Freeport dan Petrosea Raih Award CSR 2026 atas Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria di Mimika

Ahmad

Rabu, 4 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Dinas Kesehatan bersama PTFI dan PT Petrosea mengabadikan momen usai meraih penghargaan dalam ajang Award CSR  2026 di Bandung. (Foto: Istimewa)

Perwakilan Dinas Kesehatan bersama PTFI dan PT Petrosea mengabadikan momen usai meraih penghargaan dalam ajang Award CSR 2026 di Bandung. (Foto: Istimewa)

BANDUNG — Dua perusahaan tambang dan infrastruktur besar yang beroperasi di Papua Tengah, PT Freeport Indonesia dan PT Petrosea, menerima penghargaan ATM CSR Award 2026 atas kontribusi pendanaan dan komitmen mereka dalam menanggulangi penyakit AIDS, Tuberkulosis (TBC), dan Malaria (ATM) di Kabupaten Mimika.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Asosiasi Dinas Kesehatan (ADINKES) dalam rangkaian kegiatan Resilient & Sustainable Systems for Health Global Fund (RSSH GF) ATM di Bandung, Jawa Barat, Selasa (03/11/2026).

Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas peran aktif dunia usaha dalam memperkuat pembiayaan kesehatan berkelanjutan di daerah, khususnya di wilayah Papua Tengah yang masih menghadapi tantangan serius terkait penyebaran ketiga penyakit menular tersebut.

Pemberian penghargaan disaksikan langsung oleh jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika serta Tim RSSH ADINKES Papua Tengah.

“Kehadiran sinergi antara pemerintah daerah, mitra pembangunan, dan sektor swasta melalui program CSR menjadi kunci mendesak untuk mempercepat target eliminasi AIDS, TBC, dan Malaria, khususnya di wilayah Papua Tengah,” tegas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Linus M. R. Dumatubun.

Upaya penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria di tingkat daerah dinilai tidak lagi dapat mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau APBN semata.

Ketua Umum Pengurus Pusat ADINKES, M. Subuh, menyatakan bahwa tata kelola pembiayaan program kesehatan di daerah memerlukan skema berkelanjutan melalui keterlibatan lintas sektor, termasuk alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan swasta.

Baca Juga :  Kunjungan RSUD Mimika Naik 18 Persen Sepanjang 2025, Lonjakan Pasien Non-Darurat Padati IRD

Selain penganugerahan penghargaan kepada dunia usaha, forum tersebut juga menandai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ADINKES dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal serta BAZNAS.

Kerja sama ini bertujuan memperluas jangkauan penanggulangan hingga ke tingkat desa dan mengoptimalkan pemanfaatan dana sosial masyarakat.

Melalui kemitraan multipihak ini, ADINKES mendorong para pelaku dunia usaha lainnya di Indonesia untuk mengarahkan program CSR mereka pada prioritas pembangunan kesehatan daerah secara terukur dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Generasi Muda Mimika di Tengah Bayang-Bayang Bahaya HIV-AIDS
RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital
Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis
Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit
PAM GKI Klasis Mimika Dukung Eliminasi Malaria
PC PMI Mimika Dorong Program Eliminasi Malaria
Kasus Malaria Mimika Tembus 118 Ribu, YACP Dorong Media Jadi Penggerak Pencegahan
Pemuda Muslim Dorong Pelajar Jadi Agen Pencegahan Malaria di Mimika

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:34 WIT

Freeport dan Petrosea Raih Award CSR 2026 atas Penanggulangan AIDS, TBC, dan Malaria di Mimika

Selasa, 3 November 2026 - 17:30 WIT

Generasi Muda Mimika di Tengah Bayang-Bayang Bahaya HIV-AIDS

Rabu, 21 Oktober 2026 - 22:32 WIT

RSUD Jayapura Jaring Masukan Publik, Benahi Tata Kelola Lewat Layanan Digital

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:35 WIT

Pemkab Mimika Bentuk TP2TB Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 8 Oktober 2026 - 19:18 WIT

Dinkes Mimika Dorong Cegah Malaria Sebelum Warga Sakit

Berita Terbaru

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kesehatan

Generasi Muda Mimika di Tengah Bayang-Bayang Bahaya HIV-AIDS

Selasa, 3 Nov 2026 - 17:30 WIT