Datangi Warga Terdampak Banjir, Wabup Minta PUPR Lebih Serius Tangani Persoalan Banjir di Kampung Iwaka

Kamis, 18 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati, Johannes Rettob sedang mendengarkan keluhan warga Kampung Iwaka terkait banjir, Kamis (18/8/2022).

Wakil Bupati, Johannes Rettob sedang mendengarkan keluhan warga Kampung Iwaka terkait banjir, Kamis (18/8/2022).

MIMIKA – Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mendatangi warga terdampak banjir di Kampung Iwaka, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Kamis (18/8/2022).

Di sana, Wabup Rettob melihat secara langsung rumah-rumah warga yang terendam banjir sejak Rabu (17/8/2022). Menurutnya, banjir seperti ini sudah sering terjadi di Kampung Iwaka akibat pendangkalan sungai.

“Ini karena pendangkalan sungai akibat penggalian-penggalian material di sini. Sehingga air dari sungai meluap ke rumah-rumah warga,” ujarnya kepada wartawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wabup Rettob mengatakan, luapan banjir ini tentu akan terjadi di sepanjang aliran sungai menuju muara.

“Dampak ini kan terjadi dalam satu aliran sungai sampai ke muara. Jadi kalau terjadi banjir di Iwaka, maka sudah pasti kampung Miyoko, Aikawapuka, dan Atuka juga kena,” katanya.

Baca Juga :  Datangi DPRD, Solidaritas Honorer Mimika Minta Bentuk Pansus dan Penambahan Kuota Khusus

Dijelaskan bahwa saat ini pihaknya masih mencoba mencari solusi untuk menangani pendangkalan tersebut. Kata dia, solusi yang pertama untuk menyelamatkan kampung Iwaka adalah dengan membuat talut pada salah satu sungai kecil yang berada di dekat rumah warga.

“Kita harus gali yang ini kasih besar dan buat talut, selesai kampung ini kita amankan. Tapi belum menyelesaikan yang di Miyoko. Memang dampak dari penggalian material itu di hulu akan terjadi pendangkalan,” jelasnya.

Oleh karena itu, sebut Wabup, penyelesaian harus dilakukan secara total, yaitu dengan membuat master plan atau studi secara keseluruhan untuk bisa menyelamatkan setiap kampung yang berada di bantaran sungai.

Baca Juga :  Marjan Tusang Resmi Dilantik Sebagai Ketum Pengurus Daerah PCI Mimika Periode 2022-2026

“Kita harus datangkan konsultan yang bisa menyelesaikan masalah ini. Jadi saya berharap kepada dinas PUPR harus serius dalam menangani banjir ini,” harapnya.

Menurut Wabup, Jika persoalan ini tidak ditangani secara cepat maka dampaknya akan lebih luas, bahkan akan berdampak juga pada jalan utama.

“Jalan bisa-bisa putus, dan juga munculnya sungai baru yang lain. Jadi solusinya cuma satu, kita harus memetakan ini, apa yang harus kita lakukan secara bertahap. Kita harus serius dan tidak bisa memulai secara parsial, kita harus mulai secara keseluruhan, tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Staf Ahli Menteri UMKM: Festival Bukan Ujung Pengembangan UMKM
Pemuda Lintas Paguyuban Papua Sosialisasikan Forum Komunikasi
Pesawat Aman Air Bawa BBM Tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya
Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT
Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah
Sekolah di Mimika Disiapkan Menuju Adiwiyata Nasional, DLH Perkuat Pendampingan
Hari Juang Polri, Polres Mimika Gelar Lomba “Jadi Kapolres Sehari” untuk Anak-Anak
75 Pasangan OAP di Mimika Timur Jauh Ikuti Nikah Massal

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:19 WIT

Staf Ahli Menteri UMKM: Festival Bukan Ujung Pengembangan UMKM

Minggu, 20 September 2026 - 04:47 WIT

Pemuda Lintas Paguyuban Papua Sosialisasikan Forum Komunikasi

Selasa, 15 September 2026 - 19:35 WIT

Pesawat Aman Air Bawa BBM Tergelincir di Bandara Mulia Puncak Jaya

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:17 WIT

Tiga Hari Galang Dana, Mahasiswa Papua Kirim Donasi untuk NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:29 WIT

Sambangi Tablanusu, Jose Alvan Ohei Bangun Mental dan Ekonomi Masyarakat Tanah Merah

Berita Terbaru