di satu daerah dapat menjadi perhatian dan mendapat dukungan dari anggota AJI di daerah lain.

“Kalau ada isu di Papua, itu juga disuarakan di AJI kota-kota lain. Kalau ada isu di Kalimantan, bagaimana di Sulawesi dan Papua juga ikut mendukung. Itulah solidaritas yang penting untuk kita kedepankan,” kata Bayu.

Dia menilai, penguatan jaringan tersebut penting agar jurnalis dapat saling mendukung dalam mengawal kebebasan pers dan menjaga independensi media.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Dilantik, KNPI Kabupaten Jayapura Fokus Konsolidasi dan Kegiatan Kepemudaan
Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional
Peringati HUT ke-76, IDI Sasar 1.000 Warga Mimika Lewat Baksos Pekan Bakti Noken Medis
Fomika Nyatakan Kesiapan Mimika Tuan Rumah Papua Reggae Festival 2027
Bakal Hadiri Rakornas 2026, ICCN Papua Tengah Siapkan Produk Kreatif dan Program Daerah
Belasan Izin Hutan Menyasar Tanah Adat Papua
Pemuda Muslim Indonesia Mimika Luncurkan Program Khasanah Islamiah untuk Pelajar
Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:35 WIT

Theo Kellen Terpilih Pimpin AJI Jayapura, Kebebasan Pers Jadi Tantangan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:29 WIT

Usai Dilantik, KNPI Kabupaten Jayapura Fokus Konsolidasi dan Kegiatan Kepemudaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:11 WIT

Hadiri Rakornas ICCN 2026, Papua Tengah Perkenalkan TIFA ke Panggung Nasional

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:18 WIT

Peringati HUT ke-76, IDI Sasar 1.000 Warga Mimika Lewat Baksos Pekan Bakti Noken Medis

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:12 WIT

Fomika Nyatakan Kesiapan Mimika Tuan Rumah Papua Reggae Festival 2027

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT